I Can Be Your Empress.. Brother Sister Complex Season 4

I Can Be Your Empress.. Brother Sister Complex Season 4
Try to Erase The Past..


__ADS_3

10 tahun berlalu


Aku baru keluar dari ruangan lucas atau dokter lucas, lucas pindah ke korea dan aku pun memilih stay di korea karena pekerjaan ku.


Aku memberikan sebuah amplop yang lucas berikan untuk amy, amy adalah asisten ku, oiya sebelum nya aku akan memberitahu kalau setelah 10 tahun berlalu aku bekerja keras untuk menjadi normal kembali, meski sulit dan berat aku selalu jalani dan akhir dari hasil kerja keras ku selama ini adalah di pekerjaan ku, aku sudah menjadi direktur sebuah portal web yang cukup terkenal, dan amy menjadi asisten ku, rasa nya dia sangat menyukai ku sampai dia mengikuti ku selalu, dia bilang.


"your my first friend.. and i wanna always beside you.. because its fun.. " sahut amy, bukan berarti amy seperti monica, dia hanya benar-benar merasa nyaman dengan ku,begitu pun aku.


Amy menerima amplop nya dan menunjukan isi amplop ke aku, aku hanya tersenyum.


Lucas meminta ku untuk banyak istirahat dan olah raga, lucas memang cukup lucu, dia tidak pernah memerintahkan apapun ke aku dan selalu menitipkan surat ke amy agar amy menjalankan apa yang lucas sarankan ke aku, karena dia pernah meminta ku sesuatu namun aku yang cukup pelupa, aku tidak jalan kan, sejak saat itu bila lucas menyuruhku sesuatu dia akan menulis surat untuk amy, agar amy selalu mengingatkan aku untuk menjalankan nya.


"aku akan mengatur jadwal kamu agar lebih longgar lagi dan mencari seorang trainer untuk kamu olahraga.. btw.. kamu mau olahraga apa..?? " tanya amy yang sudah cukup mahir berbahasa korea.


"boxing much better from me.. " sahut ku, aku. memilih boxing untuk olahraga ku


"oke.. i got it.. " sahut amy sambil tersenyum, aku merangkul nya.


"bagaimana kalau kita minum.. lucas sudah menurunkan dosis obat ku.. kita bisa merayakan.." ajak ku.


"deal.. "sahut amy senang, aku pun tertawa riang dengan amy hingga menyenggol seseorang, seseorang dengan wajah tampan namun cukup sangar.


Orang itu melihat kami sinis.


"hei.. dimana mata mu hah..!! " tandas nya, aku memasang badan ku di depan amy, pria yang juga datang bersama pria pemarah itu menghentikan teman nya.


" joon please...dokter lucas menunggu kita..." tukas teman nya sembari merangkul si pria pemarah itu, dia pasien lucas, pasti dia bermasalah sama tempramen nya pikir ku saat itu.


"his tempramen its the same with you..." ucap amy, aku langsung menoleh komplen ke amy.


"hei.. apa tempramen ku seburuk itu.. " tandas ku yang tak terima di samakan amy dengan pria itu.


" more worse.. " sahut amy, yang mengatakan aku lebih burik, aku pun berjalan kesal meninggal kan amy yang tertawa karena meledek ku.


Di sebuah tenda makan.


Kami memesan beberapa botol soju dengan cemilan nya, kami membicarakan apapun dan tak henti tertawa, menertawakan apapun, lalu lucas datang.


"hei.. good timing right.. " tukas lucas sembari duduk dan menuang soju di gelas amy, lalu meminum nya.


" how did you knew we was here..?? " tanya amy yang bingung dengan kedatangan lucas tiba-tiba bahkan lucas tahu kami berada dimana


"iam text him.. " sahut ku, memberitahukan amy kalau aku mengirim kan lucas pesan untuk bergabung dengan kami, amy mengangguk, aku tersenyum lalu kami pun melanjutkan membicarakan apapun yang membuat kami tertawa malam itu.


