I TRANSMIGRATED WITH SUPER SYSTEM

I TRANSMIGRATED WITH SUPER SYSTEM
[CH:12] Kuli tambang profesional !


__ADS_3

^^^[Chapter 12^^^


^^^Kuli tambang profesional !^^^


-


Setelah Viber melepaskan intimidasinya.


Para Dwarf yang setelah ku hitung jumlah mereka ternyata ada tiga puluh dua ini, sekarang mereka bisa berdiri dan bergerak dengan bebas.


"Kau bilang kau bicara bukan?. Ceritakan bagaimana caranya kalian bisa ada disini, dan lebih baik kau mengatakan yang sejujurnya."


Dwarf tersebut menganggukan kepalanya.


"Ini hanya sebuah kebetulan dan kesalahpahaman saja tuan, kami tidak memiliki maksud buruk sedikitpun. Kami hanya sedang mencari tumbuh-tumbuhan herbal dan buah-buahan untuk kelangsungan hidup suku kami, kemudian kami berakhir di tempat ini dan langsung di intimidasi dengan sangat kuat oleh sang Phoenix bersama dengan para Ogre."


Dengan kata lain para Dwarf yang ada disini, menemukan gua ini dengan tidak sengaja. Dan ketika mereka menemukan gua ini, mereka sudah melihat adanya para Ogre. Aku juga tidak merasakan adanya kebohongan dari ucapan Dwarf tersebut.


Yah lagipula -


Aku tidak pernah percaya dengan yang namanya kebetulan. Mereka yang ada disini bukanlah sebuah kebetulan, ini adalah takdir!. Takdir untuk menjadi kuli tambang!.


"Apakah kalian berasal dari wilayah Elvish?."


"Benar tuan, desa kami ada di salah satu hutan di wilayah Elvish."


"Aku tidak pernah mengingat dan mendengar tentang kalian di Elvish."


Di ingatan Xavier, tidak ada satupun ingatan tentang para Dwarf ini. Kemungkinan besar para Dwarf ini mereka hidup tertutup dan jauh dari desa-desa yang ada di wilayah Elvish. Membuat keberadaan mereka tidak pernah diketahui oleh penduduk Elvish.


"Itu karena desa kami tersembunyi dan jauh dari desa-desa lainnya. Kami juga adalah suku yang hidup dengan tertutup."


Benar saja dugaanku.


Sepertinya kepekaan ku dan kepintaran ku sedikit meningkat sekarang, aku yakin pasti cuman sedikit.


"Dari tempat ini dan desa tempat kalian tinggal,seberapa jauh itu?."


"Kami berjalan sampai kesini membutuhkan waktu sekitar sepuluh jam lebih."


Aku sangat terkejut ketika mendengarnya.


Alasannya, mengapa mereka jauh-jauh berjalan kesini hanya untuk mencari buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan herbal saja. Karena menurut buku yang aku baca semalam, semakin dalam memasuki hutan seharusnya semakin banyak kekayaan alam seperti buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan herbal yang bisa ditemukan.


Aku sangat yakin sekali kalau desa mereka ada di tengah-tengah hutan.


"Sangat mengejutkan kalian berjalan jauh-jauh kesini hanya untuk mencari buah-buahan dan herbal saja. Apa ada sesuatu yang terjadi dengan hutan tempat kalian tinggal?."


Dwarf tersebut menganggukan kepalanya.


Kemudian dia mulai bercerita tentang desa dia dan kondisi yang sedang terjadi di hutan sekitar desanya.


Singkatnya ketika aku mendengarkan dengan seksama, masalah ini terjadi karena habisnya pasokan makanan dan herbal yang ada disekitar hutan mereka. Yang penyebab utamanya adalah karena pertarungan antara spirit angin dan spirit batu.

__ADS_1


"Jadi begitu ya. Maaf telat memperkenalkan diriku, aku adalah Xavier Elvish lord di wilayah ini. Aku ingin membuat sebuah kontrak kerjasama dengan kalian."


Aku langsung memperkenalkan diriku sambil membuka topeng rubah iblis yang aku pakai. Aku berpikir dengan memberitahukan identitas ku sebagai Lord Elvish, kemungkinan untuk mendapatkan mereka sebagai kuli tambang akan menjadi semakin tinggi!.


Para Dwarf ini sangat terkejut ketika aku mengatakan aku adalah Xavier dan Lord wilayah Elvish. Saking terkenalnya aku, nama baik ku juga sudah sampai ke telinga para Dwarf yang tinggal dengan tertutup ini.


"Begitulah, dan aku adalah Kontraktor dari Phoenix yang ada disana jadi tidak perlu takut kepadanya."


Viber langsung mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Saya dengar Lord Xavier sangat jarang sekali keluar dari kastil, dan juga tidak ada yang mengatakan kalau Lord Xavier adalah kontraktor Phoenix."


Bagus! mereka memakan umpannya.


"Hahaha."


Aku tertawa lepas karena merasa aku sangat-sangat jenius bisa membawa Dwarf ini masuk kedalam jebakan ku. Mereka langsung memasang wajah yang kebingungan, dan pastinya mereka bertanya-tanya apa alasan aku tertawa.


"Seorang Lord pasti memiliki kartu as tersembunyi mereka yang membuatnya diangkat dan bertahan menjadi seorang Lord. Phoenix ini adalah salah satu kartu as tersembunyi milik ku!."


Para Dwarf langsung tertegun diam dan saling menatap satu sama lain. Mereka sepertinya juga tahu kalau seorang Raja, Bangsawan, ataupun seorang Lord pasti memiliki kartu as tersembunyi yang menjadi alasan kenapa mereka bisa menjadi seperti itu.


