
Setelah istirahat, solat dan makan ternyata waktu sudah menunjukan jam 19.30 WIB mereka semua berkumpul di lapangan untuk kegiatan lomba persami dan keliling pos.
Seusai acara pemberian motivasi yang telah diadakan, mereka pun mulai dengan perlombaan yel - yel dari setiap kelompok. Kebetulan sekolah SMK Karin dan SMK Bagas di satukan. Ada 12 kelompok, 7 kelompok siswi dan 5 kelompok siswa, disetiap kelompok ada 8 orang peserta.
Ketika kelompok Karin sedang mempertunjukan yel - yel nya Bagas melihat Karin yang tersenyum kepadanya, Fitri yang duduk di samping Bagas cemburu dan cemberut.
" Nah gitu dong, senyum kalo liat aku, walaupun banyak orang, gak usah bilang malu buat senyumin aku, aku udah bahagia banget tau gak Rin." Gumam Bagas senang.
" Senyum terus Gas, aku cemburu nih." Ucap Fitri.
" Pake cemburu segala, memangnya kenapa gak boleh ya senyum, tau gak, senyumlah sebelum dilarang Fit." Ucap Bagas meledek.
" Kamu itu ya, katanya gak pacaran sama Karin, tapi kok kayak orang lagi pacaran, wajar dong kalo aku cemburu, aku kan suka sama kamu Gas." Ucap Fitri sambil berbisik.
" Maafin aku Fit." Ucap Bagas.
Semakin malam suasana semakin hangat, kekompakan dan kebersamaan sangat meresap. Setelah acara yel - yel selesai. Yel - yel yang menjadi juara akan diumumkan besok setelah olah raga pagi.
Acara selanjutnya yaitu keliling pos - pos, ada 7 pos yang harus dilewati setiap kelompok, pos 1 di kelas 10 c di bawah dekat lapangan , pos ke 2 dekat ruang guru dilantai 1, pos ke 3 dekat kantin di lantai 3, pos ke 4 kelas atas 12 b lantai 2 , pos ke 5 di perpustakaan dilantai 3, pos ke 6 di dekat parkiran, pos ke 7 terakhir di lapangan.
Dalam setiap pos akan ada pertanyaan - pertanyaan tentang pramuka dan pelajaran disekolah. Acara pun dimulai, menentukan pos dan kelompoknya di kocok secara acak, kelompok Karin ( kelompok no 9 ) peserta mereka Hanin, Karin, Sinta, Gia, Dewi, Rini, Citra dan Kinan. Ketika mereka kocok mereka mendapatkan pos yang pertama yaitu pos no 5, 3, 6, 2, 1, 4 dan 7, mereka menunju ke pos 5 Tapi mereka tidak tau letaknya di sebelah mana, mereka pun mencarinya.
" Hanin, kamu tau gak dimana tempatnya." Tanya Karin.
" Mana saya tau Rin, kamu mau pegang senter gak, pokoknya paling depan, ditengah sama belakang yang pegang senter ya." Ucap Hanin.
" Aku gak mau dibelakang ya." Ucap Sinta, Karin dan Kinan bersamaan.
" Ya udah dibelakang kamu ya Gia." Pinta Hanin.
" Waduh, kalian ya, kan aku penakut kenapa aku yang di suruh dibelakang, ya udah sini senternya." Ucap Gia sambil cemberut.
__ADS_1
Mereka pun mencari pos 5, setelah muter di lapangan, mereka naik ke atas lantai 2, mereka tidak menemukannya.
" Eh bentar Rin, kamu tadi denger gak Bagas sama Andre bukannya mereka lagi beres - beres di perpus, mungkin gak ya pos 5 disana ?." Tanya Sinta.
" Bisa jadi Sin, yuk Nin coba kita naik ke lantai 3 di perpus." Ajak Karin.
" Yuk semuanya kita kesana." Ucap Hanin.
" Sin, berasa horor gak, ni lampu kenapa pake di matiin coba sebagian, aku kan takut banget, Sin gantian yuk, kamu sekarang di belakang." Pinta Gia.
