
Pagi hari libur kerja Teguh sedang duduk santai di rumah sambi menikmati kopi dan meminkan ponselnya, dia melihat lihat pakaian dan jam tangan yang bagus.
Teguh memeang punya keinginan untuk memperbaiki penampilanya karena dia merasa ketika pulang kampung harus ada sebuah perubahan, terus dia memikirkan rencananya setelah gajian .
Teguh terus menggulirkan ponselnya , kemudian dia melihat pesan yang tempo hari itu iya baru teringat kalu dia itu punya uang, tak di sadari ternyata Aya sudah berdiri di sampingya.
Sontak membuat teguh kaget “sejak kapan kamu disini” Tanya Teguh
“ hemmm dari tadi lo aja yang gak sadar hahah” jawab Aya sambil terkekeh, “lo libur kan temenin gua yuk cari buku ke mall “ lanjut Ayam sambil memperlihatkan senyumnya.
Teguh pun berfikir sejeknak dia juga ingin membeli sesuatu di mall akhrinya Teguh menerima ajakan Aya ,,, akhirnya pun mereka pergi ke mall dengan naik taksi onile.
“bang beli buku dulu abis itu kita jalan-jalan” celoteh Aya ketika masuk kemall,, sebenarnya Teguh gak PD masuk mall dengan sandal jepit jan kaos sangat biasa bahkan gambarnya sudah terkelupas
“eh hiya ayo mau cari buku apa” Tanya Teguh Ke Aya ,, “buku pelajaran kampus” merekan masuk ke toko buku setelah mereka lumayan lama mencari buku itu akhirnya ketemu, merekapun bergegas membayar ke kasir.
“setelah ini kita mau kemana, mumpung disini lo gak mau beli sesuatu” Tanya Aya ke Teguh sambil membawa plastic bukunya, Teguh pun kepikiran buat beli baju kerja tas jam dan sepatu “ emmm sebenere aku ingin beli beberapa baju kerja sih sama sepatu, tapi beli di toko ajalah disini mahala-mahal” jawab Teguh dengan menggaruk kepalanya.
“ya udah kita liat-liat dulu aja keasana” jawab Aya sambil menarik tangan Teguh menuju ke sebuah merek setelan pria yang lumayan terkenal “Vuttion” . Teguh melihat baju dan setelan disana matanya berbinar binar dan kagum
“selamat datang tuan nyonya , saya Yasmin Pramuniaga disini ,ada yang bisa saya bantu” Tanya pegawai toko itu dengan penuh sopan “iya ini teman saya sedang cari setelan jadi mau lihat-lihat dulu” jawab Aya ke pegawai itu “ mari saya antar” mereka pun masuk ke dalam dan di ajak keliling ole pegawai itu, sekali lagi Teguh di buat kagum dengan baju-baju itu , tetapi yang tak kalah membuatnya terkejut adalah harganya mencapai jutaan.
__ADS_1
Ketika mereka sedang asik melihat-lihat dan di jelaskan gambar produk oleh yang pegawai tiba-tiba mereka mendengarkan seseorang berbicara “ pantes gimana mau dapat pembeli yang dia bawa masuk aja sampah” ucap pegawai toko lainya namun mereka menghiraukanya .
Tiba-tiba mata Teguh tertuju pada setelan baju kerja yang dikiranya sangat pas untuknya, “maaf mba saya boleh melihat itu” Tanya Teguh seraya menunjuk kepakaian itu, pegawai itu pun mengangguk dan mengambilkanya “tuan tidak salah menilai setelan ini memang salah satu produk exsclusiv di toko kami” Teguh pun di buat kagum di buatnya “ berapa harganya” Aya pun memberanikan bertanya siapa tau dia bisa meminjami Teguh.
“ini satu Stel harganya delapan Juta Rupiah “ setelah mendengar harganya Aya dan Teguh melongo “tetapi ada cashback sebesar tiga ratus ribu, berarti anda perlu membayar tujuh juta tuju rabtus ribu” lanjut sang pegawai.
Teguh pun kagum tidak heran jika memang harganya semahal itu merk juga terkenal, Teguh pun mulai menyentuh pakaian itu “lupakan aja Guh harganya mahal” celoteh Aya dengan rasa heran Teguh malah memegang baju itu.
“percuma kamu melihatkan setelan itu meraka gak bakal membelinya buang-buang waktu aja” tiba-tiba denger suara itu lantas mereka menoleh ke sumbernya ternyata itu suara, ternyata karyawan sama seperti Yasmin yang baru saja pamer telah berhasil menjual produknya.
“percuma orang miskin kaya mereka gak mampu beli” imbuhnya pegawai itu memandang Teguh Yasmin dan Aya.
