
Sarang sedang berada di mobil nya ketika leah keponakan nya menelepon.
"imoo(bibi).. where..?? " tanya leah
"Aku sedang di mobil ingin ke kantor ku.. wae..?? " tanya sarang.
"nothing.. bye imo.. " leah menutup telepon nya, sarang bingung dengan keponakan nya
ini.
Sesampai nya di kantor nya, dia di sapa karyawan nya serta amy langsung melapor beberapa masalah.
"baiklah.. nanti aku check di ruangan ku yaa.." ucap sarang.
"Sarang Lee.. " panggil seseorang, sarang amy serta karyawan lain nya menoleh, seorang wanita yang cantik menghampiri mereka.
"sorry.. who are you..?? " tanya sarang, wanita itu tersenyum sok anggun.
"saya yeo rijin.. calon istri Lee Joon.. " semua orang kaget dengan pengakuan rijin, yang mereka tahu calon istri raja itu bos nya.
"excuse me.. can you talk about it with lee joon sorry i mean the king.. " tukas sarang yang meminta rijin untuk menbicarakan masalah mereka langsung ke lee joon saja.
"hei.. saya peringatkan ke kamu ya.. kamu.. tidak akan bisa menjadi permaisuri kerajaan karena saya yang akan jadi permaisuri bahkan raja terdahulu sudah menjodohkan kami.. "tandas rijin, sarang mengangguk.
" apa kamu tuli.. saya bilang.. silahkan kamu bicarakan dengan raja.. saya hanya seorang rakyat biasa yang menarik perhatian raja hingga raja ingin menikahi saya.. " ucap sarang dengan nada mendalam seakan menegaskan ke rijin kalau dia lah yang nanti nya akan di pilih lee joon.
Rijin yang kesal melayang kan tangan nya ingin menampar sarang, namun sebuah tangan menahan nya.
"apa ini...siapa wanita menor ini..?? " tandas Leah yang datang, rijin kesal namun sebuah tamparan keras sarang layangkan ke rijin, semua orang kaget begitu pun leah yang masih memegang tangan rijin.
Rijin kaget.
"kamu..!! " rijin yang marah hendak menghajar sarang.
"Yeo rijin-ssi.. sedang apa anda di sini.. " sapa seseorang, rijin menoleh, wajah nya menunjukan wajah kesal nya.
"Lee woojin.. " woojin tersenyum, namun rijin yang cukup mengenal woojin paham senyuman woojin, dia pun langsung pergi sambil menyenggol Leah, leah melihat kesal dan hendak menghampiri rijin namun di tahan sarang.
"sedang apa kamu di sini..?? memang nya kamu sudah keluar wamil..?? " tanya sarang ke Leah yang masih mengenakan seragam dinas nya, Leah tersenyum.
"jasmine tolong bawa gadis ini ke pantry dulu ya.. " perintah sarang ke jasmine, jasmine langsung mengajak Leah ke pantry, woojin serta alex ikut sarang dan amy ke ruangan sarang.
Selesai membicarakan pekerjaan alex dan woojin pamit pergi, namun sebelum nya woojin memperhatikan sarang.
"apa kamu tidak penasaran siapa wanita tadi..?? " tanya woojin ke sarang.
Sarang melihat ke woojin.
"its none your bussines.. " ucap sarang dengan senyuman nya, woojin tersenyum malu ketika sarang bilang kalau itu bukan urusan woojin.
Siang nya
Sarang makan siang dengan amy dan leah.
"Leah.. sepertinya kamu punya jabatan yang lumayan.." tunjuk amy ke beberapa lencana yang ada di bahu Leah, wanita satu ini memang agak berbeda dengan keluarga wang yang lain, minat nya bukan di bisnis atau kedokteran tapi military.
Aisha ibu dari rayi dan sarang memang sangat menyukai seni bela diri, namun minat nya lebih ke dunia kedokteran jadi lah keinginan terpendam nya di wariskan ke cucu nya yaitu Leah.
"Kapten.. " sahut Leah, amy melongo.
"wahh.. nice.. " puji amy, Leah tersenyum bangga, lalu dia lihat bibi nya yang terdiam saja sambil memainkan makanan nya.
