IDOLAKU

IDOLAKU
IKUT LOKASI SYUTING II


__ADS_3

Aku berada di sisi dimana bisa melihat dengan baik proses syuting drama Bryan dan Widia, mereka sangat baik dalam melakukan profesi nya, tapi tetap saja aku takjub dan merasa sangat ingin berada di antara mereka akan tetapi aku tidak bisa dengan aku yang tidak ingin menyibukkan diri seperti Bryan, yang ada nanti nya hubungan kami jadi sama sama sibuk dan susah untuk saling bertemu, aku tidak mau itu terjadi.


Aku sudah tidak ada rasa cemburu sama sekali melihat mereka berdua bersama, karena aku percaya dengan dua orang ini.


Disisi lain banyak fans Bryan dan Widia, mereka sangat tenang saat sutradara sudah mengatakan "aksen" seperti sudah tau apa yang harus mereka lakukan agar tidak mengganggu idola nya bekerja, disini aku takjub untuk kedua kali nya.


Aku pun ingin berteriak seperti fans yang lain untuk Bryan tapi aku tidak bisa untuk itu karena aku adalah kekasih idolaku sendiri hehe


"Cut, kerja bagus semua, sampai bertemu di hari berikutnya" ucap sutradara


Saat itu banyak yang berteriak dengan memanggil Bryan dan Widia tetapi dua orang itu malah melangkah menuju ke arah aku berada


Mereka menghampiri ku


"Gimana? Nggak nyesel kan aku ajak kesini, keren kan keren" Widia dengan mata yang penuh akan keinginan di puji


"Iya keren, kalian sangat bagus dalam berakting, dan aku sangat senang bisa melihat lelaki ini baik dalam bekerja, keren banget hehe" aku mengangkat kedua tangan dan menunjukkan jempol pertanda kalau mereka sangat keren

__ADS_1


Pipi Bryan sangat memerah saat aku berkata seperti itu dan tersenyum seperti bangga akan apa yang sudah ia lakukan


"Hahaha Bryan merah mukanya.. kamu kenapa Bryan?" Widia mengejek Bryan dengan sangat tepat


"Nggak, apaan si wid, udah ah aku mau ganti baju, bye" Bryan malu dengan ledekan Widia


Bryan pun pergi berganti baju


"Hehe Bryan itu lucu ya, baru juga di puji dikit sama kamu yu, liat dia kaya gitu rasanya mau nabok engga sih" Widia melanjutkan tawa nya


"Yaudah aku juga ganti baju deh, kamu susul geh pacar mu itu" seru Widia dan beranjak pergi


Setelah itu aku pun menghampiri Bryan di tempat nya


Aku membuka pintu dan tempat itu kosong


"Bryan, sayang, lah engga ada orang" ucap ku memastikan ada orang atau tidak.

__ADS_1


Aku masuk kedalam dan pintu nya tertutup sendiri, ternyata Bryan yang menutup pintu itu


"Ih bikin aku kaget aja kamu" aku memegang dada karena kaget dengan pintu yang tiba-tiba tertutup tadi


"Emang niat nya ngagetin hehe" Bryan tertawa dan menghampiri ayu


Bryan memeluk ayu dengan sangat erat


"Ayoo makan, kamu emang nggak laper apa? Dari tadi cuma merhatiin aku saat syuting" Bryan menatap mata ayuu dengan penuh kasih sayang


"Laper sayang, tapi tadi mah enggak soalnya fokus sama kekasih ku ini, abis cakep banget sii" ucap ku menggoda nya


Muka Bryan kembali memerah dan dia memeluk ayu kembali


"Ah kamu mah bikin aku malu, yaudah kita makan abis ini, aku ambil kunci mobil dulu" ucap Bryan dan mengambil kunci mobil nya


Aku memang lapar dan memang tadi aku tidak lapar, aku tidak bohong bila aku fokus terhadap nya yang sangat tampan

__ADS_1


__ADS_2