
^^^[Chapter 11^^^
^^^Tambang Astramanite^^^
-
Setelah terbang beberapa menit dari desa suku Red Goblin yang telah habis terbakar, mengikuti peta yang tadi aku dapatkan. Dari atas sini sekarang aku bisa melihat sebuah mulut gua yang lumayan besar, kemungkinan terbesar itu adalah tempat yang di maksudkan di peta yang sedang aku lihat ini.
"Mendaratlah disana Viber!."
Setelah Viber mendarat tepat di depan mulut gua, aku langsung mencium sebuah bau yang tidak mengenakan yang itu sangat menyengat. Kemungkinan terbesar sumber bau menyengat ini ada di dalam gua.
"Tunggu disini Viber, dan jangan biarkan siapapun masuk ke dalam!."
Karena ukuran tubuh Viber terlalu besar dan sangat tidak mungkin baginya untuk bisa ikut masuk ke dalam gua, aku hanya meminta dia untuk berjaga dan memberanikan diri untuk masuk sendirian ke dalam gua.
Semakin aku berjalan masuk.
Gua nya menjadi semakin gelap karena tidak adanya pencahayaan, dan juga bau menyengat ini semakin kuat.
Di kejauhan aku melihat sesuatu yang bersinar terang keemasan, ketika aku mendekati sumber dari cahaya keemasan tersebut, ternyata sumber dari cahaya keemasan tersebut berasal dari sebuah bongkahan batu besar yang di batu tersebut ada beberapa bagian yang berwarna emas, yang itu mengeluarkan cahaya terang di tempat yang lumayan gelap ini.
*[Ding]*
-
「 Bijih Astramanite 」
Grade: A
[Keterangan:
Astramanite adalah salah bijih mulia yang sangat langka. Bijih Astramanite memiliki dua ciri khas, memiliki bau yang sangat menyengat dan akan mengeluarkan cahaya di tempat yang gelap. Bijih Astramanite bisa di olah menjadi perhiasan ataupun perlengkapan yang satu tingkat di bawah perlengkapan yang terbuat dari bijih Adamantite.
[-----]
Ketika aku memegang bongkahan batu berwarna keemasan tersebut. Tiba-tiba saja muncul sebuah hologram di depan wajahku.
"Wow.. Ternyata ini adalah Astramanite, aku kira ini adalah sebuah bongkahan emas karena warnanya yang berwarna emas."
Karena disini sedikit gelap. Aku mengeluarkan pedangku dan mengalirkan Mana ku kepedang tersebut. Aku menggunakan skill Sword Qi sebagai alternatif untuk pencahayaan, sekarang aku sudah memiliki lampu! aku bisa masuk lebih dalam lagi untuk mengecek seberapa banyak bijih Astramanite yang ada disini!.
•Empat jam kemudian.
Sudah lebih dari empat jam aku berkeliling dan mengecek setiap bagian dari gua ini
__ADS_1
Gua ini ternyata memiliki tiga cabang, dan aku sudah menjelajahi ketiganya!. Ada banyak sekali bongkahan-bongkahan besar ataupun kecil bijih Astramanite yang aku temukan di tiga cabang tersebut.
Dan yang lebih penting, gua ini aman.
Aku sudah memastikannya sendiri kalau disini tidak ada satupun monster ataupun hewan buas yang menjadikan gua ini sebagai sarang mereka. Sudah cukup untuk pengecekannya, aku sekarang harus kembali ke desa Suku Red Goblin untuk mengambil telinga dan kuku Red Goblin dari Ferdinand.
"Hahaha. Jumlah ini cukup untuk kebutuhan sampai lima tahun kedepan, terlebih masih ada kemungkinan kalau disini masih ada banyak bijih Astramanite yang tertimbun. Aku akan menggali tambang Astramanite ini sampai habis tak tersisa!."
Aku sudah sangat puas mengecek dan melihat-lihat keseluruhan dari gua yang akan menjadi tempat pertambangan ini. Selanjutnya aku hanya perlu menjaganya dan merahasiakannya, ini yang akan menjadi bagian tersulitnya.
Musuh yang paling mengerikan adalah sekutumu sendiri. Aku pernah mendengar pepatah yang seperti itu ketika masih berada di bumi.
Tambang Astramanite ini akan menjadi aset yang sangat penting untuk mewujudkan mimpi dan tujuan hidupku yang sekarang. Aku harus benar-benar bisa melindungi dan mengelolanya dengan sangat baik.
Sebelum keluar, aku juga memasukkan satu bongkahan batu besar yang di bongkahan batu tersebut juga terdapat bijih Astramanite, ke dalam inventory ku.
Ketika aku keluar dari dalam gua.
Betapa terkejutnya aku melihat ada puluhan orang dan puluhan monster sedang berlutut kepada Viber. Untuk jaga-jaga aku langsung mengeluarkan pedangku dan langsung mengalirinya dengan Mana.
