I Can Be Your Empress.. Brother Sister Complex Season 4

I Can Be Your Empress.. Brother Sister Complex Season 4
One day with you..


__ADS_3

Di kantor nya


Sarang masih merasa pusing kepala nya,dia memasuki ruangan nya dan kaget melihat seseorang duduk dengan senyuman di kursi nya.


"yang mulia.. sedang apa di sini..?? " tandas sarang, orang yang ternyata lee joon itu tersenyum.


"bogo sip-eo(aku merindukan mu).." ucap lee joon, wajah sarang langsung memerah.


Lee joon bangun dari duduk nya dan menghampiri sarang, sarang mundur sedikit demi sedikit, lee joon tersenyum.


"kamu sudah sadar kan..?? " tanya joon, sarang mengangguk sambil menelan ludah nya.


"yang mulia.. sedang apa di sini..?? " tanya sarang lagi.


"kenapa.. kamu tidak suka melihat ku di sini..?? "tanya joon, sarang jadi semakin gugup dengan ekpresi wajah joon yang sedang menunjukan wajah cute alias imut, sarang serasa di kalahkan hanya dengan sedikit keimutan.


"ahh bukan begitu.. tapi.. ehmm.. " sarang tidak bisa menjawab nya, joon tersenyum.


"aku ingin mengajak kamu pergi.. " ajak joon


"tapi yang mulia.. aku sedang bekerja.. "sahut sarang, wajah joon berubah kecewa.


"tega sekali kamu.. aku dengan susah payah mengatur libur ku hari ini.. karena aku ingin bersama dengan mu.. " ucap joon, sarang melihat ke joon.


"wae..?? " tanya sarang, joon terlihat bingung.


"kenapa yang mulia..?? kenapa anda bahkan meluangkan waktu untuk saya..?? " tanya sarang dengan wajah serius nya, namun hal ini malah membuat joon tidak bisa menjawab, wajah serius sarang begitu membius nya, perlahan wajah joon memerah semakin dia melihat wajah sarang.


Pintu ruangan transparan sarang ada yang mengetuk menyadarkan sarang dan joon, jasmine melongok melihat mereka yang salah tingkah.


"ohh maaf yang mulia...saya mengganggu.. bu.. iklan AL akan segera tayang.. " lapor jasmine, sarang mengangguk.


"ayoo kita lihat bersama.. " ajak sarang, sarang keluar ruangan nya, di ikuti joon di belakang sarang.


Lalu mereka berkumpul di depan layar besar di ruang karyawan berkumpul, lalu iklan AL pun tanyang dengan woojin sebagai model nya, sarang terlihat puas dengan hasil iklan nya.


"wahh aku tidak menyangka akan sebagus ini..woojin benar-benar bekerja keras untuk ini.. " tukas john, sarang mengangguk menyetujui ucapan john, joon tampak tidak senang ketika mereka memuji woojin


"kenapa tidak meminta aku yang menjadi model nya.. " tukas joon, semua orang menoleh ke joon.


"benarkah raja..?? kami bisa meminta raja untuk menjadi model iklan kami.. "tanya john, joon mengangguk.


"tentu saja.. " sahut joon sambil menoleh ke sarang, sarang menggeleng.


"amy.. adakah jadwal lain selain ini..?? " tanya sarang ke amy, amy hanya bilang kalau tidak terlalu banyak kegiatan hari ini, sarang mengambil tas nya dan menggandeng joon keluar kantor nya, semua orang kaget, begitu pun joon.


Di luar kantor.


Sarang mengatur nafas nya yang terasa tergesa-gesa padahal dia tidak berlari, sarang hampir mengalami panic attack namun dia akhir nya bisa menahan nya.


Joon tersenyum sambil mengelus kepala sarang.


"kamu sudah bekerja keras.. " puji joon, sarang melihat ke joon, lalu melihat ke depan mereka, dia melihat sesuatu yang aneh.


"wae..?? " tanya joon


"tumben sekali.. pengawal mu kemana..?? " tanya sarang, joon tersenyum.


"hari ini.. aku kabur.. " sahut joon, sarang melotot.


Sarang masih kaget, joon langsung memakai kan masker dan topi ke sarang, dia pun juga memakai nya, dan mengajak sarang menuju mobil nya, sebelum nya sarang sempat melihat hongjo yang berada radius sekitar 500m dari mereka, sarang pun mengerti maksud raja ini.


Di dalam mobil


Suasana canggung meliputi mereka, sudah cukup lama sarang tidak sedekat ini dengan lelaki begitu pun joon, dia sama sekali tidak ada pengalaman dekat wanita, hidup nya sungguh dia habiskan untuk belajar dan belajar.

__ADS_1


Lalu tiba-tiba joon tertawa mengangetkan sarang, sarang bingung.


