IDOLAKU

IDOLAKU
VILLA PUNCAK


__ADS_3

aku yang mendengar cerita bryan itu tidak menyangka dengan semua ini, ini betul-betul keajaiban.. apa aku harus jujur kalo aku adalah salah satu fans fanatik nya ?


Tepat kah waktu nya?


"Aku puas dengan jawaban mu Bryan" kataku


"Hehe, aku malu-maluin ya.. menyimpan keinginan begitu lama" Bryan malu


"Aku juga ingin jujur" kataku


"Sebenarnya aku adalah fans Bryan sejak SD kelas 5 saat pertama kali Bryan muncul di tv" lanjutku


Aku lihat ekspresi Bryan kaget dan seperti tidak percaya, apa kah dia ilfil dengan penyataan ku? Aku menunduk takut dengan apa yang ingin dia jawab


Dan tiba-tiba Bryan memeluk ku yang tidak pakai busana, aku diam, kenapa Bryan malah memeluk ku?


Lalu dia menatap mataku dan bertanya "trus kenapa selama ini kamu berpura-pura tidak perduli terhadap ku ay?"


"Aku takut kamu ilfil" kataku


"Hahaha kamu bodoh, aku ga mungkin ilfil, aku senang sekali, ternyata kamu menyukai ku sejak lama" katanya yang langsung mencium keningku


"Syukurlah kalo kamu ga ilfil hehe" kata ku


"Kau kan sedang tidak berpakaian sekarang" kata Bryan dengan mata yang melirik ke arah ku seperti harimau yang ingin memangsa rusa


"Apa apa apa" kata ku sambil lari pergi ke kamar mandi, niat nya ingin kabur


Tapi dia berhasil menerobos ke kamar mandi


"Ohhh mau main di bak mandi nih ceritanya? Gapapa kok" ledek Bryan dan ia menggelitiki pinggangku

__ADS_1


"Hahaha geli sayang geliii" kataku


"Makanya nurut ya hahaha" tawa jahat Bryan


"Iya iya ayooo ayooo hahaha gelii" kata ku


"Cup" Bryan mencium bibir ku


Lagi lagi aku merasakan hal yang begitu menyenangkan


Nikmat nya bibir idolaku ini


Tangan nya tidak diam , dia meraba semua bagian tubuh ku


"Bentar aku buka dulu" kata nya sambil melepas semua pakaiannya


Setiap melihat dia tidak menggunakan sehelai benang pun.. mata ku seperti di hipnotis alias kagum, bersih tanpa cacat, sangat membuat diri ku ingin memiliki nya


Kita melakukannya lagi


Hal yang seharusnya belum kita rasakan tapi kita sudah berkali-kali merasakan


nya


"Ahhh agrrr ahhh" kami tidak ragu mendesah karena ini villa yang kedap suara


Semakin keras desahan ku semakin ganas Bryan melakukannya


"Kita belum nikah yu, kok kita udah kaya gini sih, ahahaha" kata Bryan yang memulai dialog saat sedang melakukan aktivitas yang nikmat ini


Dia mengganggu konsentrasi ku

__ADS_1


menyebalkan


"Ahahaha yang penting enak sayang, lanjut kan" kata ku tidak tahu malu


Bryan pun semakin menjadi, aku tidak tahu mengapa ini berbeda tapi ini betul betul terasa


"hari ini seperti nya aku kalah duluan Bryan" kata ku lemas


aku sudah mendapatkan kemenangan ku tapi Bryan masih kuat untuk melakukannya


"ayo lah sayang gerak, aku masih belum puas" katanya


"kamu tumben lama nya lama bener?" tanyaku


"aku minum obat kuat rekomendasi temanku" katanya "aku akan ingin membuat ku puas" lanjutnya


"baik lah, beri aku waktu 15 menit, kita lanjut setelah ini" jawaban ku


Murahan sekali ya aku?


Tidak peduli lah apa kata kalian, yang penting ini nikmat


(salam penulis)


hai para pembaca, semoga kalian senang dengan tulisan ku


terimakasih telah bersedia membaca tulisan saya


dukungan kalian sangat membantu.


komen,like dan +Favorit ya!!!🤗

__ADS_1


__ADS_2