"Viber apa maksudnya ini?!."
Aku sekarang sangat marah kepada Viber. Aku berusaha untuk merahasiakan tempat ini, tapi dia sekarang malah membawa banyak orang-orang berotot dan monster-monster yang memiliki tubuh yang kekar ke tempat ini.
Tu- Tunggu sebentar! -
Dan mereka yang memiliki kulit berwarna hijau sama seperti dengan kulit kulit Goblin ini, tapi mereka memiliki tinggi dan besar tubuh tiga kali lipat dibandingkan dengan Goblin. Mereka ini kalau tidak salah adalah monster warrior dan juga monster rank B, yaitu Ogre!.
"Hahaha. Terimakasih Viber! kau benar-benar sangat pengertian."
Aku yang awalnya sangat marah sekarang malah berbalik menjadi sangat senang kepada Viber. Karena dia telah membawakan kuli-kuli tambang yang sangat berbakat ini!. Sayangnya Viber tidak bisa berbicara dan aku juga belum mengerti dengan gerak-geriknya, aku tidak bisa menanyakan darimana dia menemukan para Dwarf dan Ogre ini.
Yah mungkin ini ada hubungannya dengan salah satu berkat yang aku miliki,
yaitu Luck of Blessing. Aku benar-benar beruntung sekarang! dengan begini salah satu permalasahan yang aku miliki teratasi.
Para Dwarf itu seharusnya bisa berbicara. Melihat kondisi mereka sekarang, sepertinya mereka sangat tertekan dan sangat ketakutan kepada Viber. Ngomong-ngomong entah bagaimana caranya, aku merasa tubuh Viber sedikit menjadi lebih besar sekarang. Ataukah hanya perasaanku saja.
"Apa kalian bisa mengerti kata-kata ku?."
Setelah mendekat kesalah satu Dwarf yang satu-satunya membawa belati, aku langsung duduk jongkok dan bertanya kepada Dwarf tersebut apakah dia mengerti kata-kata ku atau tidak.
Dwarf itu menganggukan kepalanya dengan sangat kesusahan karena intimidasi Viber yang sangat kuat, padahal aku adalah Kontraktornya tapi aku juga tetap bisa merasakannya walaupun sedikit.
"Apa kau bisa berbicara?."
__ADS_1
*[Ding]*
-
「Salah satu efek Hero of Blessing aktif」
~ Mata Pembanding ~
[Efek:
> Dapat melihat kebohongan
> Dapat menilai baik atau buruknya seseorang hanya dengan menatapnya saja
[-----]
Tiba-tiba saja ketika aku menatap Dwarf tersebut dengan sangat serius, sebuah hologram tiba-tiba saja muncul. Hologram tersebut memberitahukan kalau salah satu efek Hero of Blessing telah aktif.
"Mata pembanding? dan efeknya ini dapat melihat kebohongan?!. Berkah ini sangat overpower sekali!. Aku penasaran sebenarnya ada betapa efek yang dimiliki Hero of Blessing ini."
Aku bergumam sambil menunggu jawaban yang akan diberikan oleh Dwarf tersebut, setelah munculnya hologram tersebut aku bisa melihat tubuh para Dwarf ini di selimuti oleh aura berwarna putih yang pekat.
Sedangkan ketika menoleh ke para Ogre, aku melihat tubuh para Ogre ini di selimuti oleh aura berwarna merah.
Dwarf itu kembali menganggukan kepalanya dengan sangat kesusahan. Aku melihat tatapan para Dwarf ini sama sekali tidak memiliki tatapan permusuhan ataupun tatapan kebencian kepadaku, instingku mengatakan kalau para Dwarf ini adalah orang-orang yang baik.
Sekarang tinggal bisa atau tidaknya aku merekrut mereka untuk menjadi kuli tambang di tambang Astramanite ini!. Tapi mau tidak mau mereka harus mau menjadi kuli tambang disini, karena jika mereka tidak mau. Aku akan terus memaksa mereka sampai mereka mau.
[Note: Peringatan !!
Informasi dibawah ini mengandung spoiler.
「Catatan author」
Ketika mata pembanding yang merupakan skill dari pahlawan Myrad, yaitu Anubis aktif. Protagonis meminjam mata dan insting milik Anubis, dengan matanya Anubis protagonis bisa mengetahui kebohongan dan dapat menilai baik atau buruknya seseorang dari aura yang dikeluarkan dari tubuhnya. Aura ini berbeda dengan aura elemen ataupun aura membunuh dan aura lainnya, ketika mata pembanding aktif protagonis hanya dapat melihat lima aura saja.
Aura Hitam\= Sangat buruk
Merah\= Buruk
Putih\= Netral
Kuning\= Baik
Emas\= Sangat baik
__ADS_1
[Catatan penting!. Ini hanya berlaku untuk mata pemanding saja]
-