I'M A Girl

I'M A Girl
A Perfect Princess


__ADS_3

Seperti biasanya...


Isshira berangkat ke sekolah diantar oleh supir pribadinya.Wajahnya terlihat murung.


"Nona, apa anda baik-baik saja?" Tanya supirnya dengan sangat lembut.


"Yaaaaa... Aku baik-baik saja... Tapi sebenarnya tidak." Jawab Isshira dengan sangat enggan.


"Apa Nona sedang tidak sehat?"


"Sudah, tidak usah bertanya lagi, paman Han. Paman Han sudah mengerti aku selalu enggan ke sekolah. Jika bukan karena syarat dari rumah bambu yang aku ingin itu, aku tidak akan masuk sekolah. Lebih baik memilih latihan di rumah saja. Panggilan Princess itu sangat menggangguku." kata Isshira sambil melipat tangan didepan dada, menandakan bahwa ia benar-benar kesal.


"Tapi Nona memang sangat cocok dengan panggilan itu..."


"Paman Han... Jangan pernah mengatakan itu padaku... Ini perintah..."


"Baik Nona..." Jawab Paman Han sambil tertawa kecil.


Perjalanan menuju SMA Shan lumayan jauh. Ayah Isshira menyekolahkan nya disana karena disana adalah SMA terbaik untuk para bangsawan seperti Isshira.


"Aku merasa hampir gilaaaa!" keluh Isshira dalam hatinya setelah mobil yang ia naiki sampai didepan gerbang sekolah.


Dengan berat hati, ia turun dari mobil sambil menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan. Ia berusaha mempersiapkan diri dari segala hal mengerikan yang akan ia temui setelah memasuki gerbang abu milik SMA Shan.


"Jaga diri baik-baik Nona..." Ucap Paman Han lalu kembali pulang.


Isshira tak menanggapi ucapan paman Han, ia terus fokus memainkan perannya menjadi Princess Isshira.


Ia harus bisa menjaga sikap...


Tak sedikit murid yang menyapanya. Hingga membuatnya lelah tersenyum.


Dari awal ia tak menginginkan julukan itu. Hanya saja sikap diam cueknya ketika pertama masuk SMA membuat semua murid yang pertama kali melihatnya berpikir bahwa Isshira seorang wanita yang sangat berwibawa, dan Isshira tak tau harus bagaimana lagi selain mempertahankan Isshira si Perfect Princess. Isshira tak ingin membuat mereka kecewa dengan sifat asli yang dimilikinya.


Sesampainya didepan kelas, tiba-tiba seseorang menghadangnya.


"Ahh Isshira-ku... Selamat pagi..." Seorang murid lelaki yang sangat dibenci Isshira pun menyapa.


Tanpa berkata-kata, Isshira mencoba menerobos murid lelaki itu.


"Isshira, setidaknya jawab dulu salam selamat pagi dariku..." Murid lelaki itu tak mengizinkan Isshira lewat begitu saja.


"Selamat pagi Gunji..." Ucap Isshira sambil tersenyum penuh paksaan.


Murid lelaki yang bernama Gunji itu pun membiarkan Isshira melewatinya sambil tersenyum.


Gunji... Seorang murid lelaki bangsawan yang juga menjadi Idola di SMA Shan. Selain tampan & selalu ceria, Gunji juga pintar. Ia sangat rajin berolahraga yang menghasilkan badan athletisnya. Dan yang membuatnya terlihat sempurna adalah ia seorang ahli waris dari grup Shan.

__ADS_1


Gunji sudah lama mengincar Isshira, tapi usahanya selalu ditolak mentah-mentah oleh Isshira. Walaupun banyak murid yang mengatakan bahwa mereka adalah pasangan yang sangat serasi, itu tak berpengaruh sedikitpun pada Isshira.


Walaupun tiap hari Gunji terus berusaha menemani Isshira, berharap suatu saat Isshira akan merasakan perasaan yang sama. Tapi Isshira tak pernah menghiraukannya. Gunji tak pernah menyerah. Baginya jatuh cinta hanya sekali, dan ia berhasil menjatuhkan hatinya pada Isshira. Tapi Isshira sedikitpun tak peduli.


Gunji adalah lelaki tangguh...


Ia bisa tertawa meski Isshira terkadang berkata keterlaluan padanya.


🌹


Akhirnya bunyi bell mengakhiri pelajaran disekolah yang sangat membosankan bagi Isshira.


"Saatnya pulang... Lalu latihan lagi!" ucap Isshira dalam hatinya dengan semangat yang membara.


Tapi tiba-tiba...


Seorang siswi menyapanya...


"Isshira Chan..." panggil siswi tersebut.


Isshira menoleh pada asal suara yang sudah dikenalnya sejak lama.


"Iya ada apa Rie Chan?" sahut Isshira sambil terus berjalan.


Tiba-tiba Rie Chan menggenggam tangan Isshira dengan sangat erat.


"Ada apa Rie Chan?" tanya Isshira dengan nada santai.


"Isshira... Ayo lihat Gunji latihan kendo..." ajak Rie Chan sambil menunjukkan wajah memohon.


Raut wajah itu membuat Isshira kehilangan kata penolakan.


"Kenapa harus si Gunji..." gerutu Isshira dalam hatinya.


