
Tidak berasa Teguh sudah bekerja sudah hampir 2 minggu lamanya, di bekerja dengan bagus. Ya walaupub seperti biasa penuh dengan cobaan dengan ejekan dan celotehan, tetapi Teguh tetap sabar dan ikhlas menjalaninya.
Dia tau cari kerjaan gak mudah jadi bagaimana caranya dia tetap mempertahankan kerjaanya degan gigih dan tekun.
Di kantor pa Brian…………
“ Tuan saya ada kabar bagus “ ucap asisteb pa Brian di ruangan pa Brian “ Apa itu?’ jawab pa Brian selagi main Ponselnya , Wicak pun menyodorkan ponsel yang ada foto pemuda yang dia cari kepada Brian “ini kan yang anda cari tuan” ucap wicak , Brian pun mengambil ponsel tersebut “ iya benar dia Teguh,, dia dimana?” jawab brian dengan sangat gembira.
“sabar tuan dia tidak jauh dari tuan” jawab wicak dengan santai “ maksud kamu “ iya dia sekarang bekerja di mall anak perusahaan tuan dia bagian administrasi”,, bagus sudah berapa lama dia disana “ sekitar dua minggu tuan “ jawab wicak,, “dan menurut pemantuan pemudaa itu hebat tuan” jawab wicak dengan penuh rasa haru dan bangga “maksud kamu gimana cak” tanya Brian .
“Iya dia cekatan dan bisa di andalkan walaupun lulusan smk gak kalah sama sarjana tuan, kerjanya bagus bisa di andalkan” jawab wicak dengan bangga tanpa mengurangi rasa hormat.
“ bagus kalau begitu pantau dia terus” lanjut Brian dengan penuh senyuman “clara bentar lagi kamu akan bertemu dia” gumam brian dalam hati.
“ kalau begitu saya permisi tuan “ ucap Wicak ingin keluar ruangan tersebut “ bentar saya minta tolong kamu hubungi manager di sana, kasih dia kerjaan yang bukan semestinya dia kerjaan yang mana itu seharusnya di kerjakan manager, dan kasih tau manager kasih Teguh bonus 20 juta dulu kalau kerjaanya sempurna saya yang akan kasih dia bonus” ucap Brian dengan tangan di belakang kepala dan menyandar di kursi kebesaranya “dan satu lagi naikan gajinya 2x lipat tapi seetelah tugasnya selesai” imbuh brian,,,,
__ADS_1
“baik tuan siap laksanakan” ucap wicak sambil keluar pintu ruang kerja pa Brian
“ ini belum apa-apa Guh terimakasih semuanya guh” Brian terus senyum dan memiliki banyak rencana setelah penantian dua minggu.
Di kantor Teguh…………………………..
“widih mantep rajin serius amat guh,,,” sapa Aryo teman teguh yang mejanya bersebrangan “hehe kalau ngerjain something harus serius yo heheh “ jawab teguh
“ yo lo gak jijik ngomong sama dia liat udah dua minggu penampilan masih gitu aja “ ucap lili
“ iya bener walaupun ganteng tapi penampilan gitu gitu aja tetep aja “ tambah lili dengan nada ketus . Teguh udah biasa dengar kaya gitu jadi di abaikan , sedangakn putri merasa kasihan dan kagum pada Teguh dia bener-benar bisa di andalkan dalam kerjaan. Aryo pun lanjut ngbrol rencana istirahat nanti sama Teguh. Tak lama kemudian Bu Amalia sang manager datang ke meja Teguh otomatis semua jadi diam dan fokus kerja , dan menghampiri Teguh.
“Baik bu , tapi ada apa ya bu?” jawab teguh dengan sedikit bingung, “sudah datang aja ada kerjaan tambahan” setelah mengatakan itu Bu Amalia pun meninggalkan ruangan itu. Setelah bu Amalia keluar Aryo, Tomi , Rio dan yang lain langsung menyerbu Teguh “ ada apa Guh, lo gak buat masalah kan?” tanya Rio dan yang lain mencecar teguh.