" Gak mau, aku takut, suruh Dewi atau Kinan napa ah." Ucap Sinta.
" Udah nanti aku deh yang di belakang, tanggung tuh depan udah perpus." Ucap Dewi.
Mereka pun melihat di kertas yang ditempel di pintu perpus, ternyata benar pos 5 ada diperpustakaan. Mereka masuk dan membuka sepatu mereka. Karin terkejut karena disana ada Bagas, Fitri dan Okta. Setelah mereka memberi salam, akhirnya Fitri berbicara dan memberi pertanyaan kepada mereka. Bagas hanya memperhatikan Karin, yang terlihat sudah mulai ngantuk dan kelelahan.
" Adapun prinsip 4 H coba sebutkan ?." Tanya Fitri.
" Health, Happinness, Helpfulness, Handicraft." Jawab karin.
" Rin, dibacanya nanti ya setelah kamu keluar dari sini." Ucap Bagas berbisik.
" Iya, Gas, makasih ya." Ucap Karin.
" Hati - hati ya Rin." Ucap Bagas
" Iya Gas." Ucap Karin
Merekapun memakai sepatu mereka, dan keluar dari perpustakaan, lalu sebelum melanjutkan perjalanan ke pos yang lain, Karin membuka secarik kertas yang diberikan Bagas. Ternyata di dalamnya Bagas menulis letak pos - pos yang akan dilewati Karin. Karin pun senang karena tidak perlu mencari letak pos - pos yang mereka akan tuju.
" Nin kemana lagi ?." Tanya Karin.
__ADS_1
" Pos 3 Rin, kemana lagi ya?." Ucap Hanin.
" Coba ke kantin yuk, kali aja ada pos 3, biar kita gak naik turun." Ucap Karin.
Saat Karin dan teman - temannya jalan ke arah kantin, Fitri dan Bagas membicarakan Karin.
" Gas, aku mau tanya, jawab jujur ya, mau enak atau gak enak yang penting jujur?." Ucap Fitri.
" Kenapa Fit, mau tanyain Karin lagi ?!, Gini Fit, maaf sebelumnya, Aku sama Karin sampai saat ini tuh temenan, kalo memang ada yang ngerasa kita itu kayak pacaran mungkin itu aku, karena aku ke Karin itu sayang banget, udah ya, jangan tanyain itu lagi, tuh udah ada anggota yang mau masuk lagi." Ucap Bagas dengan dingin.
Kelompok Karin seneng banget karena pos 3 itu ternyata ada di kantin.
" Hei, itu pos 3, Karin bener banget, gak usah pusing - pusing nyari pos lanjutan, nanti tanya dia lagi ya kalo mau ke pos lanjutan." Ucap Gia.
Kakak pembina disana Indra, Indah dan Tedi. Ternyata bukan mereka saja yang ada disana, ada 2 kelompok putra dan putri, mereka kelompok ke 3. Karin kaget ternyata ada Tedi, Tedi adalah kakak kelas Karin yang suka sama Karin, dan pernah Karin tolak.
" Sin, bukannya kak Tedi gak bakalan ikut kata Andre, memangnya tadi kamu liat dia waktu kita upacara ?." Tanya Karin berbisik.
" Andre bilangnya gitu, tapi kenapa dia nongol ya, aku kayaknya gak liat dia deh, apa dia datangnya telat ya, dia kan suka bikin rusuh." Ucap Sinta.
" Nah itu dia, dari pertama aku tolak sampe sekarang, dia itu kayaknya gimana gitu sama aku, aku gak ngerasa nyaman kalo liat dia." Ucap Karin.
" Moga aja dia gak macem - macem ya Rin, padahal kamu nolak dia juga baik - baik, tapi kenapa dia kayak gak nerima gitu ya Rin." Ucap Sinta sedikit marah.
Tedi melihat Karin dan Sinta dengan senyum tipisnya seolah - olah ingin melakukan sesuatu kepada mereka.
__ADS_1
" Sudah biarin dah, dia lagi liatin kita berdua Sin, dah diem dulu." Ucap Karin.
BERSAMBUNG....