Indentity

Indentity
bab 3


__ADS_3

lubangan menganga di langit jelas tepat di depan mereka. lubangan hitam dengan penuh kilat kilat petir kecil, seperti lorong waktu. melihat itu ke empat orang tersebut bergegas untuk mencari tahu. mereka mengikuti arah dan dimana lubangan hitam itu berada. dipenuhi dengan kekacauan yang terjadi di kota mereka. apa mereka berhalusinasi?


"jangan.." suara laki laki menghentikan langkah mereka. fokus mereka terhadap lubangan hitam itu teralihkan oleh sosok laki laki berisi yang mengenggam tangan ares.


"jangan dekati lubangan hitam itu.."


"memangnya kenapa?.." vulcan bertanya.


pria itu menujuk ke arah depan, seorang laki laki tetapi aneh. ia memliki sebagian tubuh seperti kuda. melihat dari kejauhan empat orang itu menganga melihat penampakan ada di depan mereka.


" itu.." vulcan syok.


diana dan venus saling bertatapan. sedangkan ares dan laki laki itu menatap makhluk aneh itu dengan seksama. mahkluk tersebut melihat ke arah ares dan yang lainnya, ia terkejut lalu segera melarikan diri melihat hal itu ares dan lainnya mencoba untuk mengejar tetapi satu hal aneh lainnya bermunculan. mahkluk laki laki setengah kuda itu lari menuju lubangan menganga.


" ikuti dia.. "


" tapi res ini bahaya.. "


" ini aneh, kota kita tiba tiba terserah bencana alam bahkan sampai 3 kali dan lihat, semua orang mati, kota ini mati, tapi anehnya kenapa kita masih ada? okey aku tahu kalau ini mungkin kesempatan yang dikasih sama semesta, tapi lihat ada mahkluk aneh, bukan cuman itu lubangan hitam itu, itu susah untuk dijelasin.." jawab ares.


"dan cuman kita aja yang hidup.." dilanjutkan oleh venus.


"kenapa cuman kita aja yang hidup, kita dikasih lihat lubangan menganga itu dan mahkluk aneh itu.." diana melanjutkan.


tiba tiba lubangan hitam itu terdengar riuh, mereka mendengar suara suara asing. suara yang keras dan seperti banyak sekali orang yang akan menuju arah mereka. ares dan yang lainnya terkejut. lagi dan lagiĀ  ada munculah mahkluk itu lagi, laki laki eengan sebagian yubuhnya adalah kuda. mahkluk itu berusah mendekati ares dan yang lainnya. lalu dengan sigap mereka segera mundur menjauh dari mahkluk aneh itu.


" tolong jangan takut.." mahkluk itu bisa bicara.


" beri hormat.. " makhluk itu menunduk, diikuti dengan beberapa mahkluk dan bentuknya sangat aneh.


" dewa ares.. "


" dewa vulcan.. "


" dewa apollo.. "

__ADS_1


" dewi diana.. "


" dewi venus.. "


satu persatu mendapat kehormatan dari mahkluk mahkluk ini.


" perkenalkan hamba, keturunan dari centaurus.. " sekali lagi mahkluk itu menundukkan hormat.


" dewa?! dewi?! " mereka sangat terkejut dengan ucapan makhluk ini, kenapa mereka bisa tahu nama dan bahkan dewa dan dewi, kita Tuhan atau apa. mereka saling bertatap tatapan. sebenarnya ada apa, apa mereka berhalusinasi, apa ini mimpi. semuanya terasa aneh dari bencana bahkan dewa dan dewi.


" mari ikut kami, kami akan memperkenalkan dunia yang layak bagi dewa dan dewi kami.." mahkluk berjenis centaurus ini memberi jalan begitu pula dengan mahkluk yang mengikuti centaurus.


" kak.." vulcan mengenggam tangan ares.


" kita ikuti aja.. "


" tapi aneh kak, aku takut.. "


" HEI, siapa tadi kamu?.." ares berbicara pada mahkluk itu.


"tolong beri kami waktu.." mendengar hal itu makhluk berjenis centaurus pun menghidar bersamaan dengan makhluk lainnya.


" kakak gak takut sama mereka.."


" kamu gak denger tadi, mereka panggil kita dewa dan dewi, jadi kesimpulannya kita ini Tuhan mereka.."


" kak ini aneh, ini bukan dongeng, ini bukan cerita anak anak waktu mereka mau tidur.."


" tapi kenyataannya seperti ini vulcan.." diana menjawab.


