IKHLASKAN DUA RATUS RIBU MALAH JADI MILYADER

IKHLASKAN DUA RATUS RIBU MALAH JADI MILYADER
Tanggung Jawab


__ADS_3

Ketika dia melihat-lihat lukisan dia melihat sebuah foto keluarga yang terpajang di sana ,, dan dia merasa pernah bertemu dengan salah satu gadis di foto itu.


“atuan mari Tuan besar sudah menunggu” ucap sang petugas itu membuyarkan lamunan Teguh


“ah iya terimakasih” Teguh pun berjalan ke arah perjamuan itu.


Ketika Teguh tiba diruangan itu dia terperana kaget karena sudah banyak orang disana semua berpenampilan rapi seperti pejabat tinggi.


Teguh gak bisa menyangka sebelumnya mengapa dia bisa ada disini seperti di film-film atau novel-novel benar-benar membuatnya syok, tak lama di hampriri Pa Wicak karena sendari tadi menunggunya “selamat datang Tuan silahkan” ucap Pa Wicak


Teguh hanya mengangguk mulai berjalan ,  dan Clara yang sendari tadi mengobrol asik dengan tamu ayahnya seketika mendengar itu melihat ke arah suara itu dan dia melihat Wicak bersama seorang pemuda yang sederhana dan tampan ,, dia serasa pernah bertemu denganya .


Clara mengungat kembali dan tak lama untuk dia menemukan ingatanya ,, ternyata dia Teguh pemuda yang menolongnya dia sangat merasa senang dan memegang tangan atahnya.


“ada apa sayang?” tanya Brian pada anaknya sembri melihat Teguh mendekat


“ituuu Teguh yah” Ucap Clara dan Brian hanya membalas dengan anggukan dia sudah tau karena ketika Clara menceritakanya dia langsung melakukan Penyelidikan makanya dia diam tidak membaeri tau Putrinya sebagai kejutan.


“selamat datang Teguh Waluyo” ucap Brian selaya Berdiri dan berjalan menghampiri Teguh dan bejabat tangan , semua yang melihat itu ikut berdiri dan ikut berjabat tangan, Brian membinging Teguh untuk duduk di samping Brian sebelah kanan sedangkan sebelah kiri adalah Clara.


Teguh merasa gugup kan grogi kemudian keluar keringat yang deras, Brian pun tau akan perasaan Teguih “ kamu santai saja” ucap Brian


‘emm baik” balas Teguh


Karena semua sudah datang Brian pun memulai acara perjamuan, sedangakn Teguh dan Clara sama-sama kaget karena gak nyangka mereka akan bertemu lagi.


“baik karena semua sudah hadir pertama saya mengucapkan terimakasih………” Brian pun mengucapkan rasa terimakasih kepada semua orang yang sudah datang memenuhi undanganya


“mungkin disini anda semua baru melihat pemuda disamping saya, dia adaah Teguh waluyo…………..” kemudian Brian menjelaskan awal pertemuan mereka ,, para tamu yang mendengar itu merasa Teguh benar-benar pemuda luar biasa dia menyelamatkan orang lain tanpa pamrih dan tidak memandang dirinya sendiri mereka semua kagum atas apa yang di lakukan Teguh.


“dan saya juga tidak menyangka Teguh menjadi salah satu anak buah manager Amalia, mungkin sebagian dari kalian sudah pernah melihat Teguh bagaimana dia memimpin sebuah Tugas rapat direksi akan masalah yang menimpa salah satu perusahaan di waktu itu”.


Pernyataan Brian mulai mengingatkan sebagian orang yang mengikuti rapat itu, iya benar itu adalah orang yang sama luar biasa ,dia adalah lulusan SMK itu , semua orang mulai berbicang akan prestasi Teguh.


“dan tujuan saya mengundah Teguh juga karena mau mengucapkan terimakasih atas pertolongan Teguh kepada saya dan membantu salah satu anak perusahaan di bawah manager Amalia dan juga sudah menyelamatkan anak saya” lanjut Brian mengutarakan niatnya dan semua orang kaget mendengar itu mereka mendengar bahwa Clara di permalukan dan hampir di pukul kelvin tetapi mereka baru mengetahui jika itu adalah Teguh yang melakukanya.


“dan saya atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih banyak kepada Teguh dan mulai dari sekarang dia masuk dalam bagian keluarga Wiratama” pernyataan Brian membuat semua orang kaget mereka juga tidak bisa menyangkal biar bagaimanapun mereka hanya anak buahnya dan Teguh masih muda dan atas apa prestasinya dia pantas menerima ini.


Mereka semua bertepuk tangan menandakan mereka sangat antusias mereka iningn menjalin hubungan lebih dekat dengan Teguh.


“baik itu saja yang perlu saya sampaikan silahkan menikmati yang sudah kami sediakan” itu adalah ucapan yang terahir dari Brian menutup pidatonya , dan disana Teguh masih terdiam karena kaget mendengar pernyataan Brian membuat kepalanya berdengung.


“Guh kenapa kamu diam saja” ucap Brian menyadarkan Teguh

__ADS_1


“ah gapap maaf apa ini gak terlalu berlebihan” ucap teguh seraya berkata dengan bingung


“saya udah pernah menjalaskan kepada kamu, Clara temani Teguh, ayah mau berbincang dengan para tamu” ucap Brian kepada Clara


Seperginya Brian Clara pun mendekat ke arah Teguh


“Guh makasih ya waktu itu, aku gak nyangka kita ketemu lagi, dan kamu adalah orang yang sama dengan yang di ceritakan ayah” ucap teguh kepada Clara


“ahh iya sama-sama aku juga gak nyangka, gimana kabar kamu?’ tanya Teguh kepada Clara


“aku merasa lebih baik sekarang “ jawab Clara dengan tersenyum kembali ketemu superheronya


“ah gimana kita pergi ke pinggir kolam rasanya lebih nyaman” ajak Clara kepada Teguh karena dia ingin berbicara berdua untuk mengenal lebih dekat.


