
Setelah acara anak-anak, acara orang dewasa di mulai dengan berkumpul nya para pejabat membicarakan bisnis, Joon sudah sangat resah, dia sesekali melihat ke arah maria, maria terlihat baik-baik saja di samping ratu.
Maria sedang berdiam di salah satu teras di bagian selatan istana.
"kamu bosan kan.. " sapa seseorang.
Maria tersenyum
"wah.. whats this.. are you stalker me mr Lee shin.. " tukas maria. (apa ini.. kamu penguntit)
"kamu terlihat berbeda dari terakhir kita bertemu.. "ucap shin
"really.. ahh...saya ingat ketika anda bertindak kasar ke saya kan.. " tandas maria, lee shin mengangguk.
"sekarang pun saya juga bisa kasar.. " sahut shin, maria melirik.
"kamu harus tahu tempat kamu dimana..bukan di istana.. kamu adalah seorang korban dari raja.. yang sewaktu-waktu akan di buang.. " tandas shin, maria tertawa.
"cemburu kamu lucu.. " ledek maria,lee shin tertawa kecil.
"bagaimana kamu berpikir saya cemburu..??"tandas shin.
"tentu saja kamu cemburu... kamu berpikir kamu yang seharus nya mendapatkan tahta raja serta seorang.. permaisuri yang cantik.."ledek maria.
"tuan lee shin..ehmm saya ingat ketika anda bilang kalau anda tidak akan pernah menyukai saya...dan sekarang anda memandangi saya dengan mata nanar penuh dengan keinginan memiliki.. apa sekarang kata-kata anda hanya akan menjadi sampah.. " tambah maria, lee shin mendekat ke maria dan memperhatikan tubuh tinggi menjulang maria belum lagi wajah cantik serta body seramping para model.
"aku akui aku terlena.. aku tidak habis pikir kenapa kamu ingin bersama raja gila itu ketimbang orang lain yang lebih baik.. " tandas lee shin, maria tersenyum.
"karena raja gila itu seorang raja..apa anda pikir anda lebih baik.. anda hanya seorang pemimpi tuan lee shin.. " sahut maria, lee shin mencoba menyentuh wajah maria.
"jangan coba-coba tuan.. karena saya tidak akan mengalah kali ini..." ancam maria.
Dari jauh Leah memperhatikan bibi nya.
"leah-ssi dimana permaisuri sekarang..?? " tanya hongjo
"dia sedang berada di sayap selatan istana..bersama.. lee shin.. " sahut leah.
Hongjo yang bersama joon langsung menoleh ke arah joon , joon yang mengerti langsung pergi meninggal kan para pejabat yang sedang berbicara dengan nya, hongjo mengikuti nya dari belakang.
Ketika menuju ke tempat maria berada, dia tiba-tiba berpapasan dengan noeul.
"ohh.. yang mulia.. mau kemana.. terburu-buru sekali..?? " sapa noeul.
"maaf noeul..saya harus pergi.. " tandas joon, joon hendak pergi namun nouel memegang tangan joon.
"Joon-na..bukan kah sudah cukup lama kita tidak bicara.. aku sangat ingin ngobrol dengan mu.. " ucap Noeul, joon melihat Noeul aneh.
Namun tiba-tiba tangan noeul di lepaskan oleh seseorang.
"lepaskan tangan tak sopan ini..!!" tandas seseorang.
"permaisuri.. " panggil joon, seseorang itu ternyata maria, wajah maria terlihat kesal.
Noeul langsung melepaskan tangan nya.
"ooppss.. singa nya sudah datang. " tukas noeul, maria melotot dan hampir mencekik nouel namun joon menarik dan mendekap nya.
"nona noeul silahkan sudah di tunggu.. " tukas hongjo meminta noeul pergi, noeul tersenyum meledek maria, menandakan dia menang kali ini, noeul dan hongjo pergi, maria melepaskan dekapan joon.
Dia melihat joon kesal.
"sedang apa kamu dengan lee shin.. kamu tidak tahu bagaimana bahaya dia hah..!!" tandas joon
"aku bisa menjaga diri ku sendiri.. bagaimana dengan kamu hah.. senang kan bertemu dengan ular ituu.. wanita yang mempesona mu..!!" sahut maria sangat kesal.
"noeul.. hanya ingin bicara dengan ku.. kamu itu sedang membahayakan sarang.. saya tidak akan membiarkan nya..!! " maria mendorong joon hingga terjatuh.