"dia pasti sedang memikirkan raja kan.." tukas leah ke amy, amy mengangguk sambil memakan makan siang nya.
__ADS_1
"imo..wanita tadi itu bukan orang biasa loh.." tukas Leah, sarang menoleh ke leah.
" Nu-gu (Siapa)..??" tanya sarang.
"nama nya Yeo Rijin.. dia anak dari pengusaha sukses bernama Yeo eun dong, perusahaan nya Galaxy coorporatioan sudah lama bekerja sama dengan istana.. dan bisa jadi dia memang di jodohkan oleh raja.. " jelas leah.
"Lebih hebat mana sama perusahaan ayah mu..??" tanya amy ke leah
"honestly.. Wang coorporatioan jauh lebih di atas nya.. hanya saja kerja sama dengan istana bukan hal mudah kan.. yang aku dengar wang selalu menghindari nya.. namun entah kenapa malah sekarang menjodohkan imo dengan raja nya.. " sahut leah.
"tapi kenapa kamu tidak ingin masuk ke perusahaan ayahmu.. malah menjadi tentara seperti ini.. " tanya amy.
"panggilan jiwa unnie.. " sahut leah, amy mengangguk meng iyakan jawaban leah.
Sarang menghela nafas nya, Leah dan amy menggeleng, lalu Leah menelepon seseorang.
"ayah.. hari ini ada yang mengganggu sarang imo.. " lapor leah ke rayi, sarang melotot melihat ke leah.
"dia mencoba menampar imo.. "
"hei.. leah.. kenapa kamu laporan ke oppa..!!"tandas sarang, leah menutup mulut sarang.
"tapi imo.. malah menampar wanita itu.. dia mengaku sebagai orang yang di jodohkan oleh istana.. dan dia anak dari Galaxy coorporatioan.. bisa kah ayah menegur nya.. atau aku yang akan mengacak-acak perusahaan mereka.. " ancam leah, sarang dan amy menoleh ke leah.
"oohh nice.. your cousin very nice.. " puji amy, sarang hanya menggeleng.
"ayah bilang akan mengurus nya.. " tukas leah
"kenapa kamu bilang ayahmu..?? "
"itu tugas ku imo.. ayah meminta ku menjadi pengawal mu mulai sekarang dan ayah juga sudah menyuruh ku tinggal di rumah imo mulai sekarang.." ucap leah, sarang menggeleng ,amy hanya tertawa.
Di apartemen sarang.
"imo.. tidak pernah makan yaa.. " tanya leah, sarang hanya menoleh lalu melengos.
Leah langsung menelepon delivery makanan, tak lama beberapa makanan datang dari tangsuyuk sampai ceker ayam pedas ayam chicken serta bir.
Sarang menoleh ke Leah.
"seriusly..?? " tanya sarang yang tidak percaya dengan porsi makan keponakan nya ini.
"ini sedikit.. aku biasa makan lebih banyak dari ini.. " sahut Leah sembari membuka beberapa makanan dan mulai memakan nya, sarang membuka 1 kaleng bir dan meminum nya, handphone nya berbunyi, dia melihat nya, telepon dari Lee Joon, sarang tidak menjawab nya, leah melongok.
" imo.. "
"ehmm.. "
"imo menyukai raja kan.. " tanya leah, sarang melihat ke leah.
"sejak kapan.. kamu jadi banyak bicara seperti ini..?? "tanya sarang, leah tersenyum
"sejak aku lelah di bully.. di camp pun aku harus bersikap lebih galak dari ini kalau tidak mau di rendahkan karena aku wanita.. "sahut leah, sarang mengangguk.
Sarang dan Leah memang dekat, dari kecil karena pertikaian orang tua nya Leah di pindahkan ke indonesia rumah aisha dan aiden, sejak saat itu sarang selalu mengurus leah, karena itu lah mereka dekat.
"imo.. tak apa kalau imo suka dengan raja.. aku dengar dia raja yang lebih baik dari raja sebelum nya..hanya saja banyak orang yang tidak menyukai raja sekarang.. jadi banyak juga orang yang sangat ingin raja lengser dari tahta nya.. dengan kata lain.. imo mungkin juga dalam bahaya.." ucap leah, sarang mengerti maksud leah.