Amy sudah mabuk namun amy cukup toleran akan alkohol, lucas lebih dulu mengantar nya, lalu mengantar ku, sampai lah dia di depan apartemen ku.


Di basement apartemen.


"thanks luc.." ucap ku, hendak keluar mobil nya


"maria.. " panggil nya, aku mengurungkan diri ku untuk keluar mobil nya, lalu melihat ke arah nya yang cukup terlihat gugup.


"whats wrong luc..?? " tanya ku


"ehm.. i know your condition more better.. are you even thinking about a relationship..???" tanya lucas, aku sangat tahu arah pembicaraan lucas akan kemana, sejak lama aku sudah tahu lucas menyukai ku, amy pun begitu, dia tahu kalau paman nya menyukai ku, dia bahkan tahu dengan sekali lihat aku tipe idaman paman nya itu.


"nope.. i never thinking about d*mn relationship.. " sahut ku yang memang tak pernah sedikit pun aku memikir kan hubungan yang lebih dari teman kepada siapapun termasuk lucas, lucas menunduk, seperti nya dia sudah mengira akan begitu jawaban ku.


" luc.. you're my bestfriend.. i like you because you always beside me.. " ucap ku, aku mengatakan lucas adalah sahabat ku dan aku menyukai nya karena dia selalu ada buat ku, lucas melihat ke arah ku


"but.. i cant going too far.. " tambah ku menjelaskan ke lucas kalau aku begitu menyukai nya tapi aku tidak bisa memberika perasaan lebih dari seorang sahabat kepada nya.


Lucas menghela nafas nya lalu tersenyum.


"oke.. i understand maria... iam pray to your happiness.. i hope you can found your lover even that its not me.. " ucap lucas sembari tersenyum, lucas mengerti maksud ku dan berdoa untuk kebahagian ku, aku pun ikut tersenyum.


" i think its too late.. iam sorry make you waste your time.. " tukas lucas yang meminta ku untuk meninggal kan nya.


"oke.. i got it.. bye luc.. text me if you in your home.. " tukas ku basa basi ke lucas, lucas mengangguk, lalu dia pergi, aku menghela nafas ku, aku tidak suka di situasi seperti ini.


Pagi nya aku sudah datang ke kantor, di kantor semua orang sudah datang lalu aku melihat hal trending saat ini di layar besar ruangan ku.


"Lee Joon The King.. what its that mean..?? " tanya ku ke semua orang tentang hal trending saat ini, semua orang melihat ku aneh.


" kamu tidak tahu Lee Joon..?? " tanya Jasmine ketua pemasaran di kantor ku, aku menggeleng.


"he is the king of korea.. " sahut john, aku menoleh aneh.

__ADS_1


"really..?? korea still have a king.. i think korea is presidensial.. " tukas ku, aku memang tidak tahu kalau korea masih memiliki raja, yang aku tahu korea sudah menganut pemerintahan presidensial.


Semua orang melihat ku aneh lagi.


"guys.. i was born and grow up in indonesia and live in america.. iam sorry i dont about korea much.." sahut ku yang menjelaskan kalau aku lahir dan besar di indonesia dan tinggal lama di amerika wajar aku tidak tahu menahu tentang korea.


"aahh itu alasan kamu selalu berbicara dengan berbahasa inggris.. " tandas jenny, my hacker di kantor, dia memang selalu sinis dengan ku tapi aku tahu dia senang dengan ku.


"yes.. one of my reason too tapi aku bisa bicara hanguk kok.. " bela ku, aku memang bisa berbahasa korea dengan baik, tapi dari kecil aku memang bilingual alias sering memakai berbagai bahasa di rumah ketika kecil.


" oke stop.. you have a invitation..." tukas amy, sambil menyerah kan sebuah undangan.


"wahh.. itukan undangan kerajaan.. maria.. kamu di undang pesta pelantikan raja baru ya.." tanya tammy asisten john ketua team.


Aku melihat isi undangan, benar saja, undangan untuk datang di acara kerjaan, tapi aku bingung kenapa aku menerima undangan, situs portal kami memang sedang naik daun saat ini setelah menguak tentang penculikan anak kecil,tapi pasti bukan karena itu.