Isshira pun tersenyum dengan penuh paksaan.


"Ya baiklah..." jawab Isshira dengan sangat terpaksa.


"Kau memang yang terbaik Isshira Chan..." puji Rie Chan sambil melompat-lompat kegirangan.


"Apa sih yang bisa membuat Rie Chan begitu menyukai Gunji? Aiiiiiishh...sudahlah yang penting Rie Chan senang." hati Isshira terus membicarakan tentang bagaimana bisa Gunji menjadi bintang SMA hanya karena tampan dan kaya...


🌹


Seperti biasa, ruang latihan club kendo selalu ramai.😩


Suara teriakan nama Gunji memenuhi ruangan, membuat Isshira segera menyetel music dengan menggunakan earphone yang selalu ia bawa dalam ransel biru nya.

__ADS_1


Isshira duduk bersandar disamping Rie Chan dengan santai sambil memejamkan matanya, membayangkan ia sedang berada di sebuah tempat yang begitu tenang dengan cahaya matahari yang menerpa nya dengan begitu lembut. Seolah keramaian itu tak pernah ada.


Tapi tiba-tiba saja ketenangannya pecah begitu saja, ketika sebuah suara menyebut namanya.


"Isshira, jika ujian kendo kali ini aku menang😚, maukah kau menjadi kekasihku? Aku berjanji akan melindungimu dengan segenap jiwa dan ragaku..." teriak Gunji dari tempat latihan tanpa ragu.


Suara tepuk tangan pun memenuhi ruangan, Isshira yang sedikit terkejut karena ketenangannya pecah begitu saja, berusaha tetap santai dan berkata "aku mau asalkan kau bisa menang melawan ku... jika hanya melawan mereka aku yakin kau menang... bagaimana?"


Tiba-tiba ruangan menjadi hening. Perkataan 'melawanku' yang terucap dari mulut Isshira membuat semua berpikir. Tak ada yang mengira bahwa Isshira benar-benar bisa menang melawan Gunji.


"Tapi disini para siswi kan dilarang mengikuti ekskul beladiri? Bagaimana kau bisa melawan aku? Ayolah Isshira, aku benar-benar mencintaimu, aku tak ingin menyakitimu. Jika kau benar tak mencintaiku, setidaknya beri aku kesempatan, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku." ucap Gunji sambil mendekat pada Isshira.


Isshira pun berdiri...


Saat Isshira hendak bicara, tiba-tiba Rie Chan menarik tangannya, memberi isyarat pada Isshira agar tidak menunjukkan dirinya yang sebenarnya. Karena hanya Rie Chan yang memahami bagaimana sifat asli Isshira yang begitu keras kepala.


Isshira tetap berbicara dengan lantang...


"Ya aku pernah mempelajarinya sedikit sebelum bersekolah disini. Bagaimana? Jika kau tidak mau menerima tantangan ku, maka kau tidak akan mendapat kesempatan lagi..." ucap Isshira sambil melepaskan earphone nya.


Gunji berpikir sejenak. Sorak para murid membuat Gunji semakin bersemangat untuk menerima tantangan ini. Tapi Gunji juga sedikit keberatan karena ia takut akan melukai Isshira yang sangat ia cintai.


"Tak apa lah... Aku terima saja tantangan Isshira, toh nanti jika ia terluka aku akan banyak waktu berdua untuk merawatnya... Kesempatan yang sangat bagus untuk menunjukkan keseriusan ku..." ucap Gunji dalam hatinya.


Setelah lewat beberapa menit, akhirnya Gunji memberi jawaban yang sangat dinanti oleh para murid yang lain.


"Ya aku akan menerima tantangan mu... Tapi jangan salahkan aku jika kau terluka, dan jangan lupa kan janjimu..." ucap Gunji sambil tersenyum begitu manis pada Isshira.


"Okay... Aku akan memakai baju latihan dulu..." ucap Isshira sambil berlalu menuju kamar mandi untuk mengganti seragam sekolah nya dengan seragam latihan yang selalu ia bawa.


15 menit kemudian, Isshira sudah terlihat begitu keren dengan seragam latihan nya yang berwarna putih dan rambutnya yang diikat kebelakang. Tak terlihat seperti Isshira yang memiliki julukan 'princess'.


Karena adanya tantangan dari Isshira, ujian kendo pun diundur. Semua sangat menantikan bagaimana akhir dari pertandingan mereka berdua. Apa benar si Princess sekolah menguasai beladiri kendo? Atau hanya untuk mengelabuhi Gunji saja? Atau ada trik lain yang Isshira sembunyikan?


Tak ada yang bisa menebak.


Ruangan hening, semua hanya diam memperhatikan Isshira dan Gunji yang sudah menginjak arena kendo.


Pelatih kendo pun sebenarnya ingin mencegah taruhan mereka berdua, tapi itu hanya ada dalam pikirannya, karena mereka berdua adalah putra putri dari keluarga yang sangat berkuasa disana.


Hening...


Semua menanti tanda mulai dari pelatih...


Setelah tanda dijatuhkan, mulailah pertarungan sengit antara Gunji & Isshira.


Rie Chan hanya bisa berharap Isshira tak mengeluarkan kemampuan yang sebenarnya...

__ADS_1


__ADS_2