Hanya saja akal sehat para Dwarf ini masih belum bisa menerima kalau kartu as tersembunyi milik ku ini adalah beast legendaris, Phoenix.


"Dan biasanya ketika kartu as tersembunyi as milik seorang Lord diketahui orang seseorang, hanya ada satu hal yang menunggu mereka. Apa kau tahu itu?."


"Kematian?."


"Benar sekali!. Jadi maukah kau suku Dwarf kalian membuat kontrak budak bersamaku? atau kalian lebih memilih mati terbakar sampai tak tersisa?."


"Tenang saja ini adalah kontrak yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Ngomong-ngomong apa kalian bisa menambang bijih besi?."


"Rata-rata penduduk di desa kami adalah penambangan dan blacksmith tuan. Di desa juga kami tambang besi."


Kenapa diriku sangat beruntung sekali?.


Para Dwarf ini ternyata adalah sekelompok kuli tambang profesional, ini akan sangat menguntungkan ku karena aku bisa langsung memulai menambang Astramanite yang ada banyak di dalam gua, dan bisa langsung mengolahnya.


Dan bukan hanya menemukan para kuli tambang profesional saja, aku juga mendapatkan sumber daya yang baru!. Tambang besi para Dwarf.


"Baiklah aku tidak ingin bertele-tele lagi. Dan karena kalian juga tinggal di tanah Elvish, aku ingin penduduk desa suku Dwarf bekerja untuk ku. Hanya itu kondisi yang aku inginkan di kontrak budaknya, dan aku akan menuruti kondisi yang kalian mau."


"Biarkan kami merenungkan ini sejenak tuan."


"Aku akan memberikan kalian waktu lima menit."


Aku menunggu keputusan dari para Dwarf itu sambil mengobrol dengan Viber. Aku juga menyuruh Viber untuk melakukan kontrak budak kepada para Ogre yang jumlahnya ada dua puluh enam itu, aku menyuruh Viber karena mereka tunduk kepada Viber bukan kepada diriku.


Alasan lainnya karena Viber dan para Ogre bisa mengerti satu sama lain, mungkin karena mereka sama-sama monster. Itu akan menjadi lebih mudah jika Viber yang melakukannya.


"Cukup beritahukan saja kepada mereka, jika mereka mengikutimu aku memberikan banyak daging dan alkohol kepada mereka."


Viber mengangguk-anggukan kepalanya sebagai jawaban kalau dia mengerti dengan perkataan ku. Setelah itu dia langsung mendatangi para Ogre untuk menaklukkan para Ogre menjadi kuli tambang ku!.

__ADS_1


Aku melihat ada beberapa Dwarf yang berjalan mendekat ke arahku, sepertinya mereka telah selesai merenungkannya. Tiga menit belum berlalu padahal.


"Apa kalian sudah selesai merenungkannya?."


"Sudah tuan, tapi kami memiliki banyak kondisi yang kami inginkan."


"Sebenarnya kalian bukan dalam posisi untuk bernegosiasi denganku, seharusnya kalian paham itu. Tapi aku akan mendengarkan semua kondisi yang kalian mau dan memikirkannya."


"Kami tahu itu tuan, tapi kami juga memiliki keluarga yang kami ingin mereka hidup dengan baik. Kami ingin tuan berjanji untuk melindungi dan tidak pernah menyakiti suku kami."


Aku pikir mereka mengatakan memiliki banyak kondisi itu akan lebih dari lima. Hanyalah ada dua kondisi yang mereka mau, dan sekarang pun yang pertama mereka pikirkan adalah penduduk suku Dwarf mereka bukan diri mereka sendiri.


"Itu bukan masalah. Aku juga berjanji akan memberikan suku kalian tempat tinggal dan menjamin kehidupan dan masa depan anak-anak di suku Dwarf kalian."


"Terimakasih tuan."


Setelah itu aku dan tiga puluh dua Dwarf ini langsung melakukan upacara kontrak perbudakan yang hanya bisa dilakukan setelah disepakati kedua belah pihak saja. Aku sebagai kontraktor, dan tiga puluh dua Dwarf ini sebagai budak.


*[Ding]*


-


「 Berhasil membuat kontrak perbudakan 1」


~Kontrak~


> Budak akan bekerja untuk Kontraktor selama lima tahun.


> Budak harus merahasiakan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan dari siapapun, termasuk keluarga.


> Kontraktor akan melindungi suku Dwarf dan tidak akan pernah menyakiti suku Dwarf, jika mereka tidak melakukan hal yang merugikan Kontraktor dan penduduk Elvish.


> Kontraktor akan memberikan tempat tinggal, makanan, pendidikan dan kebutuhan lainnya bagi suku Dwarf selama Budak bekerja dengan baik.


---Kontraktor:


Xavier Elvish


---Budak:


> Valf


> Galf


> Ralf


> Dan 29 lainnya…


[God Punishment akan berlaku bagi


yang melanggar kontrak]


[-----]

__ADS_1


Setelah upacaranya selesai, sebuah hologram dan sebuah gulungan kertas berwarna emas muncul di hadapanku dan di hadapan semua Dwarf yang ada disini. Itu adalah kertas kontrak perbudakan ini.


Terlalu kasar untuk disebut sebagai kontrak perbudakan. Karena nyatanya aku tidak memperbudak mereka sama sekali, aku hanya ingin mempekerjakan mereka sebagai kuli tambang saja.


__ADS_2