" i heard your grandfather and your brother was invited too.. " tukas amy seakan menjawab kebingungan ku.kakek dan kakak ku juga di undang


"aahh... i wouldnt come.. " jawab ku, aku tidak ingin datang,semua orang melihat ku komplen.


" ohh wae... (kenapa)..??" tandas mereka kompak mengagetkan ku.


"ini tuh kesempatan bagus untuk kita maria.. come on you... just come and drink a glass of champagne..its done.. " tukas john, aku masih terus bergeming menggeleng.


"she just afraid.. " tukas amy yang mengatakan kalau aku takut, sembari membereskan beberapa file membuat semua orang penasaran.


" she have scandal with a prince from british.."tambah amy, aku melotot, dan mencubit amy, semua orang melongo tidak percaya.


Amy benar alasan ku tidak ingin datang ke acara kerjaan yaa karena aku memang pernah bermasalah dengan keluarga kerjaan, salah satu nya pangeran dari negri british, nama nya pangeran henry, dia salah satu anak raja charly yang masih single, aku bertemu dengan nya di salah satu acara charity yang di gelar di british, aku salah satu tamu nya, prince henry melihat ku dan mendekati ku, aku hanya menimpali beberapa percakapan dengan nya, namun dia nampak tertarik dengan ku, dan mulai sering menghubungi ku bahkan sampai menghampiri hotel ku, sejujur nya trauma masa lalu membuat ku takut.


Lalu hal yang aku takutkan terjadi, prince henry yang putus asa aku selalu tolak menyerang secara fisik ke aku dan membuat beberapa luka di tubuh ku, keluarga ku menuntut kerajaan dengan bukti mumpuni namun pihak kerajaan meminta damai secara baik-baik dan berjanji akan membuat henry menjauh dari ku.


Semua team ku langsung mencari tentang scandal ku dengan si pangeran tapi tak satu pun yang mereka temukan.


"kalian tidak akan menemukan nya.. karena pihak kerajaan menutup scandal mereka.." tukas amy, aku melotot ke amy kenapa harus membicarakan hal seperti itu, tapi aku tahu maksud amy membicarakan itu, yaitu membuat ku pergi ke acara kerajaan itu.


"come on bos.. datang yaa.. ini bisa jadi benefit untuk kita loh.. " tukas jasmine, aku hanya menghela nafas ku tak bisa bicara lagi dan memasuki ruangan ku.


Malam nya.


Sampai lah aku di istana, aku cukup terkagum dengan megah nya istana nya, lalu aku pun berjalan pelan untuk masuk ke dalam istana, gaun yang amy berikan tidak senyaman yang aku pikir cukup terbuka bagi ku walau bagi yang lain sangat standar.


Setelah masuk dalam istana, aku bisa melihat beberapa orang penting yang datang ke pesta itu, aku juga melihat ke dua kakek ku, Park saeroyi dan darren wang, aku mendekati mereka dan memberi salam, lalu kakak ku menghampiri kami.


"i think you wouldnt came.. " tukas rayi, aku menghela nafas nya.


" i hate it too.. " jawab ku, rayi memeluk.


" i miss you..." bisik nya, aku mendorong rayi kesal, karena aku tahu pasti ini kerjaan rayi, rayi tertawa.


"jangan meledek adik mu terus rayi.. " tandas darren wang, aku menggandeng tangan kakek ku yang satu ini, kakek darren memang lebih pro ke aku walau dia juga sangat menyanyangi rayi, namun karena rayi selalu dengan kakek royi, jadi akulah yang dekat dengan nya.


Tak lama semua perhatian mengarah ke seseorang dengan gaun merah raja yang terlihat berkilau, aku pun ikut memperhatikan, dan cukup terkejut dengan apa yang kulihat itu.


"this is insane.. bagaimana orang bertempramen buruk itu bisa menjadi raja.. " tandas ku, rayi menoleh ke arah ku.


"you know him..??" tanya rayi, aku menggeleng.