"kamu tahu..?? aku baru saja menyesali hidup ku.. " tukas joon


"menyesali.. menyesali hidup yang mulia..?? tapi kenapa..?? " tanya sarang


"selama hampir 35 tahun.. aku hanya menjalani hidup dengan belajar dan belajar.. bahkan saat seperti ini aku sampai tidak tahu harus berbuat apa.. bukan kah suasana kita sangat canggung seperti ini.. " sahut joon, sarang tersenyum, sarang merasa lucu juga, mereka akan menjalani sebuah pernikahan bagaimana mereka akan komunikasi, bila susana di dalam mobil saja mereka sangat canggung.


"tapi bagaimana yang mulia menghabiskan hidup anda selama ini..?? " tanya sarang, mencoba membuka sebuah obrolan.


"ehmm.. dari kecil aku selalu menyukai belajar.. hobi ku adalah membaca.. dan ketika di middle school (SMP) aku sudah memilih hidup sendiri di amerika dan sampai menyelesaikan gelar doktor ku.. lalu aku mengalami depresi dan akhir nya aku bangkit dan mulai belajar lagi tata negara karena aku harus menjadi seorang Raja.. dan sampai sekarang.. aku tidak berhenti belajar.. " jelas joon, sarang cukup takjub dengan joon, kalau di pikir-pikir joon itu type pria idaman sarang ketika sarang High school (SMA), pria yang hobi belajar adalah tipe idaman sarang.


"lalu bagaimana dengan mu.. bagaimana kamu menjalani hidup mu selama ini..?? " tanya joon balik.


"aku dari kecil tinggal di indonesia.. sampai High school lalu memutuskan kuliah di amerika.. dan dengan susah payah mengejar sarjana ku dalam kondisi depresi ku.. walau begitu aku menyukai tekad ku untuk terus maju, aku dan amy mencoba membuka suatu perusahaan.. situs web yang sekarang sudah berjalan, kami sangat bekerja dengan keras untuk mencapai hasil seperti sekarang.. " sahut sarang, joon mengangguk.


"berarti sangat sulit bagiku untuk meminta kamu berhenti dari pekerjaan mu.. " tukas joon tiba-tiba, sarang menoleh ke joon.


"jadi permaisuri bukan hal yang mudah.. karena kamu juga harus melaksanakan beberapa tugas permaisuri.. dan itu cukup menguras waktu mu.. aku hanya takut kamu kelelahan dan menjadi terbebani.. " jelas joon, sarang mengangguk mengerti.


"berarti aku akan menjalani sebuah pekerjaan baru..?? " tanya sarang


"iya.. "


"apakah.. aku di bayar untuk itu..?? " tanya sarang, joon menoleh melihat ke sarang, sarang tersenyum.


"bahkan kamu minum teh pun kamu akan di bayar.. " sahut joon, sarang tersenyum


"its oke.. aku suka sesuatu yang baru.. oke deal.. " sahut sarang, joon ikut tersenyum.


"wahh.. i like it... " tandas joon gembira sambil tersenyum melihat sarang.


Sesampai nya di sebuah pantai, sarang melongo.


"Entahlah.. aku hanya kepikiran saja untuk ke sini.. " sahut joon, joon mengandeng tangan sarang.


"ayoo.. " joon mengajak sarang ke beberapa permainan yang ada di pantai, pantai di sana sebagian memiliki permainan yang menyenangkan, sarang mencoba bermain arcade dan main tembak-tembakan joon jelas memenangi permainan itu.


"aku punya jabatan yang bagus ketika wamil(wajib militer)..." ucap joon seakan tahu sarang akan bertanya bagaimana dia hebat dalam menembak.


"wahh.. berarti yang mulia harus bertemu dengan keponakan ku azaleah...dia seorang kapten di camp tentara nya.. " tukas sarang.


"azaleah.. dia wanita yang hansol bicarakan kan..?? " tanya joon, sarang mengangguk


"nanti akan aku ajak battle keponakan mu.. " sahut joon, sarang tersenyum.


Lalu mereka bermain memainkan bola basket ke ring, sarang menang telak dari joon.


"Wae..?? " tanya joon seolah kagum dengan bagaimana jago nya sarang memasukan bola ke ring.


"aku seorang kapten basket.. ketika middle and high school.. " sahut sarang.


"jadi tinggi badan mu ini bukan di dapatkan dengan cuma-cuma..??" sarang mengangguk.


"aku juga hobi berenang.. " tambah sarang, joon pun melengser mengingat tinggi mereka memang hampir setara, joon melihat sarang seakan semakin mengagumi wanita ini, senyum nya begitu manis untuk di lupakan.


Sampai lah mereka di sebuah wahana, joon menghela nafas.


"you sure about this..?? " tanya joon ke sarang memastikan apa sarang yakin.


"yeah.. why.. you afraid..?? " tanya sarang dengan nada meledek.


" hanya segini sangat kecil bagiku.. bahkan aku pernah di tugaskan di perbatasan kor*t.." sarang melihat ke hongjo, dan menyuruh hongjo yang sedari tadi membuntuti mereka untuk ikut bergabung.


Hongjo bingung namun joon menarik nya.

__ADS_1


"kamu harus menemani ku.. "perintah joon.