"hei.. joon.. the king.. si bodoh..!! sarang itu hanya lah khayalan ku.. dan aku ini adalah sarang.. dan ini juga tubuh ku.. jadi..jangan kamu sok perduli dengan diriku..!! " tandas maria hendak pergi namun dia berbalik.
"tidur di kamar mu sendiri..!! " maria pergi meninggalkan joon yang masih terduduk di lantai, joon tertawa.
"sial..!! kenapa dengan jantung ku...berdebar tidak biasa..!! " tandas joon.
__ADS_1
"yang mulia.. nona Noeul sudah pergi.. dan leah bilang kalau nona maria sedang menuju kamar nya.. " lapor hongjo
"baiklah.. minta pelayan bawakan beer ke kamar ku.. " perintah joon
"baik.. yang mulia.. "
Larut malam
Leah sedang berada di treadmill di ruang gym ketika woojin datang dan langsung menghampiri nya.
Leah mencoba cuek saja dengan kedatangan woojin.
"kamu tidak menjaga permaisuri..?? " tanya woojin
"ini jam istirahat ku.. " sahut leah
"ternyata kamu jahat juga ya.. apa hobi mu mematahkan hati para pria..?? " ledek woojin
"maybe.. "
"tapi aku tidak tahu kalau kamu begitu menyukai ku.. " tambah woojin, leah memelan kan laju treadmill nya lalu melihat ke woojin.
"my mistake...sorry.. " ucap leah(kesalahan ku.. maaf)
"jadi kamu berpura-pura suka dengan ku agar hansol menjauhi mu.. wahh.. wanita zaman sekarang benar-benar kejam.. " ledek woojin.
Leah berjalan mencoba menghindari obrolan dengan woojin.
"tapi aku tertarik dengan mu Leah-ssi.. " ucap woojin sembari berjalan beriringan dengan leah.
"maaf tuan woojin.. aku harus mematahkan hati mu.." ucap leah
"well see.. " tukas woojin(lihat saja)
Sementara itu di kamar maria
Maria sedang tertidur ketika dia tiba-tiba merasakan deruan nafas terasa dekat wajah nya dan beberapa kecupan menghampiri bahu nya yang terbuka.
Dia menoleh melihat siapa yang mencoba menganggu nya, di dalam cahaya remang kamar maria, maria tahu kalau itu bukan joon, dia langsung mencoba menghindar namun di tahan orang itu.
Lee shin pun melepaskan cekikan dan ketika lee shin mencoba mencium nya dengan cepat maria menghajar lee shin hingga dia terjatuh dari tempat tidur maria.
Dengan cepat maria mengambil pistol yang diam-diam dia curi dari salah satu pengawal dan di todong kan nya ke lee shin.
Lampu otomatis menyala, maria tersenyum.
"wah...apa ini.. pangeran yang di buang mencoba memperk*sa ku..hah..!! " tandas maria kesal.
"kamu menarik perhatian ku maria-ssi.. " sahut lee shin.
Maria menembakan peluru hingga terdengar keluar kamar, woojin dan leah yang sedang berada di sana langsung berlari ke arah kamar maria.
Mereka langsung masuk kamar maria, lalu mereka kaget melihat maria sedang menodongkan pistol ke arah lee shin.
"tuan lee shin.. sedang apa anda di sini..?? " tanya woojin
"he try to rape me.. " tandas maria(*dia mencoba untuk memperk*sa ku*)
Leah dan woojin kaget.
"hei.. kamu yang menggoda ku duluan kan.." sahut lee shin santai, maria tertawa.
"disgusting.. gross.. you more disgusting than animal mr Lee shin.. " tandas maria(menjij*kan,kotor kamu lebih menjij*kan dari binatang)
Woojin kaget mendengar kata-kata maria.
"tuan woojin.. bisakah anda membawa tuan lee shin keluar dari sini.. saya pikir Raja sedang menuju kemari.. " pinta Leah, woojin mendekat ke lee shin, dan memegang lee shin, maria melihat ke lee shin penuh amarah.
Lalu woojin dengan segera membawa lee shin pergi dari kamar maria, leah melihat ke maria.