" ares benar, kita ikuti saja.." sambung diana.


" kak apollo, gimana kak? kakak takut kan? ini bukan dongeng kan, kakak gak percaya sama makhluk makhluk itu kan.." vulcan kini mengenggam laki laki berisi itu.


" vulcan kamu tenang dong, jangan panik gini.." venus mencoba menenangkan vulcan.

__ADS_1


"gimana gak panik venus, mereka itu aneh, ini bukan dongeng, atau jangan jangan mereka ngeprank kita.."


"vulcan gak mungkin mereka ngeprank, kita udah ngelewatin bencana sampai 3 kali, terus tiba tiba mereka dateng, pasti ada maksudnya. benar kata diana dan ares kita ikutin aja, siapa tahu ada petunjuk.." jawab venus menjelaskan.


setelah mereka berdiskusi, ares dan yang lainnya mencoba untuk mengikuti arah dan dunia yang dimaksud oleh makhluk berjenis centaurus ini. dengan segera mereka melewati lubangan hitam menganga dan terlihat bahwa di ujung lubangan tersebut ada bintik cerah. itu pasti jalan keluar atau mungkin ini yang dimaksud dunia baru bagi dewa dan dewi.


" tempat apa ini.." venus melihat sekelilingnya. banyak sekali makhluk makhluk aneh, tetapi ketika mereka melihat ares dan lainnya mereka menunduk hormat, seperti penyambutan raja dan ratu.


" silahkan dewa dan dewi untuk ikuti hamba, untuk mengenal tempat ini.." centaurus itu memberi jalan ke arah barat.


disana laut terbentang luas, keindahan ini bebar benar bisa dirasakan oleh ares dan lainnya. terlebih lagi mendengar nyanyian merdu dari ujung laut, terdengar sangat merdu bahkan vulcan, apollo dan ares terhanyut dalam nyanyian senandung lagu lagu irama itu.


" suara apa yang sangat merdu itu.." diana bertanya.


" suara dari siren, dua makhluk putri duyung dengan rambut panjang terurai, suara mereka memang paling merdu disini, mereka menjaga lautan ini dengan sangat baik, jadi bisa dilihat keindahan dan bahkan kecantikannya melebihi laut laut lain.." jawab sang centaurus.


" mari silahkan ke tempat selanjutnya.." centaurus berjalan di depan tanpa ragu, ares dan teman temannya melihat keindahan lautan yang dijaga oleh dua siren.


"tempat selanjutnya adalah, ini hutan api.." centaurus mempersilahkan kelima dewanya.


di hutan api ares dan lainnya sangat terkejut dengan seekor anjing yang sangat besar tubuhnya bahkan 2 kali lipat dari anjing biasa. ia sedsng berdiri dengan 3 kepala yang ada di tubuhnya, matanya sangat berapi api. pantas saja jika hutan api ini dijaga olehnya.


"ceberus, anjing kepala tiga menjadi penjaga di hutan api ini.." centaurus menjelaskan.


ketika melihat anjing berkepala 3 itu, vulcan mencoba untuk mendekati anjing besar tersebut tetapi langkahnya terhenti ketika venus menggenggam tangannya.


" lo gila..?" dengan mata terbelalak dia bertanya.


" anjing berjenis ceberus ini sangan tunduk dengan tuannya, ia adalah dewa vulcan seperti anjing biasanya ceberus juga begitu.." jelanya lagi.


vulcan mendekati anjing berkepala 3 itu. ia menatap ke enam mata anjing berjenis ceberus itu. lalu dengan segera, anjing itu tunduk pada dewa vulcan ia merendahkan tubuhnya, dan bahkan vulcan berani untuk membelai ketiga kepala anjing tersebut. vcan yang sedaritadi merengek untuk tidak ikut ke dunia lain ini tetapi sekarang ia lebih tenang.


seraya berjalan menuju ke tempat selanjutnya centaurus banyak bercerita dan memberi apa saja yang terjadi di dunia ini.


" kalian akan bertemu dengan raja zeus disana.." centaurus memberi jalan, lalu mempersilahkan ares dan teman temannya memasuki istana yang bahkan 2 kali lipat lebih besar dari cerita dongeng dan istana yang pangeran dan putri tinggali.

__ADS_1


gerbang besar terbuka dengan sangat lebar. disana ares dan teman temannya melihat raja zeus yang sedang duduk di kursi raja dengan tersenyum melihat kedatangan ares dan teman temannya.


__ADS_2