“aduh gak tau , aku juga bingung “ jawab Teguh “udah nanti aja tanyanya setelah dia dari sana kita fokus kerja dulu” ucap putri akhirnya semua kembali duduk dan fokus kerja nya .
__ADS_1
Jam istirahat pun tiba Teguh langsung menuju ruang kerja sang manager
Tok tok….. terdengar ketokan pintu “ masuk” ucap sang manager dan melihat teguh membuka pintu “masuk guh duduk” teguh pun masuk “baik bu” Teguh pun duduk “maaf bu ada apa ya memanggil saya, saya gak akan di pecat kan bu?” tanya Teguh dengan gugup.
Sang manager pun tersenyum melihat tingkah laku Teguh “kamu tu kerjanya bagus bahkan lebih bagus dari karyawan sebelumnya walaupun kamu baru dan lulusan SMK” jawab Bu Amalia dia pun menyodorkan beberapa berkas kepada Teguh . Teguh pun menerima berkas itu.
“ Bu maaf ini apa bu” tanya teguh dengan memperhatikan map berkas tersebut, “ini kerjaan tambahan buat kamu di dalamnya ada Proyek dan Target masing-masing Vendor , saya minta kamu bantu untuk mengerjakan rencana untuk mewujudkan itu” dan di lanjut Bu Amalia menjelaskan detail tugasnya , “bu maaf kenapa kepada saya ibu minta tolong, kan masih banyak yang lebih senior dan pengalaman dari saya, dan ini di luar batas saya, saya gak pernah merasakan kuliah apa lagi bagian perencanaan pemasaran” jawab teguh dengan tidak percaya diri “ tidak ada penolakan coba kerjakan saja dulu , jika kamu berhasil sesuai yang di harapkan kamu akan dapat bonus, saya yakin kamu bisa , 3 hari cuckup ya “ ucap sang manager dengan santai.
Setelah itu seperti tidak ada hal lagi teguh pun memutuskan untuk pamit dan keluar ruangan sang manager. Tak lama manager menelfon seseorang “ hallo pa wicak tugas anda sudah saya kerjakan sesuai keinginan Tuan besar “ …….”bagus terus pantau” jawab pa wicak, iya orang yang memberi tugas sebenarnya pa wicak atas permintaan tuan besar.
Teguh pun kembali kemeja kerjanya dengan muka lesu, dan ternyata teman-temanya menunggunya, Teguh berjalan sambil memperhatikan berkas yang ada di tanganya “ woy muka lo kenapa kusut gitu guh” tanya Rio “paling habsi kena marah Bu Amalia kerjaan gak beres kerjaanya di balikin liat tu bawa berkas” timbrung lili dengan mengejek,, Teguh gak peduli dan duduk megangi kepalanya.
“mas Rio ini tugas tambahan dari bu Amalia buat saya dan harus selesai tiga hari “ ucap Teguh ke Rio ,, Rio pun membuka berkas itu matanya langsung meloto tak percaya , Tomi , Aryo pun bingung “ ada apa Rio” tanya Tomi “ ini harusnya kerjaan manager di kasih ke Teguh” jawab Rio dengan Rasa kagum.
Sontak yang mendengar itu mendekat banyak yang bertanya-tanya kenapa bisa gitu , putri pun tikut mendekat ke Teguh “ Guh lo di kasih tugas itu berarti Bu Amalia tau kamu bisa” ucap Putri dengan kagum dan sepeertinya dia mulai suka ke Teguh.
__ADS_1
“bener guh bener yang di omongin Putri tadi lo percaya pasti bisa” jawab Tomi dan yang lain teguh pun kembali memandang berkas itu dengan rasa yang kurang percaya “baik lah aku coba” mendengar itu Rio dan kawan kawan pun senang , lain halnya dengan geng lili sofi yang mencibir, “dia pasti jadi simpanan manager pantas dia dapet kerjaan itu” “kalau gak dia nyuap” lanjut salah satu teman lili.
“ya udah ayo kita makan dulu ajak Rio” semua pun mengangguk mereka ke rumah makan sederhana.