Indentity

Indentity
bab 5


__ADS_3

" tapi itu bukan apollo.." kata diana.


" kita tanya dia.." ares berjalan untuk bertemu dengan laki laki berjubah itu, diikuti dengan diana, venus, dan vulcan.


sesampainya disana, ternyata ada sebuah rumah sederhana yang ditinggali oleh laki laki berjubah itu, dan tak disangka sangka bahwa laki laki berjubah itu memiliki hewan yang aneh seperti di dunia raja zeus.


" mahkluk apa ini? " venus melihat seekor singa dengan tetapi sebagian seperti kambing dan belakang bagiannya adalah naga berukuran kecil.


" siapa kalian?.." laki laki berjubah itu langsung menyergap ares dan teman temannya.


" tenang dulu tuan.. saya vulcan, dia ares, ini diana dan ini venus, kami disini untuk mencari teman kami yang hilang dan mencari keberadaan salah satu anggota kami yang mungkin terdampar disini.." jelas vulcan.


" darimana kalian berasal? " tanya laki laki berjubah itu.


" dari istana raja zeus.. " mendengar jawaban diana, laki laki berjubah itu terkejut, lalu ia memalingkan wajahnya dan berjalan menuju rumahnya yang sederhana.


" aneh banget sih.." vulcan kebingungan.


" wajahnya gak terlihat, jadi aku gak tahu dia siapa.." diana mencoba untuk mengingat lagi postur tubuh laki laki itu.


" apa dia salah satu anggota kita, kalian lihat saat kita menyebutkan kata istana raja zeus dia langsung memalingkan wajah dan tiba tiba berjalan ke arah rumahnya.." jelas venus.


ares mengejar laki laki berjubah itu dan menggenggam tangannya,


" tolong bantu kami menemukan anggota kami, kami perlu bantuan.." mendengar hal itu membuat laki laki berjubah melepaskan genggaman erat ares, lalu segera masuk ke dalam rumahnya tanpa memperdulikan ares dan lainnya sedikitpun.


awan yang tadinya cerah beserta pelangi yang menemaninya berubah menjadi awan mendung dan langit menjadi hitam. suasana disana seketika menjadi sangat menakutkan. hewan hewan yang tadinya hanya makan dan mengelilingi sekitar menjadi berlarian kesana kemari. angin yang tadinya sepoi sepoi menjadi tak karuan. ares dan lainnya berteduh di rumah laki laki berjubah itu.


seketika hujan mengguyuri tempat ini. tempat yang semulanya indah menjadi basah kuyub. ares dan lainnya kaget ketika mengetahui bahwa ada sesosok ular berkepala banyak itu memasuki kawasan tempat. ular berkepala banyak itu meronta ronta dan marah seperti mengingingkan sesuatu yang tak didapatkannya.


melihat kejadian itu ares dan lainnya bersiap siap dan berjaga. sedangkan diana dan venus sedikit ketakutan melihat ukuran ular berkepala itu bahkan berkali kali lipat besarnya. sedangkan ares dan vulcan berusaha melindungi 2 wanita itu dengan berdiri di depan 2 wanita tersebut.

__ADS_1


" vulcan.." ares menatap vulcan. sedangkan vulcan memantapkan dirinya untuk berjaga dan bersiap.


ares berlari ke arah ular berkepala banyak itu. ia menyodorkan pedang panjang ke arah kepala mahkluk berjenis hydra itu. tetapi sayang, kepalanya tumbuh lagi. ini gawat. ular itu bukan saingannya. kini giliran vulcan mengeluarkan pedang apinya, pedan api vulcan berapi api, vulcan melompat ke arah mahkluk tersebut dan berusaha memotong semua kepala hydra.


mahkluk berjenis hydra ini ahkirnya lemah dan jatuh. seketika melihat itu ares dan lainnya merasa lega. tetapi sayang, hydra bangkit lagi. ia mengeluarkan lebih banyak kepala dari pada sebelumnya. membuat vulcan dan lainnya panik. diana segera mengambil alih, ia mengeluarkan busurnya dan menancapkan panah panah itu ke kepala hydra sebelum semuanya tumbuh. dengan gerakan cepat diana membuat sebagian kepala hydra hilang dan jatuh.


melihat itu, ares segera memotong bagian tubuh lain dari hydra. ia segera memberi isyarat pada diana untuk berhenti. begitu juga dengan vulcan yang berjaga jaga agar kepala hydra ini tidak tumbuh lagi. semua yang dilakukan mereka hampir selesai, tetapi tiba tiba laki laki berjubah itu keluar dari rumah. tetapi kali ini berbeda, laki laki berjubah itu tidak mengenakan jubah, ia mengenakan pakaian seperti ares dan lainnya.


ia adalah penguasa lautan, setelah ares memotong bagian tubuh hydra, penguasa lautan tersebut segera mendirikan tongkatnya dan semua lautan dengan langsung menelan hydra.


