Ijinkan Ku Mencintaimu Walau Ku Tak Dapat Memilikimu

Ijinkan Ku Mencintaimu Walau Ku Tak Dapat Memilikimu
#5


__ADS_3

"Rum! kok kamu bengong sih?" Arya menepuk bahu Arum karna merasa omongannya sedari tadi tidak mendapat respon. Ya jangankan direspon, didengar saja tidak 😀😀 krna ditinggal berkelana ,🤭


"Ah, eh maaf." gagap Arum yang ketahuan ngelamun oleh Arya. tak ada pilihan lain selain mengangguk untuk menutupi kecanggungan ya karena ketahuan ngelamun.


"Aku mau berkeliling lihat sawah, yakin mau ikut? ntar ada yang cemburu aku angkat tangan ya." Arum tetap berusaha bagaimana agar niat awalnya untuk cuci mata dan pikiran penat tetap terwujud tidak harus di nodai oleh masa lalu 😀😀. pisang kali Thor bernoda 😁


"Yakin kok." jawab Arya dengan mantep 100%


"🙄🥴" malas Arum yang langsung berjalan mendahului


Sesampainya di Sawah masyaallah begitu segar karna sejauh mata memandang hanya ada kehijauan dan udara yang segar, sesekali di bisingkan dengan suara berisik kaleng sebagai pengusir burung.

__ADS_1


"Rum, sebenarnya bukan tidak ada alasan aku ingin ikut dengan mu kali ini. Aku rasa ini waktu yang tepat untuk ku mnjelaskannya walau bagimu dan bagiku ini sangat amat terlambat. Tapi tidak ada salahnya, karna kita tidak pernah tau sampai dimana usia kita, apakah masih dipertemukan kembali atau tidak." sambil berjalan menyusuri jalan tapak dipinggiran sawah Arya mencoba membuka pembicaraan.


Sempat terlintas dipikiran Arya andai mereka sepasang suami istri romantis sekali ya jalan-jalan disawah sambil menikmati udara segar dan pemandangan yang luar biasa ini.


"Arum pikir tidak ada yang perlu dijelaskan mas, toh Arum sudah melupakan semuanya. Jika Arum tau akan bertemu denganmu disini mungkin Arum lebih memilih untuk tidak menghadiri undangan kegiatan ini dari pada harus bersusah payah kembali menata hati dan perasaan Arum." tutur Arum tak kalah panjang kali lebar dalam menjelaskan, walau mereka berdua sedang berdialog namun pandangan keduanya ke arah lain 😀😀


"Yuk duduk di gubuk pak Arso kebetulan hanya ada anak kecilnya yang ditinggal ngarit." ajak Arya karna kwatir Arum pusing jika terlalu lama terkena panas


Tanpa membalas sepat katapun Arum mengekor saja karna sebenarnya dia juga sudah kepanasan.


" Itu karna saat itu hati dan jiwaku terlalu lemah saja mas, andai mas menyampaikan jauh-jauh hari dengan perlahan mungkin tidak akan seburuk itu imbasnya ke aku." jawab Arum yang sebenarnya ingin menyudahi pembicaraan ini.

__ADS_1


"Mana mungkin mas sampaikan jauh-jauh hari, kenal Anggun saja belum sampai 1 minggu." jelas Arya tanpa di rekayasa karna memang seperti itu adanya


"Apa? 1 Minggu? Ndak Ndak, itu Ndak mungkin." timpal Arum tak percaya. Bagaimana orang yang baru dikenal 1 Minggu menyingkirkan posisi dia yang telah bertahun-tahun di sisi Arya. Astafirullah itu kan pikiran nya JD kemana-mana.


" Bukan hanya kamu yang tak percaya rum, hampir semua teman kampus tidak ada yang percaya, karna mereka pikir kita yang akan menikah." mulai ngelantur


"Aku jadi tertarik mas, bagaimana orang yang baru 1 Minggu mas kenal bisa langsung menggeser posisi aku yang bertahun-tahun disini?" mulai tingkat ke PD annya naik 😀😜


"Kamu ingat kan saat mas bercerita ingin mendirikan sekolah dikampung kita ini agar anak-anak tetap bisa sekolah?"


🤔🤔🤔

__ADS_1


mohon maaf autho up sampai disini dulu karna ada tugas lain yang menanti


happy reading 🥰🥰


__ADS_2