
" APA?!.."
" bagaimana bisa mereka semua dihabisi oleh makhluk makhluk gila itu.."
" tapi itu benar adanya tuan, saya bisa selamat berkat raja zeus.."
" adakah caranya menemukan darah suci dari pegasus untuk menyembuhkan anak Ellianor.."
" medusa.."
" medusa?!.."
" kau gila menyuruh kami untuk datang ke medusa.."
" memang ada apa dengan medusa.."
" ratu ular pantas saja jika semua pegasus mati karnanya sebab dia akan membunuh seluruh pegasus hanya untuk kecantikan.."
" waw.."
" aku jadi ingin melihat wajahnya, memang secantik apa dia dengan meminum darah suci pegasus.."
" sangat cantik, aku tahu ini gila tapi dia benar benar cantik.."
" tapi tenang saja dewa dan dewi, semua pegasus mati, tetapi ada satu pegasus yang benar benar tidak bisa dilihat dan bahkan tidak dapat ditemukan oleh medusa.."
" tidak bisa dilihat?!.."
" pegasus tersebut adalah nenek moyang semua pegasus, kecantikan medusa akan sempurna jika meminum darah nenek moyang pegasus.."
" ini gila.."
" bagaimana cara menemukan nenek moyang pegasus.."
" ketulusan, keihklasan, kesabaran, itu adalah kuncinya.."
" dimana biasanya nenek moyang pegasus berada.."
" di tempat terpencil tak dapat diganggu dan tempat yang sangat indah.."
" dimana mencari tempat yang seperti itu.."
" bagaimana jika bertanya pada raja zeus, aku yakin dia dapat menemukan tempatnya.."
ares dan lainnya segera mencari raja zeus untuk bertamya perihal nenek moyang pegasus. raja zeus yang terkejut mendengar cerita dewi ellianor tentang anaknya yang sakit dan bahkan kini butuh pertolongan dengan menggunakan darah suci pegasus.
" aku tak yakin, tetapi ada tiga tempat yang seperti itu.."
" dimana.."
" yang pertama adalah laut bawah yang dihuni oleh hydra.."
" yang kedua adalah tempat terpencil yang dihuni oleh cerberus.."
" dan yang terahkir adalah laut suci yang dijaga baik oleh siren.."
" kita harus mengunjungi tempat itu satu satu.."
__ADS_1
" bagaimana kalau berpencar.."
" kita bagi beberapa kelompok.."
" setelah menemukan nenek moyang pegasus kita akan mengabari satu sama lain dengan terompet ini.."
" ini terompet apa.."
" buatan dewi annora.."
" dewi annora?!.."
" sudahlah, nanti saja bercerita tentang dewi annora.."
" apollo, diana, ester kalian ke laut bawah yang dihuni oleh hydra.."
" aku akan bersama vulcan, venus, aedon ke hutan terpencil yamg dihuni cerberus.."
" bagaimana dengan ellianor.."
" jagalah putramu, kita akan yang akan mencari darah suci pegasus itu.."
" tapi.."
" menurutlah, tolong.."
ellianor mengangguk, bahwa ia setuju menyerahkan tugas ini kepada ke enam anggotanya. mereka pergi setelah berpamitan dengan ellianor dan raja zeus.
apollo, diana, dan ester sudah sampai di tempat yang dulu pernah mereka datangi karna mencari dewa aedon. apollo dan lainnya berusaha mencari arti dari kata kunci yang disebutkan oleh centaurus.
" apa maksudnya dengan keihklasan, kesabaran, dan ketulusan.."
" kata ester benar, kita tak boleh gegabah.."
" baiklah, segeralah cari.."
mereka berusaha berpencar menjadi tiga lagi untuk menemukan nenek moyang pegasus. bisa saja ada pentujuk atau mungkin tanda yang dapaf menyakinkan mereka bahwa nenek moyang pegasus ada disini.
" tolong aku.." suara serak itu berasal dari atas.
" tolong.." lagi lagi terdengar.
" suara apa.."
" hydra.."
" gawat.." apollo mengeluarkan biola untuk mengusir hydra.
" tunggu.." diana menghentikan apollo.
" ada apa.."
" kenapa kau meminta tolong.."
" adakah masalah, mau ku bantu.." diana menawarkan bantuan.
" diana kau gila.." apollo menggenggam tangan diana.