"imoo.. apa yang terjadi sih..?? " tandas leah
"itu yang ingin aku tanyakan.. apa tidak ada pengawal yang menjaga ku..?? "tanya maria, dia juga kesal, maria tidak menyalahkan leah, karena jam segini memang jam nya leah istirahat dan gantian dengan penjaga yang stand by di depan kamar maria.
__ADS_1
Leah meminta pistol yang maria pegang
"darimana imo dapat ini..?? " tanya leah
"i stole it.. "(aku mencuri nya)
Leah melotot, tiba-tiba raja datang dengan wajah penuh amarah.
"leah.. keluar sekarang.. " pinta maria.
Leah langsung keluar kamar maria, joon menghampiri maria dan mendorong nya mendekat ke meja rias nya, di hajar nya kaca meja rias hingga retak, tangan joon pun berdarah.
"wae.. why you angry..aku bukan sarang?? " tanya maria (kenapa kamu marah..)
" i told you..to stay away from lee shin.. kenapa kamu tidak mendengar nya..!! " tandas joon, maria bisa merasakan kemarahan joon dari deru nafas nya.
"iam fine.. jangan berlebihan..!! " sahut maria, joon mencengkram rahang maria, do dekati nya wajah nya ke maria, bibir mereka hampir setuhan.
Joon menahan nya.
"aku bukan sarang.. kamu tidak ingin menyentuh ku kan..!! " ucap maria, joon menelan ludah nya, lalu dia melihat ke leher maria, ada bekas cekikan lee shin, dia melihat ke maria.
"iam fine.. go out now.. "tandas maria(aku baik-baik saja.. keluar sekarang ).
Joon malah memeluk maria, maria meronta mencoba melepaskan pelukan joon.
"tangan ku sakit maria.. "ucap joon, maria menghela nafas.
"lagian.. kenapa kamu memukul kaca sih.."omel maria, joon diam saja.
Pagi nya.
Joon membuka mata nya, dia tidak melihat maria di samping nya, lalu maria keluar ruang wardrobe dengan memakai pakaian santai, jeans dan kaos oblong.
"ayo sarapan.. "ajak maria namun dia malah keluar duluan, joon bingung.
Di meja makan
Hansol kaget melihat maria yang sangat santai memakai jeans robek-robek dan kaus oblong, leah sudah sangat malu dengan kelakuan imo nya, lalu ratu datang dan dengan santai duduk untuk sarapan, hansol jadi serba salah melihat nya.
Dari jauh woojin memperhatikan nya dengan ibu nya haneul.
"Ratu terlihat santai melihat menantu nya seenak nya saja seperti itu.. " tukas woojin
"ratu menyukai nya.. " sahut haneul
"apa..?? "
"ratu menyukai wanita itu.. pagi-pagi dia sudah menemui ratu.. dan mengatakan hal menarik yang menarik perhatian ratu.. ehmm lebih ke mengancam sih.. " jelas haneul.
Pagi-pagi sekali maria memang sudah menemui ratu yang sudah bangun dan sedang berolah raga.
"saya sudah dengar.. " ucap ratu, tentang tindakan lee shin ke maria
"saya ingin istana ini seperti rumah ku.. bolehkan aku hidup sesuka ku.." pinta maria, ratu melihat ke maria.
"atau aku akan hancurkan Keluarga Lee..!! " tambah maria, ratu melihat ke maria.
"wah.. kamu orang lain kan..?? bukan menantu ku.. " tanya ratu, maria mengangguk.
"untuk saat ini menantu anda sedang tertidur jadi aku menggantikan nya.. lagipula.. aku ini korban.. korban anak anda lee youl.. dia sudah menghancurkan hidup ku.. bayangkan bagaimana bila lee joon tahu bagaimana adik nya dulu.. " ucap maria, ratu menghela nafas nya.
"baiklah.. hidup lah sesuka mu.. " tandas ratu sambil meninggalkan maria yang tersenyum penuh kemenangan.
back to story.
Haneul melihat tangan woojin.
"jangan bilang kamu menghajar lee shin.. " tanya haneul, woojin hanya tersenyum.
"perintah Raja..?? " tanya haneul.
" tidak.. memang aku ingin menghajar nya.. " sahut woojin, haneul langsung melayang kan wajah protes nya.
__ADS_1
"tak apa eomma.. raja malah meminta ku melenyapkan dia.. itu hanya hukuman kecil yang dia terima.. " tambah woojin, haneul hanya menggeleng.
To be continue..