
Aku sudah berada tepat di depan pintu apartemen Bryan, aku berhenti sejenak setelah melihat pintu yang sedikit terbuka dan bisa memberitahu aku bahwa di dalam itu sangat gelap
Apa Bryan benar-benar di sandra oleh penculik?
Apa aku harus cari bantuan terlebih dahulu?
Ah persetan dengan pikiran itu, aku tak sabar lihat keadaan idolaku
Ku buka pintu, benar-benar gelap tapi aku melihat sedikit cahaya dari balkon, iya aku yakin Bryan ada disitu
Ku hampiri selangkah demi selangkah
Setelah dekat dan terlihat jelas ternyata ada sebuah meja makan yang di rangkai seperti layak nya dinner romantis
Ada lilin dan semua makanan kesukaanku
Serta Bryan yang berdiri menyambutku dengan senyuman
Aku peluk Bryan dengan erat dan berkata "kamu bodoh ya! Aku sungguh khawatir dengan pesan singkat mu itu"
"Maaf ayy, sebenarnya aku takut kamu akan marah jika kita tidak pergi keluar dan kencan di sini, kita bisa aja kencan di luar, nonton bioskop dan lain-lain seperti yang kamu inginkan" kata Bryan
"Lalu?" Pertanyaan ku
"Kencan di luar bisa membuat banyak orang meminta foto dan tanda tangan dariku, aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang sudah ku pisahkan untukmu, aku tidak ingin di ganggu, makanya aku buat apartemen ku untuk membuat semua keinginan mu" jawaban Bryan yang membuatku haru
"Cup" ku cium bibir Bryan
"Kenapa ga bilang dari awal sayang, pake buat drama segala, aku baik-baik aja ko, selama ada kamu disitu aku senang" kata ku
"Hehe aku senang dengan ucapan mu ayy, yaudah ayo makan dulu" "cup" jawab Bryan sambil mencium keningku
Ahhhhh aku sangat bahagia, dia berikan segalanya yang aku pinta, padahal aku hanya mengkhayal hal-hal seperti ini dan tidak pernah ku sangka khayalan itu menjadi nyata bahkan sangat nyata
Aku jadi penasaran mengapa Bryan ingin dengan perempuan seperti ku?
Ah entahlah, aku nikmati dulu waktu pribadi yang Bryan berikan kepada ku
Setelah makan malam yang membuat perutku hampir meledak, Bryan mengajak ku masuk ke dalam ruangan apartemen nya
Masih dengan keadaan gelap
__ADS_1
Bryan memegang tangan ku untuk menuntun ku agar aku tidak terjatuh
"Ini kenapa lagi di gelapin si" gerutuku
"Tek" suara stopkontak yang di tekan oleh Bryan agar lampu menyala
Dan kamu tau apa yang aku liat?
Bryan menyulap apartemen nya layak nya bioskop, sampai aku ternganga tak percaya
Dua kursi layaknya di bioskop, layar yang cukup megah seperti di bioskop dan pelengkap nya yaitu popcorn
"Kamu mau nonton apa?" Tanya Bryan seraya menunjuk beberapa judul film yang benar-benar ini ada di bioskop dan sedang tayang
"Kok kamu bisa dapat ide seperti ini" dan aku bukannya menjawab malah bertanya balik
"Haha iya dong, apa aja bisa aku lakukan demi cintaku" katanya dengan sombong
Ku balas dengan senyuman
"Apa aja tonton, aku yakin aku suka dengan apa yang kamu suka" jawabanku dari pertanyaan nya tadi
Judul film yang kita tonton "pengabdi emak-emak rempong" jendre komedi
Kita menikmati filmnya dan tertawa terbahak bahak bersama
Sekali lagi aku sangat senang
Melihat idolaku cintaku rinduku ada di depan mataku
Setelah film selesai
Aku peluk Bryan
"Bryan aku sangat mencintaimu" kataku
"Cup" Bryan mencium pipiku
"Aku lebih mencintaimu ayy" kata Bryan
"Akulah yang lebih" jawabku
__ADS_1
"Aku" Bryan
"Aku" aku
"Aku" Bryan
"Aku" aku
Bryan mengalah "iya iya kamu yang lebih cinta aku,, iyaaa" kata Bryan sambil cubit lembut di pipiku
Aku beri Bryan senyuman kemenangan, haha aku sombong
Bryan menatapku
"Cup" Bryan mencium pipi kanan ku
"Cup" Bryan mencium pipi kiri ku
"Cup" Bryan mencium kening ku
"Cup" Bryan mencium bibir ku
Masih di bibir, kita berciuman dan seperti biasa ciuman Bryan itu sangat lembut
Mungkin ini bisa di samakan dengan narkoba
Haha betul, membuat ku ketagihan
Apa aku akan merasakan perasaan yang sama saat di UKS? Haha pikiran kotorku
Entahlah, aku nikmati dulu lumatan bibir Bryan yang tebal dan manis ini
(salam dari penulis)
hai kawan, apa kabar? semoga kalian baik dan bisa menerima cerita ini
saya pribadi sangat senang bisa membuat khayalan saya menjadi sebuah tulisan
terimakasih untuk kalian yang bersedia baca tulisan saya dan maaf bila masih banyak yang kurang dalam penulisan ini, saya masih belajar
maka dari itu saya minta kritik serta sarannya di kolom komentar (peluk hangat) sekali lagi terimakasih
__ADS_1
salam pangkhayal~