
Setelah semua yang terjadi aku dan Bryan sang idola itu semakin erat
Komunikasi kita lebih baik lagi, dia selalu membuka semua isi hati nya, dia selalu mengeluarkan pendapat nya tentang apa yang dia suka dan apa yang dia tidak suka
Aku tidak tau.. setiap detik cinta ku bertambah berlipat lipat rasa nya
----------------------
Hari ini di lokasi syuting.. kok aku bisa ada di sini? Di antara para idola ternama, tampan dan cantik.. aku tercengang
---- Tadi di sekolah ----
Widia datang dengan mobil nya dan menghampiri aku yang turun dari mobil Bryan
"Yu.. hari ini kamu mau kencan sama Bryan ya?" Tanya nya dengan rangkulan
"Iya dong" kata ku semangat
Aku dan Bryan berencana pergi untuk berpacaran alias kencan.. dia janji akan mengajak ku jalan-jalan karena terlalu sibuk belakang ini dan jarang bertemu
"Kencan nya ke lokasi syuting aja gimana? Bryan menunda syuting nya agar bisa kencan bersama mu dan Al hasil syuting tertunda, 2 jam aja yuuu ayooo" rengekannya
"Di lokasi syuting? Emang boleh kencan disana" tanya ku
Sebenar nya aku ingin sekali ke lokasi syuting, ingin lihat idola ku saat bekerja
Aaaaaa pasti kerenn
"Bisa dong.. kan kita syuting nya di taman cempaka yang pasti itu banyak di datangi pemuda pemudi, lagian kamu belum Pernah liat langsung Bryan kerja kan? Keren lohhh" bujuk nyaa
"Ih apaan si Widia.. aku kan cuti, ganggu rencana ku aja" ketus Bryan
Bryan seperti itu karna kita berencana tidur bersama seperti yang udah udah
"Kayanya seru deh ikut kesana bryan?" Kata ku dan membuat mata seolah ingin hehe
"Hmmmm yaudh ayoo, tapi aku malu tau kalo kamu liatin" kata nya sambil menutup muka dengan dua telapak tangan
Hahaha lucu banget sikap nya ini
"Yeyy hore.. lagian ngapain malu, kamu tun cowo terkeren yang pernah aku temui Bryan" kata ku menggodanya
Sekilas aku melihat senyuman di wajah Widia, kenapa Widia tersenyum palsu seperti itu?
Gatau deh sekarang aku fokus belajar dulu
__ADS_1
----- Balik ke lokasi syuting -----
Begitulah mengapa aku ada disini
Aku melihat lihat keadaan disini di lokasi syuting Bryan, ternyata begini ya lokasi syuting
Semua sibuk dengan pekerjaan Masing-masing
Aku kembali lagi ke ruangan Bryan, tadi nya dia sedang di rias jadi aku berkeliling dulu
Pekerja disini tau aku pacar nya Bryan, karena memang sudah sedari awal Bryan tidak ingin sembunyi-sembunyi sampai kabar nya disiarkan di TV saat itu, jadi aku bebas keliling keliling
Reaksi fans Bryan? Ohhhhhh waktu itu sih reaksi nya baik.. karena aku sering ikut serta lomba dimana mana jadi nama ku cukup baik dan di terima oleh fans Bryan.. termasuk aku sendiri terima hehe
"Rias nya udahan belum" tanya ku yang sambil membuka ruangan Bryan
"Cling" silaunya
Bryan di dandani ala pengeran, dia tampan sekali, walau emang biasanya tampan.. tapi setiap kali lihat dia selalu seperti pertama kali bertemu.. aku dibuat nya terkagum kagum
Aku memalingkan wajah saat tersadar aku sedang menganga di Depan nya
"Ada yang aneh? Ko buang muka?" Tanya nya dan melihat ke arah cermin, memastikan ada yang aneh atau engga dari diri nya
"Engga ada, aku haus, dimana minuman ku tadi?" Tanya ku yang mengeles
"Ohhhh.. udah di buang tadi es nya cair.. nanti aku ambilin lagi" kata nya dan keluar ruangan mengambil kan minum
Aku langsung melihat ke cermin wajah ku "wah gila merah banget pipi ku, ya ampun ayuu, kamu bisa pacaran sama dia beruntung bangetttttt" kata ku ke diri sendiri
Diruangan ini kosong, asisten Bryan sedang menyiapkan pekerjaan Bryan katanya dan Tukang rias nya udah gada saat aku masuk, gatau kemana
Jadi aku gapapa ngomong gitu gada yang liat hehe
Aku duduk dan memperhatikan cermin, lama banget Bryan ngambil minum doang juga
Hahaha aku di ambilin minum sama idola ku rasanya mengkhianati persaudaraan fangirls, maaf kan aku teman teman dia sekarang adalah lelaki ku
Aku memejamkan mata di meja rias
Pintu terbuka, aku tau itu Bryan dan aku membuka mataku
"Lama kamu" kata ku dan melihat ke arah nya
"Hehe tadi banyak yang minta foto dan tanda tangan di luar" tawa nya dan menghampiri ku untuk memberikan minuman ku
__ADS_1
Aku mengambil dan meminum nya
"Ahhh seger" kata ku dan tersenyum ke arah Bryan
"Cup" Bryan mencium bibir ku
Dan kita berciuman
"Tok tok tok" bunyi pintu yang membuat kita kaget dan Bryan langsung melepas ciumannya
"Masuk" kata Bryan
Widia yang datang dengan pakaian ratu nya.. ya dia sangat cantik, amat cantik
"Eh ayo syuting nya mau mulai, hmm aku ga ganggu kalian kan wkwk" ajak dan tawa nya
"Hehe engga ko" tawaku
Dan mereka melakukan pekerjaan mereka sebagai aktor
Beberapa kali Bryan salah dalam akting nya, kenapa dia salah? Apa karena aku dia jadi gugup? Tapi masa sih?
Widia menghampiri ku yang sedang melihat Bryan
"Noh liat Bryan, kalo soal tampang dia menjual tapi untuk akting dia salah walaupun kadang-kadang tapi sering haha" tawa nya yang meledek Bryanku
"Masih mau bilang keren kalo kek gini, makanya aku dan dia hanya sebatas teman bahkan sudah seperti adik Kaka" lanjut nya
"Engga Bryan tetap keren" kata ku dengan sedikit lebay hehe
"Haha susah kalo udah jatuh cinta" kata nya dan melanjutkan berkata "makanya jangan cemburu"
"Iya maaf buat yang kemarin" kata ku
"Engga bukan salah mu" kata nya
Hmmm kami berpelukan, dan aku merasa dia baik banget, aku jadi fans nya lah kalo gini
-----------------
Salam penulis
Hai para pembaca, maaf ya jika cerita nya agak aneh dari episode 5 sampai 10
Apa aku rombak aja ya? Tapi butuh waktu.. ahhh aku pusing, rasanya gagal cerita ini aneh bagiku sendiri.. maaf banget ya.. maaff kalo anehh
__ADS_1