IDOLAKU

IDOLAKU
INI MIMPI


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan pulang kerumah aku hanya diam tanpa sepatah katapun.


Sekarang tidak dengan supir karena Bryan sudah punya SIM dan dia bisa mengendarai mobilnya sendiri.


Dia tidak membawa mobilnya ke sekolah sendiri karena di sekolah dilarang membawa kendaraan mobil, jadi dia dengan supir.


Kita berdua duduk dalam mobil tetap diam tapi tangan kita berpegang.


Aaahhhhhh rasanya hati ini sudah di ambang batas. Sangat bahagia sekali hari ini.


Sesampainya di rumah sudah menunjukkan pukul 16.30.


"Mau mampir?" Tanyaku kepada idolaku.


"Kapan-kapan aja ya, aku mau syuting iklan sore ini" jawab Bryan.


"Ouhhh ok" kataku


"Semangat ya.. hati-hati" lanjutku sambil membentuk tangan dengan bentuk hati dan lari masuk kedalam rumah.


Hahaha berani sekali aku, malu nya..


"Iya sayang" jawab Bryan sambil berteriak agar aku dengar.


Ya Tuhan... Bahagianya mendengar ucapan idolaku ini.


Bryan pergi dengan mobil yang ia bawa.


Tanggal 05/08/2016 .

__ADS_1


Tanggal jadian aku dengan Bryan Robson yang tak lain dia idolaku tercinta.


Ku tulis tanggal ini dalam buku harianku dan akan ku ingat selalu dalam hatiku.


"Ma.. aku pulang" aku berkata sambil melepaskan sepatu dan kaos kaki.


"Baru pulang? Dari mana aja? Dan Itu yang mengantarmu bukannya si idol" ucap mama.


Ya mama itu tidak pernah ingat nama seseorang dan dia hanya memberi julukan, seperti sekarang dia memanggil Bryan dengan sebutan idol, haha memang idol ya mama Sayang..


"Kerkel ma, di tempat Bryanku tercinta hehe" Ketawaku bahagia.


"Hmmm udah jadian ya kalian?" Tanya mama yang sangat tepat sasaran.


"Hahaha" aku jawab dengan tertawa dan meninggalkan mama ke kamar.


Mandi, makan, lalu belajar dan tidur.


Ahhh aku tak bisa tidur, aku masih membayangkan mimpi tadi siang.


Itu bagaikan mimpi bagiku tau.


Aku takut nanti pagi aku terbangun dan menganggap ini hanya mimpi.


Dan akhirnya tetap aku tertidur dengan pulas haha dasar aku.


Keesokan harinya~


"Ada telepon, ada telepon" Bunyi hp ku sungguh berisik hingga membangunkan ku dalam tidur.

__ADS_1


Ah siapa sih yang telepon pagi buta begini.


"Hallo, sorry ya, telepon nya ditutup dulu, telepon lagi nanti jam 6 an ya, orang nya mau tidur. Bye" kataku dengan cepat dan ingin mengakhiri telepon ini.


"Hei ay sayangku bangun" suara dari telepon itu yang serontak membuatku langsung dalam posisi duduk.


"Ah iya aku bangun Bryan" kataku dengan hati-hati, "ada apa?" Lanjutku.


"Tidak apa, aku hanya ingin memastikan bahwa yang kemarin terjadi bukan mimpi dan ingin memberitahu kalo aku mau menjemputmu nanti berangkat ke sekolah" penjelasan Bryan yang ternyata dia juga takut ini mimpi hehe.


"Hmmm gabisa berangkat bareng, aku bantu mama dan ayah bawa belanjaan" ku jawab dengan cemas karena takut Bryanku kecewa.


"Bawa dengan mobilku saja biar mama dan ayahmu berboncengan mesra hehe" ketawa Bryan.


Ah benar juga kata Bryan, kan mobil dia cukup lega dan bisa menampung barang belanjaan untuk jualan mamaku ini.


"Oh oke deh" jawabku.


"Yaudh bangun mandi dan siap-siap" seru Bryan.


"Ok" dan aku tutup telepon nya.


Ini pertama kali nya bagiku mempunyai hubungan spesial dengan lawan jenis dan lagi ini idolaku.


Aku tau kau pasti berpikir aku wanita yang sangat bahagia? Hahaha kau benar, aku bahagia sekali.


Aku beranjak dari kasur dan bersiap untuk hari ini.


Hari baru yang akan aku jalani.

__ADS_1


Ya Tuhan, berkahi aku untuk hari ini.


__ADS_2