"nope.. but i ever saw him.." sahut ku,aku melihat rayi tersenyum.


"thats good.. " ucap rayi, aku bingung dengan maksud rayi, tapi aku tidak terlalu memikirkan nya.


Setelah semua pergelaran aku memang sangat lelah, tapi rayi mengajak ku untuk bertemu dengan sang raja, aku menolak tapi bukan rayi nama nya kalau tidak memakai pemaksaan.


Di sebuah ruangan,


Aku melihat ke dua kakek ku yang tumben sekali akur, berbicara sangat akrab dengan sang raja yang aku ketahui bernama Lee joon di samping lee joon, ada pengawal nya yang ternyata teman nya lee joon yang menemui lee joon waktu mereka bertemu.


Sang ratu ibu lee joon tersenyum menyambut kami, aku ikut tersenyum, senyum sang ratu begitu cantik dan menenangkan, aku pun ikut duduk bersimpuh dekat mereka.


"ahh.. ini salah satu cucuku ratu.. yang aku cerita kan.." tukas kakek ku darren, aku tersenyum.


"sangat cantik ya.. bagaimana yang mulia.. dia cantik kan.. "tukas ratu, lee joon melihat ku, aku menunduk seraya memberi hormat ke raja, dia tersenyum.


"neomu yeppeoseo(sangat cantik).." ucap lee joon, ratu dan yang lain nya tertawa, aku hanya tersenyum kecil, aku sangat tahu wajah raja saat itu yang hanya berpura-pura di depan orang-orang tua ini.


" terima kasih yang mulia.. " ucap ku menutup basa basi ku, lee joon tersenyum, ku akui raja baru ini memang sangat tampan, namun aku tahu ada yang tidak beres dengan kepribadian nya berhubung dia juga menemui lucas.

__ADS_1


"baiklah.. saya tidak akan berbasa-basi lagi di sini.. saya dengan yang mulia sudah memutuskan untuk meminang nak Lee sarang untuk menjadi permaisuri raja.. " ucap ratu, aku kaget, aku langsung menoleh ke kedua kakek ku dan rayi, mereka tersenyum mengangguk seakan mengiayakan ucapan ratu, begitu pun sang raja yang ikut tersenyum ke arah ku.


Agak malam, aku menendang kaki rayi, rayi mengaduh di depan ke dua kakek ku, mereka terlihat tidak enak.


Aku menelepon kedua orang tua ku.


"iya.. mommy dan daddy sudah tahu dan merestui kamu menikah dengan raja sarang.." aku sungguh terkejut dengan konspirasi gila ini, aku membanting handphone ku, kedua kakek ku tahu tempramen ku, rayi mencoba mendekati ku.


"dont you dare.. " tandas ku yang kesal dengan mereka.


"kami tidak bisa menolak permintaan yang mulia.. " tukas kakek royi, aku menoleh ke kakek royi.


"ini permintaan raja..?? " tanya ku


"ini semua permintaan dari kerajaan langsung.. kami juga tidak tahu alasan mereka meminta kamu jadi permaisuri raja.." tambah rayi, aku hanya menggeleng memasuki mobil ku yang sudah datang tanpa bicara apa-apa lagi ke mereka.


Pagi nya


Aku sudah datang ke kantor ku dengan wajah penuh muram, amy menyadari itu, namun aku melihat sesuatu yang begitu mencolok, sebuah karangan bunga yang cukup besar sangat mencolok di meja repsesionis.


"from the king.. " tukas amy, aku menghela nafas ku panjang.


"tell me.. whats going on.. " tanya amy, yang bertanya apa yang terjadi, belum sempat aku menjawab seorang pria cukup rapih dengan setelan hitam menghampiri kami, aku mengenali pria ini begitu pun amy.


"selamat pagi nona lee sarang.. saya Kim Hongjo Ketua pengawal Raja.. " ucap pria yang ternyata bernama hongjo itu, aku tahu dia pengawal yang selalu berada di samping lee joon.