“percuma melayani, liat aja penampilanya, sepatu ada gak punya” ujar pegawi itu lagi sambil melihat penampilan Teguh dan meilirik ke Aya “Guh pergi aja yuk, maaf ya mba kami udah membuat kamu di marahi” ucap Aya ke teguh dan minta maaf ke Yasmin.
Yasmin begitu sering di cemooh dan di rendahkan oleh rekanya itu karena selalu membiarkan dan melayani siapapun yang masuk, Teguh melihat ke Yasmin yang matanya sudah berkaca-kaca tak tega melihatnya karena di begitu baik “ aku akan beli pakaian ini” ucapan Teguh sontak membuat kaget mereka.
“hai miskin jangan becanda itu harganya jutaan, sepatu ratusan ribu aja gak punya” ucapnya rekan Yasmin dengan penuh merendahkan “ mba Yasmin tolong bungkus saya akan bayar” mendengar itu Yasmin langsung senyum kembira dan juga kebingungan, tadinya dia pasrah dan tidak berharap Teguh akan membelinya “lo serius guh” Tanya Aya dengan tatapan bingung kepada Teguh “iya aku serium, mba bungkus” jawab Teguh sambil meminta tolong di bungkuskan.
“ah baik tuan silahkan kita ke kasir” jawab Yasmin yang masih bingung gak menyangka akan dapat pelanggan besar dia pasti dapat bonus besar “kita liat lo mampu bayar apa karena Cuma pura-pura biar ga tambah malu” celetuk rekan kerja Yasmin.
Aya pun bingung dia menghitung-hitung uang tabunganya untu membantu membayar Teguh, mereka berjalan kearah kasir “tuan totalnya tujuh juta tujuh ratus ribu, mau bayar cash atau kartu” Tanya kasir kepada Teguh.
__ADS_1
Teguh mengeluarkan kartunya dan memberikan kartu kepada sang kasir, “guh lo punya uang sebanyak itu, gua bisa bantu” Tanya Aya ke Teguh dengan cemas “tenang saja aku ada” jawab santai Teguh.
Disii lain Yasmin dan rekanya masih cemas apakah akan bisa di bayar atau tidak, jika tidak bisa membayar otomatis rekan Yasmin akan tambah mengolok dan mencemooh mereka “silah kan Pin nya tuan” Teguh pun menekan pin itu untuk membayar.
Tak lama muncul struk pembayaran “pembayaran berhasil tuan ini bajunya, terima kasih telah berbelanja di toko kami” Ucap sang kasir , dan itu membuat Yasmin Aya dan rekan Yasmin kaget.
“ok terima kasih , saya suka pelayanan toko ini pasti saya kembali” jawab Teguh sambil senyum kepada gadis itu Yasmin, “terima kasih tuan terima kasih saya senang melayani anda” ucap Yasmin kepada Teguh dan Aya “aya ayo pulang”.
Aya keluar toko itu masih dalam keadaan bingnung “guh lo punya uang sebanyak itu? Kan belum gajian lo kerja belum sebulan” Tanya Aya dengan penasaran kepada Teguh “rezeki udah ada yang ngatur jawab teguh dengan santai” mereka pun lanjut berjalan “makan dulu yuk laper aku yang bayar “ ucap Aya kepada Teguh “emmm ok baiklah ayok” jawab Teguh dan mereka berjalan sembari melihat-lihat sekitar.
Dia pun teringat ingin memberikan seuatu kepada Putri, dia perfikir apa yang akan dia belikan, tak lama matanya tertuju pada sebuah alroji mewah lantas di berhenti “kenapa Guh” Tanya Aya karena di bingung kenapa tiba-tiba berhenti.
“ kesana dulu yuk liat jam itu” Aya pun mengangguk mereka berjalan menuju arloji yang pi pamerkan di toko itu.
“silahkan ada yang bisa saya bantu” Tanya pegawai toko itu dengan ramah “saya mau lihat itu” jawab Teguh sambil menunjukan kearah jam tangan itu, dengan anggukan pelayan itu mereka menuju jam itu dan pelayan itu mengambilkan jamnya.
Aya yang melihat jam itu sangat kamu dan menyukainya “bagus banget Guh, kamu mau bli ini buat siapa” Tanya Aya kepada Teguh dengan pensaran, “buat rekan kerja ku dia baik dan sering bantuin aku” setelah menjawab Aya , dia kembali mengamati jam tangan itu “beruntung ya teman kerja lo” ujar Aya dan hanya di balas senyuman oleh Teguh .
“berapa harganya” Tanya teguh ke pelayan itu “ini 3 juta tuan “ teguh mendengar itu gak heran hargnya lumayan karena bagus “baik bungkus aku bayar” jawab Teguh ke pelayan itu,
Setelah membayar jam itu Teguh dan Aya lanjut makan dan kemudian pulang, banyak perbincangan selama perjlanan di antara mereka.
__ADS_1