
Mobil milik Dev berhenti tepat di halaman mansionnya. Pria itu tampak keluar dari mobil nya dan setelah itu ada sebuah mobil yang juga memasuki area halaman mansion nya.
Pria itu menoleh dan melihat mobil milik Leon yang kini sudah terparkir di samping mobil nya.
" Leon? kau kemari untuk menjemput Leangga?" tanya Dev.
Leon tampak mengedarkan pandangannya mencari mobil milik sang istri di area halaman mansion itu.
" Heii ... apa yang kau cari?" tanya Dev heran.
" Aku mencari mobil milik istri ku. Dia salah paham dan aku tak bisa menemukan keberadaan nya di manapun, bahkan Handphone nya juga tak bisa di hubungi," sahut Leon sambil berjalan menghampiri Dev.
Dev tampak menertawakan Leon yang sepertinya sudah di buat pusing oleh sang istri.
" Apa dia melihat mu bersama seorang wanita lagi, Leon? jangan sampai istri mu kabur dari mu," kata Dev berjalan menuju beranda mansion.
Leon mengikuti nya dari belakang karena dia ingin memastikan apakah Lea ada di sana atau tidak.
" Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi lagi," sahut Leon dan Dev hanya menertawakan nya.
Mereka memasuki mansion itu dan bersamaan dengan itu, Lea muncul dari pintu pembatas halaman belakang dengan mendorong kursi roda Aunty Abel.
" Honey ... ternyata kau disini! Aku mencari mu kemana-mana," kata Leon menghampiri Lea yang tampak tak memperdulikan kehadiran nya.
" Daddyyyy!!!" teriak Leangga saat melihat Leon. Anak itu berlari kearah Leon sambil merentangkan kedua tangannya.
__ADS_1
Begitu pun dengan anak kembar Dev. Mereka juga berlarian kearah Dev sambil merentangkan kedua tangannya.
Ketiga anak tampan itu langsung di gendong oleh daddy nya masing-masing dan dibawa ke ruang tengah dimana para wanita sedang berkumpul.
.
.
Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam.
Mike datang dan langsung bergabung dengan semua keluarga yang tampak berkumpul di ruang tengah sambil menunggu waktu makan malam.
Lea dan Leon masih ada disana karena Dev juga mengajak mereka makan malam bersama.
" Kau akan berkencan, Mike?" tanya Leon saat melihat penampilan Mike yang tampak klimis.
" Jangan pulang terlalu larut. Dan jangan mengajak nya ke club atau pertunangan kalian batal," sahut Dev yang tiba-tiba muncul di ruangan itu.
Mike tersenyum dan dia sangat paham peraturan dari Dev karena dia memang sangat menjaga adik tercinta nya itu.
" Baik Kakak Ipar," sahut Mike dan membuat semua yang ada di sana tertawa.
" Apa yang kalian tertawa kan?" tanya Alina sambil menuruni tangga melingkar di mansion itu.
Semua mata tampak tertuju pada wanita cantik dan mungil itu. Alina terlihat sangat cantik dengan balutan dress berwarna hitam dan panjangnya hanya sebatas lututnya.
__ADS_1
Senyum menghiasi bibirnya dan itu membuat semua yang menatap kagum padanya.
Dev menyadari tatapan Mike pada sang Adik dan dia langsung menutup pandangan pria itu dengan menggunakan tangan nya.
" Jaga pandangan mu itu, Dude!"
Mike terkekeh dan menyingkirkan tangan Dev yang menutupi pandangan nya.
Dan semua pun tampak tertawa melihat keposesivan Dev pada Alina.
" Kakak!!! Aku sudah dewasa dan akan menikah. Sampai kapan kakak mau bersikap seperti itu?" kata Alina yang langsung menggandeng tangan Mike untuk menjauh dari kakak posesif nya.
Mike hanya tersenyum miring mengejek Dev karena Alina yang seakan membela nya.
" Sorry Dev. Sepertinya kau akan tersingkir kan," kata Mike yang tangannya masih di genggam oleh Alina.
Dev tampak melepaskan sandal nya dan akan melempar kan pada Mike.
Mike hanya tertawa saat melihat kekesalan di wajah Dev karena sudah tak bisa berbuat apa-apa selain mengiyakan keinginan Alina.
Alina dan Mike berpamitan pada semua orang yang berkumpul disana. Dev tampak masih menatap tajam kearah Mike yang masih tersenyum mengejek pada nya.
Hingga Mike dan Alina keluar dari pintu utama mansion. Dev langsung mengambil ponsel yang ada di sakunya dan menghubungi seseorang.
" Mereka sudah keluar dari mansion. Tetap ikuti dan awasi mereka! dan jangan sampai lengah!!" kata Dev pada salah satu anak buahnya.
__ADS_1
Zea dan Abel hanya bisa menggelengkan kepalanya karena melihat sikap Dev seakan tak rela jika Alina bersama seorang pria. Meskipun pria itu adalah sahabat nya sendiri bahkan akan menjadi calon istri Alina.