"tapi yang mulia.. jantung ku tidak akan kuat.. biarkan aku ikut bertempur saja di medan perang ketimbang harus menaiki ini.." pinta hongjo, namun joon tidak perduli dan menarik hongjo menaiki wahan itu.


Tak lama, kedua pria itu sudah saling teriak ketika wahana semakin tinggi menjulang, mereka menaiki Kapal Viking(kora-kora), sarang tak berhenti tertawa melihat ke dua pria super jantan ini teriak dengan sangat heboh karena ketakutan, sambil berpegangan satu sama lain bahkan joon sampai memeluk hongjo, dan terus berteriak, sampai menarik perhatian orang lain yang juga menaiki wahana itu.


Setelah selesai sarang memberikan air ke hongjo dan joon.


"apa ini.. 2 pria jantan kenapa berteriak begitu keras hanya karena menaiki wahan ini.. " ledek sarang sambil menahan tawa nya menghapus air yang muncul di ujung mata nya karena tertawa terbahak-bahak sebelum nya.


"kami berteriak untuk meluapkan perasaan kami.. kamu tahu kan bagaimana kami bekerja keras akhir -akhir ini.. begitu melega kan.. iya kan hongjoo.. " joon mencoba ngeles dan di dukung hongjo yang mengangguk dan meminum habis air nya.


Setelah itu, sarang dan joon berdua an lagi, masih dalam pengawasan hongjo dari jauh.


Mereka berjalan di pinggir pantai, joon memberikan coat nya ke sarang.


"ohh tak apa yang mulia.. nanti anda bisa sakit.. " sarang mencoba menolak nya karena tidak enak.


"tak apa.. aku punya banyak dokter pintar di istana bila aku sakit.. " sahut joon, sarang tersenyum.


"dan bila kita berdua bisa kah kamu hanya memanggilku Joon.. terdengar lebih menyenangkan.. " pinta joon.


"oke.. joon.. "ucap sarang, joon tersenyum.


"terima kasih joon telah membawaku ke sini.. menyenangkan..setelah aku bekerja keras kemarin.. ini seperti sebuah hiburan untukku.." ucap sarang.


"ini juga hiburan untuk ku.. bertemu kamu.. " sahut joon, wajah sarang memerah.


"mungkin setelah ini akan semakin berat.. kamu akan sering bertemu dengan orang yang akan membenci mu dan mencoba menyingkirkan mu.. tapi aku hanya ingin kamu tahu..aku akan selalu ada di pihak mu.. lakukan apapun sesuka mu.. bila ada yang mengganggu mu...aku akan menjadi tameng untuk mu.. " ucap joon, sarang sangat senang mendengar nya.


"terima kasih.. " ucap sarang dengan senyuman nya.


Malam nya di apartemen sarang, leah tertegun melihat seorang raja di hadapan nya.


"kamu azaleah kan..??" tanya joon


"iya yang mulia.. "


"mulai saat ini kamu saya tugaskan untuk menjaga sarang selama 24 jam ya.. aku akan bicara dengan atasan mu.. " perintah joon, leah dan sarang melotot.


"siap yang mulia.. " sahut leah dengan semangat.


"tapi yang mulia.. saya tidak perlu.. " kelah sarang namun bibir sarang terkunci oleh telunjuk joon.


"Ssttt...kamu harus mempunyai seorang penjaga mulai sekarang.. dengan seseorang yang kamu kenal.. akan lebih baik.. " ucap joon, lalu dia pamit meninggalkan sarang dan leah.


Leah tersenyum senang, dia merasa mendapatkan jackpot memilih cuti saat ini karena dapet pekerjaan dari raja.


Keesokan pagi nya.


Leah sudah menjadi supir untuk sarang, sarang pun sibuk mengechek email dari amy, Leah melihat ada mobil di belakang mereka yang seperti mengikuti mereka, sarang pun menambah kecepatan nya, sarang menyadari itu.


"ada apa..?? " tanya sarang, namun leah yang sedang berkonsentrasi tidak menjawab pertanyaan sarang, namun sarang melihat kebelakang mereka.


"aahh.. itu mobil yang selalu aku lihat.. " ucap sarang, sarang memang mempunyai ingatan yang sangat baik, maka nya dia cukup hafal dengan sesuatu yang dia sering lihat walau tanpa sengaja.


"benarkah imo.. baiklah.. kita harus menjauh dari nya.. "Leah menambah lagi kecepatan mereka, namun mobil itu malah semakin cepat dan mencoba menabrak mereka, sarang sudah menutup mata nya, namun sebuah mobil dari arah samping mereka malah menabrak mobil yang mengikuti mereka. Dan sebuah tabrakan beruntun parah pun terjadi pagi itu.


Leah kaget dan langsung meminggirkan, dia melihat bibi nya yang gemetar sangat hebat ketakutan, dia memeluk bibi nya dan mengusap punggung nya sambil melihat bagaimana kobaran api mulai semakin besar terjadi, dan semua orang langsung kumpul untuk melihat dan membantu orang yang menjadi korban kecelakaan itu.


To be continue..


terima kasih yang sudah mampir


Tetap support thor ya..

__ADS_1


__ADS_2