“baik ayok” jawab Teguh membuat Clara tersenyum sumringah mereka pun pergi dengan Teguh mendorong kursi roda Clara


Dengan arahan dari clara merekapun tiba di Pinggir kolam renang yang sangat nyaman karena di kelilingi sebuah taman  mereka pun berinisiatif duduk di kursi penggir kolam, Teguh pun membantu Clara pindah dari kursi rodanya.


“terimakasih Guh” ucap Clara karena dia meranya nyaman dengan perlakuan teguh karena baru kali ini dia merasakan perlakuan dari lawan jensinya dengan hangat seperti itu, sebelumnya dengan Kelvin dia merasa bahwa kelvin melakukanya dengan setengah-setengah.


“iya sama-sama” jawab Teguh


“eh mau makan apa biar meminta pelayan antar kesini” ujar Clara


Lalu Clarapun memanggil pelayan untuk memintanya membawakan kemari


Tak lama pelayan pun datang menyajikan yang di minta


“emm Guh aku boleh tanya tentang kamu gak” tanya Clara membuka obrolan


“iya silahkan” Teguh menjawab dengan memandang langit memikirkan keluarganya di kampung mereka sedang apa ………………..


“eh maaf guh boleh tau gak tempat asal kamu gimana pasti nyaman disana gada polusi dan pasti sejuk” tanya Clara kareena sebenarnya dia ingin menanyakan perasaanya tapi rasa terlalu cepat


“ya begitulah , tapi jauh dari pusat perbelanjaan dan taman bermain keseharian kita ya ke kebun hehe” ujar Teguh dengan  hati penuh mengingat Orangtuanya di kampung, mereka pun memulai obrolan yang entah kemana arahnya.


Clara sangat nyaman karena baru ini dia merasakan seperti ini menjalin komunikasi dengan orang lain yang humbel.


Tak terasa mereka berbincang sangat lam hingga larut , kemudian datang Brian dan Wicak


“ehem” dehem Brian mengentiakn obrolan mereka


“eh ayah ko kesini tamunya gimana “ tanya Clara , Teguh pun kaget kedatangan mereka

__ADS_1


“kamu ini gak sadar mereka sudah pada pulang” ucap Brian dengan tertawa diikyti Wicak juga ikut tertawa


“lah ko aku gak tau” jawab Clara dengan bingung karena dia terlalu asik mengobrol dengan Teguh


“hemm kamu asik sendiri dengan Teguh “ mendengar jawaban itu membuat muka Clara jadi merah karena tersipu malu.


Teguh yang mendengar itu pun dia juga tidak sadar sudah mengobrol begitu lama dengan Clara


“ya sudah mari masuk ada yang perlu di sampaikan” ucap Brian dengan mengajak mereka masuk, merekapun masuk mengikuti Brian dan tiba di ruang keluarga.


“ayah mau menyampaikan apa?” tanya clara penasaran


Lalu Brian melihat ke arah Teguh


“Guh saya gak nyangka kamu orang yang sama dengan yang menyelamatkan Clara sekali lagi saya berteimakasih” Ucap Brian membuka obrolan


“ah sama-sama kita emamg harus saling menolong” jawab teguh dengan gugup pasti setelah ini ada lagi, dan benar saja Wicak mengeluarkan sebuah map Coklat


“Guh pasti kamu ingat dengan apa yang saya bicarakan waktu itu” Brian mencoba mengingkatkan kembali Teguh setelah persentasinya


“ jadi saya sudah menyiapkan semuanya kamu juga sudah saya daftarkan di Universitas Pratama Internasional” itu adalah salah satu universitas milik keluarga wiratama


“dan saya sudah menyipakan posisi kamu untuk mulai belajar di perusahaan “ lanjut Brian dengan serius


“maaf pa saya masih bingung apa itu tidak terlalu cepat” balas Teguh


“tenang saja kamu akan di dampingi Pa Wicak dan kamu juga punya asisten nantinya dia masih di luar negeri “ lanjut Brian


Teguh berfikir yang benar saja masa asisten lebih hebat dari Bosnya pikirnya Teguh


‘”mulai minggu depan kamu mulai masuk kuliah dan semuanya sudah siap pemimndahan jabatan kamu, dan saya tau kamu gak mau orang-orang pada tau makanya sudah saya siapkan” lanjut Brian


Benar saja apa yang difikirkan Teguh dia tidak mau orang-orang mengetahuinya dia ingin terlihat seperti orang biasa ,, dia juga berfikir bagaimana caranya membagi waktu kuliah dan kerjaan


Wicak pun memberikan sebuah berkas tas pemindahan beberapa perusahaan untuk di kelola Tegu, melihat berkas itu di tercengang ini terlalu berlebihan


“pa maaf ini berlebihan saya gak bisa begitu saja terima ini saya harus mulai dari bawah” Pernyataan Teguh semakinmembuat Brian yakin akan keputusanya


“kamu tenang saja kan banyak karyawan disana kamu hanya perlu mengawasi mereka terlebih dahulu dan belajar pelan pelan” timpal Brian


“iya Guh kamu pasti bisa kok ,kamu orang baik dan berkompeten” lanjut Clara menyemangati Teguh


Setelah berfikir dan mempertimbangkannya karena di juga ingin kuliah dan dia bertekad untuk membalas kebaikan keluarga Brian atas kebaikanya dia pun menyetujui permintaan tersebut untuk mengemban tanggung jawab………..

__ADS_1


__ADS_2