" penguasa air?.." venus terkejut, ia langsung membuka sketsa wajah yang digambar oleh apollo. itu benar, dia salah satu anggota.


" tuan aedon.." panggil venus.


" kenapa menghilang.." dengan berjalan ke arah penguasa air, ares mengajukan pertanyaan.


" pasti ada alasan kau menghilang, bahkan raja zeus tak dapat menemukanmu.." lanjut ares.


" dia di sarang hydra sekarang dan butuh bantuan karna dia sekarat."


mendengar penjelasan tuan aedon, semua langsung bergegas ke sarang hydra untuk menemukan apollo. benar saja, apollo berada di sarang berlendir hydra, dia tak dapat membuka matanya akibat racun hydra.


dengan segera mereka keluar dari laut biru dan menuju istana raja zeus untuk meminta pertolongan. medengar itu, raja zeus segera memanggil tabib untuk mengobati apollo.


" maaf raja, tuan, tetapi tuan apollo tidak dapat disembuhkan.."


pernyataan tabib membuat mereka syok, bahkan ares dan vulcan terlihat sangat terkejut mendegar itu.


" hanya ada satu cara menyelematkan tuan apollo, yaitu dengan bunga yang dibuat langsung oleh dewi ester.."


" dewi ester.." raja zeus menyakinkan.

__ADS_1


" dimana kami harus menemukan dewi ester.." tanya ares harap harap cemas dengan keadaan apollo.


" kami akan mencarinya sampai dapat raja.." diana menyakinkan.


" kami akan pergi menemukan dewi ester.." venus menambahkan.


" berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh kak apollo untuk menunggu pengobatan itu.." tanya vulcan kepada tabib.


" 3 hari, jika tidak maafkan saya raja, tuan, nyonya.."


" bahkan aku tidak tahu dimana keberadaan dewi ester, apakah ia dalam bahaya atau tidak aku saja tidak mengetahuinya, tapi kalian harus ingat, dewi ester sangat suka padang luas dengan tanah yang masih hijau, ia suka dengan tanaman, bunga, dan kesuburan tanah, dia pasti tak jauh jauh dari tempat itu.." jelas raja zeus.


" dimana tempat pastinya dewi ester berada.." ares berpikir.


" tempat apa yang ladang luas dengan tanah subur penuh dengan tanaman dan bunga.." venus menjelaskan.


" hutan kesuburan.." jawab sang penguasa air aedon.


" ayo kita kesana, sebelum 3 hari daripada kita berdiam diri tidak jelas.." vulcan segera melangkah untuk pergi ke hutan kesuburan.


hutan kesuburanpun letaknya tak cukup jauh dari istana zeus, butuh waktu hanya 10 menit untuk sampai. setibanya disana, memang benar tanah yang subur, penuh dengan tanaman, bunga, padang yang luas nan hijau. pasti dewi ester ada disini. mereka berjalan mengitari hutan kesuburan namu belum menemukan tanda tanda atau bukti keberadaan dewi ester.


setelah melakukan perjalanan jauh, ares dan lainnya mencoba mencari peristirahatan, tiba tiba mereka menemukan sebuah gubug tua diujung jalan. ahkirnya ares dan lainnya memutuskan untuk beristirahat disana. ketika disana, ares dan lainnya mengetuk pintu dan dibukakan oleh seorang wanita cantik, anggun, dan seksi. melihat kecantikan dan keseksian seorang perempuan membuat mata laki laki itu seperti terbakar ingin melahap. namun hal itu dipecahkan oleh diana.


" apakah ada penginapan? kami memerlukan penginapan untuk semalam.."


" baik nona, aku akan persiapkan kamar untuk berapa orang.."


" tiga kamar.."


" baik nona, silahkan ikuti saya.."

__ADS_1


__ADS_2