
Setelah sampai sekolah~
Ketika Aku,Bryan dan Widia turun dari mobil
Banyak mata yang memandang mobil bryan.. banyak yang berbisik bisik tapi tetap terdengar, sungguh terdengar kawan-kawan
"Eh itu Widia, turun dari mobil Bryan"
"Aduhhh pemandangan yang indah ya melihat Bryan dan Widia jalan bersama"
"Itu siapa sih yang ada di sebelah nya Bryan? Mengganggu saja" (itu aku)
"Merusak pemandangan"
"Untuk apa dia ada disitu"
Setelah mendengar semua perkataan para human, aku berjalan dengan lebih cepat mendahului Bryan dan Widia
Tap tap tap tap (jalan cepat)
Sungguh baru kali ini ada yang bisa menginjak ku tanpa menyentuh diriku
Membuat ku sakit hati tanpa ada campur tangan nya
Aku tau aku tak seharus nya begini, tapi untuk kali ini saja, aku ingin egois
Sekali saja....
"Ayy tunggu dong, cepet banget sih jalannya" kata Bryan yang sedang berjalan cepat mengikutiku
Aku terus berjalan cepat
Tap tap tap tap (jalan cepat)
Tangan Bryan berhasil menggapai tangan ku di lorong sekolah menuju ke kelas
Tidak ada siapa pun dan Widia itu tertinggal jauh mungkin
"Apaan si" kata ku dan melepas dengan kasar tangan Bryan
"Ayy jangan gini, aku tau kamu kesal, jangan kesal oke" kata Bryan
"Kamu tau? Yakin kamu tau? Gausah so tau" kata ku dengan angkuh dan berjalan lagi dengan cepat dan langsung masuk ke kamar mandi perempuan
Aku berjalan tanpa melihat Bryan, aku tau aku egois, tapi aku tak ingin berbagi hati titik gada koma
__ADS_1
Sambil lihat ke kaca yang ada di kamar mandi
"Ahhhh ngeselin" kataku yang ku buat tertahan karena rasa nya ingin teriak
Aku basuh muka ku dengan air
Dan kembali melihat kaca
Aku kaget
Ada Bryan di belakang ku dan langsung memeluk ku
"Jangan kesel sayang ya" katanya lembut di telinga ku
Coba lihat kelakuan bocah ini, bagaimana aku bisa marah lama sama dia coba???
"Hmmm iya" kata ku dengan nada seperti biasa
"Eh iya lipstik yang kemarin aku beli, ayo coba" terdengar suara perempuan yang di pastikan akan masuk ke dalam kamar mandi
Aku dan Bryan bertatap mata dengan cepat kami langsung masuk ke dalam bilik kamar mandi
Aku dan Bryan hanya berbicara melalui mata
"Gimana ini? Kamu lagi pake ikut masuk ke kamar mandi segala" aku
Kami bertatapan
"Cup" dengan suara kecil Bryan mencium ku
Kami berciuman
Dalam hati aku berkata "ini orang bukan nya panik malah nyium, ampun"
Tangan Bryan melepas baju sekolah ku
Dan terlihat dua buah bukit yang masih dalam masa pertumbuhan ini
Dia mengisap kehidupan ku
Ahhh nikmatnya
Dan kami sekali lagi melakukan perbuatan dosa
-----------------
__ADS_1
Di kelas~
"Ayy, kaya nya kamu harus hati-hati sama Widia" kata rere
Rere adalah salah satu teman dekat ku di sekolah, dia cukup dekat dengan ku karena kita teman saat SMP dulu
"Liat noh liat, masa ketawa nya sampe segitu nya ngobrol sama Bryan, ketawa nya genit banget" lanjut rere yang menunjukan Widia dengan tertawa nya
Kenapa rere jadi minyak tanah sih? saat ada api kecil di hati ku
Aku tau reee.. tanpa kamu beri tau aku tau
"Haha biarin aja, toh mereka punya percakapannya mereka sendiri" kata ku dengan senyum palsu
Aku tak ingin membuat orang lain tau aku pecemburu, huahhh.. aku ingin robek mulut Widia yang tertawa senang berbincang dengan kekasih hati ku itu
OMG jahat nya aku
Hahaha aku terhibur dengan jahat nya diriku sendiri
Aku menghampiri mereka
"Lagi pada ngomongin apa ni?" Kata ku
So akrab banget ga sih? Biarlah
"Ini ayyy, kita lagi ngomongin ka ups.." kata Widia yang langsung di tutupi mulutnya dengan Bryan
Ko mesra banget ya? Ah kesal
"Apa itu Bryan?" Tanya ku sambil melotot melihat Bryan
"Bukan apa-apa ayy hehehe" kata Bryan dan cengengesan
Apa ini? Bryan menyembunyi kan sesuatu dari ku?
Tapi apa? Apa mereka berselingkuh? Wahhh pikiran ku jauh
~Salam Penulis~
Hai para pembaca, semoga kalian suka dengan tulisan ku kali ini
Tolong beri komentar
Jangan lupa like dan +Favorit
__ADS_1
Terimakasih telah bersedia membaca