"belum terlambat bila imo membatalkan nya.." tambah leah.
"impossible.. dia sudah memegang kartu ku.."sahut sarang, leah bingung dengan maksud sarang, sarang menghela nafas nya.
"mungkin saja aku yang memang sudah menyukai nya.. " keluh sarang.
__ADS_1
Di kamar nya.
Sarang sudah merasa mabuk, lalu lee joon menelepon nya lagi, sarang tersenyum dan menjawab nya.
"halo.. " ucap sarang lembut lalu cekikikan, lee joon membuat video call namun sarang menjawab nya dengan menaruh handphone nya di telinga seakan telepon biasa.
"sarang-ssi.. kamu mabuk..?? " tanya lee joon.
"mabuk..?? tidak.. saya tidak mabuk.. saya cuma sedikit... sedikit.. sedikit.. pusing.. hehehehehe.. " sahut sarang lalu tertawa kecil.
Lee joon tersenyum, dia selalu lucu bila melihat sarang mabuk.
"wae.. apa sesuatu terjadi..??" tanya lee joon
"ehmm... tidak.. tidak.. hanya saja tadi ada seorang wanita dengan dandanan menor menghampiri ku dan mengaku sebagai calon permaisuri mu.. " sahut sarang.
"ahhh.. yeo rijin.. "
"wahh... bagaimana kamu tahu.. "tanya sarang lalu sarang melihat-lihat tubuh nya.
"yang mulia.. you track me again hah..!! pasti ada pelacak kan di tubuh ku nih.. " ucap sarang sembari melihat-lihat tubuh nya.
Lee joon tertawa terbahak, pengawal nya sampai menoleh ke arah nya, yang bingung melihat raja mereka tertawa di telepon.
"yang mulia.. anda sedang senang sekali ya..?? " tanya sarang.
"iya.. "
"wae..?? "
"karena aku merindukan... mabuk mu.. " sahut lee joon.
"si*l*n..pria br*ngs*k...hihihi.. aku merindukan nya bagaimana kamu cuma merindukan mabuk ku huhuhuhu... " sarang menangis, lee joon semakin tertawa, hongjo semakin menggeleng melihat kelakuan raja nya.
Keesokan pagi nya sarang terbangun, kepala nya pusing, dia keluar kamar nya dan melihat Leah membuat kan sarapan.
Sarang melihat sup pegar, lalu dia melihat ke Leah.
"imoo apa kebiasaan mabuk mu selalu seperti itu..imo semalam bicara macam-macam dengan raja.. apa imo ingat semalam bicara apa..?? " tanya leah, sarang tiba-tiba merinding.
Dia mulai ingat apa yang dia katakan semalam ke lee joon, Dia mengumpat beberapa kali ke lee joon lalu bilang merindukan lee joon, bahkan bilang kalau dia mau berciuman lagi dengan lee joon sampai akhir nya dia ingat kata-kata terakhir nya sebelum dia pingsan.
"yang mulia.. aku.. mungkin.. mungkin.. benar-benar mulai menyukai yang mulia.. " ucap sarang ke lee joon.
Sarang menoleh ke leah, leah tersenyum malu.
"aarrgghh..leah.. bagaimana kebiasaan mabuk ku begitu buruk..!!! " keluh sarang sambil mengacak-acak rambut nya.
"engga aneh sih.. buyut ruby dan nenek aisha juga begitu kan.. aku bersyukur aku kuat minum.. " sahut leah, sarang malu dan membenturkan pelan kepala nya ke meja makan.
"pabo.. pabo.. pabo(bodoh).." ucap sarang.
Di kantor nya
Sarang masih merasa pusing kepala nya,dia memasuki ruangan nya dan kaget melihat seseorang duduk dengan senyuman di kursi nya.
"yang mulia.. sedang apa di sini..?? " tandas sarang, orang yang ternyata lee joon itu tersenyum.
"bogo sip-eo(aku merindukan mu).." ucap si pria, wajah sarang langsung memerah.
To be continue...
Terima kasih sudah mampir..
__ADS_1
kritik saran Aku tunghu yaa...