__ADS_1
" aku baru saja melahirkan, anakku yang berada di dalam telur meraung kesakitan.." jelas hydra dengan wajah sedih.
" aku tak tahu sebabnya apa, jadi tolonglah aku, aku akan melakukan apapun yang kalian suruh tapi tolong selamatkan anakku.." dengan berkepala tiga hydra seperti seorang jbu yang meminta belas kasih karna anaknya sekarat.
" aku akan membantumu.." ester dengan percaya diri menawarkan diri.
" kami akan membantumu.." apollo dan diana juga ester kini sepakat menolong hydra.
hydra memberi jalan pada diana dan lainnya untuk bertemu dengan anaknya. di sarang hydra cukup kumuh, bahkan sarang binatang ada dimana mana, diana dan lainnya merasa jijik dengan tempat tersebut. ester yang mencoba mendekati anak hydra yang masih dalam telur itu, ia mencoba mengelus lembut cangkang telur itu.
" apakah kau butuh bantuan.."
" apa yang membuatmu sedih.."
" bukankah kau seharusnya senang dapat melihat ibumu, bahkan kini kau akan keluar dari telur.." ester mencoba menghibur anak hydra.
" siapa kau.." suara kecil nan lucu itu keluar terdengar dari telur tersebut.
" aku adalah dewi ester, aku akan menyembuhkanmu dan mengabulkan permohonanmu.." dengan tersenyum ester menjawab.
" aku.." suara kecil itu terdengar lagi.
" kau tidak sendiri kawan, ada aku dan temanku satu lagi."
" aku adalah dewi diana, aku pintar dalam menyerang menggunakan panahku ini, apakah kau bisa lihat dari dalam telur.."
" aku melihatnya.." suara kecil itu, anak dari hydra.
" dan ini adalah dewa apollo, dia pintar memainkan musik, kau mau mendengarnya.." diana menarik apollo, supaya ia memainkan alat musiknya.
" aku akan bernyanyi dengarkanlah dari dalam telur.." apollo mulai mengeluarkan biolanya.
senandung dan irama yang dimainkan apollo benar benar menghangatkan hati anak hydra yang masih dalam telur tersebut, bahkan hydra sendiri merasa bangga bisa mendengar langsung alunan melodi yang asyik dimainkan apollo sejak tadi, sedangkan ester dan diana menari sesuka mereka untuk menghangatkan suasana, mereka berputar, bernyanyi sesuai dengan alunan musik yang dimainkan apollo.
" bagaimana.."
" suka?.." tanya ester pada telur anak hydra.
" aku menyukainya.." suara kecil nan lucu itu terdengar sangat menikmati alunan lagu yang dimainkan apollo.
" bisa ceritakan ceritamu padaku, apa yang membuatmu menangis, apa yang membuatmu gelisah.." tanya ester pelan pelan.
" aku.."
" aku hanya tidak nyaman dengan tempat ini.."
" tempat ini terlalu kotor, bukannya aku tidak suka tinggal dengan ibuku, tapi bisakah dibersihkan.." curhat anak hydra tersebut.
" kau mau kami membersihkan tempat ini.." diana menajamkan matanya.
" diana sudahlah, benar kata anak hydra tempat ini memang kotor.."
" tapi ini seharusnya tanggunf jawab.." diana melihat ibu hydra.
" mari bersama melakukannya, lakukan dengan ihklas, sabar dan tulus.."
ahkirnya mereka bersedia untuk membersihkan kandang hydra diiringi pula dengan nyanyian apollo. diana dan ester yang sangat cantik sebagai dewi di kerajaan kini harus memegang sapu, lap bahkan mereka bersedia membersihkan lendir yang ada di sarang tersebut, walau sebenarnya sangat menjijikan tapi ini menyenangkan dan mereka menikmatinya.
__ADS_1
dengan hiasan yang diberi oleh ester ahkirnya kandang tersebut selesai dengan waktu yang pas. bahka. ester menyajikan buah untuk hydra, diana dan apollo tak lupa juga menyediakan makanan untuk ketiga anak hydra.
ketika mereka sedang asyik memakan buah hidangan ester, ketiga telur anak hydra mulai menetas. diana dan lainnya terkejut mereka bergembira bersama karna telah melihat seorang anak hydra, ular kecil berkepala tiga sudah keluar dari telurnya.