"saat ini yang mulia sedang menunggu anda.. dan dia ingin menemui anda.. " ucap hongjo menyampai kan maksud kedatangan nya, aku melihat ke amy, dan mengikuti hongjo menghampiri lee joon.


Sampai lah di cafe dekat kantor ku, aku melihat tidak ada seorang pun di cafe dan cukup banyak penjagaan di sekitar cafe, lee joon tersenyum melihat ku, aku pun menghampiri nya sendiri, aku menunduk memberi hormat ke lee joon.


"silahkan duduk.. " aku pun duduk di hadapan nya, sebuah macchiato sudah ada di hadapan ku.


"aku dengar kamu menyukai macchiato cream.. " ucap nya basa basi, namun aku hanya melihat aneh ke dia.


"sebenar nya apa yang ingin yang mulia bicarakan pada ku.. " tanya ku langsung tanpa basa basi.


" wahh seperti dugaan ku.. kamu memang straight to the point yaa.. kamu sudah tahu kan kamu di tunjuk ratu untuk menjadi permaisuri ku.. aku pun belum lama tahu.. " ucap nya sembari meminum espresso nya, aku melihat sinis ke lee joon.


"dan kamu tidak menolak nya..?? " tanya ku.


"aku tidak berhak menolak jodoh yang sudah di tentukan ratu.. dan karena kamu sangat cantik aku pun menyukai nya.. " sahut nya, aku yang kesal langsung meminum minuman ku, beberap crem menempel di bibir ku, aku hendak membersihkan nya dengan tangan ku namun di hentikan lee joon, aku kaget dia memegang dahi ku dan membersihkan bibir ku dengan bibir nya, aku melotot, seketika aku gemetar, dada ku terasa sesak, aku mendorong nya dan memegang dadaku sesak, dia mendekati ku, memegang wajah ku.


"its oke...just look at me sarang.. " pinta nya, aku melihat nya namun aku malah merasa semakin sesak, dia lantas memeluk ku, aku bisa mencium harum tubuh nya, aku menutup mata ku, dia mengelus rambut ku, aku semakin memeluk nya, berangsur sesak ku hilang dan dia melepas kan pelukan ku, aku melihat dia lalu menampar nya, dia cukup kaget lalu tersenyum memegang pipi nya.


"kamu tahu sesuatu kan yang mulia.. apa kamu sedang melakukan suatu test kepada ku.. "tandas ku


"wah.. kamu memang pintar ya.. kamu tahu aku sedang mengecheck phobia mu.. aku tahu kamu mengidap phobia sentuhan kan.. dan sedang berangsur sembuh.. kita akan menjalani rumah tangga dan kita juga harus mempunyai keturunan jadi aku mencari cara bagaimana aku harus menenangi mu ketika phobia mu kambuh.. " jelas nya, aku langsung kepikiran lucas, pasti lucas yang membocori nya.


"bukan dokter lucas yang membocorkan tentang phobia kamu tapi keluarga mu.. aku juga sedang menjalani perawatan dengan dokter lucas.. " aku melihat ke lee joon, pria ini seakan membaca pikiran ku.


"tapi sebenarnya apa alasan kalian meminta ku menjadi permaisuri mu yang mulia.. "tanya ku yang memang penasaran


"ehmm.. entahlah.. mungkin keluarga kita saling mengambil keuntungan dari pernikahan kita.. " sahut lee joon, aku melihat ke lee joon.


"you so teribble liar yang mulia.." tandas ku, yang bilang kalau lee joon adalah seorang pembohong yang buruk, lee joon tertawa ketika aku bilang dia pembohong.


"kamu penasaran kan.. its easy you know.. JADILAH PERMAISURI KU.." ucap nya sambil meminum espresso nya.


"kita bisa membuat kesepakatan bila kamu sudah siap.." tambah nya, aku hanya melihat sinis ke arah nya yang tersenyum melihat ku.


To be continue....


kritik dan saran author terima yaa...


terima kasih sudah mampir.. 😊


*Lee sarang a.k.a Maria




*Lee Joon A.K.A The King



__ADS_1


__ADS_2