
" selamat datang.. "
" istana ini akan kalian tinggali.."
" aku sebagai raja dan pemimpin akan memberitahu apa saja yang harus kalian lalukan disini.."
" pelayan, segera bawa mereka ke bilik kamar masing masing .." pelayan tersebut langsung mengantarkan ares dan temannya temannya ke tempat tidur mereka.
tak disangka sangka kelima orang biasa saja bisa masuk ke istana yang begitu megah dan fantastis. ares dan teman temannya diberikan fasilitas kamar yang sangat menawan sesuai dengan selera dan impian mereka selama mereka tinggal di bumi. makanan sudah tersaji di depan mata mereka. makanan yang tak pernah dimakan oleh keima orang tersebut semasa hidup di bumi.
mengalami hidup yang susah dan sulit mencari uang, membuat ares dan teman temannya merasa senang. mereka seperti raja dan ratu yang akan tinggal selamanya di dunia indah ini. dikelilingi dengan banyak mahkluk aneh dan pemandangan diluar kamar mereka pun tak sebanding dengan hotel bintang lima yang ada di dunia mereka sebelumnya. ini benar benar mimpi indah.
masing masing kamar mereka diliputi dengan pintu yang cukup rahasia, yang berisi peralatan perang. masing masing mereka memiliki alat khusus sendiri sesuai dengan kemampuan dan kekuatan mereka.
selesai melihat keistimewaan yang ada di dalam kamar mereka, mereka disuruh untuk bertemu dengan raja zeus di belakang istana setelah mandi dan berganti pakaian layaknya seorang raja dan ratu yang akan tinggal, ares dan teman temannya memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh para pelayan mereka masing masing.
mereka berlima jalan berdampingan tapi belum selesai mereka berjalan raja zeus melontarkan sesuatu hal yang membuat mereka syok.
" kalian adalah kelompok dan sebenarnya kalian memiliki dua belas anggota. enam orang yang harus kalian cari dan temukan. pastikan mereka masih utuh dan hidup. setelah kalian menyatukan kekuatan yang ada dalam diri kalian masing masing itu akan membuat kalian kuat dan mengalahkan mahkluk apapun yang akan dapat mengacaukan, mengambil dan merampas istana."
" dimana kami harus mencari enam anggota kami? " ares bertanya.
" ini adalah tugas kalian, pastikan mereka kembali utuh.. " raja zeus segera meninggalkan kelima anggotanya.
beberapa hari mereka mencari bukti dan seperti apa wujud dari 6 anggota lainnya. mereka bertanya pada beberapa penduduk, bahkan kepada mahkluk mahkluk yang tinggal di sekitar istana. tetapi mereka hanya dapat mengetahui bentuk wajah dari 6 anggota tersebut. mereka tidak tahu keberadaan terahkir 6 anggota lainnya.
" ada di tempat yang berbahaya.." suara centaurus.
" maksudnya..? " vulcan bingung begitu juga dengan yang lain.
__ADS_1
" kalian pikir kalian selamat dengan usaha sendiri? dewa ares yang mempertaruhkan nyawa berlari hanya untuk melihat jasad anak dan istrinya bahkan ditemani oleh gempa bumi yang mengerikan? dewa vulcan yang selamat dari orang jahat membawa benda tajam? dewa apollo yang berusaha keras menyelamatkan diri dan anak anak? dewi diana yang sudah tertimpa batu besar separuh badannya? dan dewi venus yang terhimpit batu besar akibat angin topan? " semua bingung dengan penjelasan centaurus, mereka ingin tahu lebih.
" kalau dipikir memang tidak masuk akal.." apollo menjawab.
" kami mungkin sudah mati jika tidak mendapat pertolongan dari raja zeus? itu maksudmu?.." venus menaikkan alisnya tanda bingung.
" enam anggota yang harus kalian cari, adalah tempat berbahaya dimana tempat itu jauh dari pijakan manusia bahkan mahkluk mahkluk kecil.." satu clue untuk menemukan 6 anggota.
" laut biru gelap, yang ditinggali oleh mahkluk hydra.." jawab ares dengan wajah serius.
mendengar jawaban dari ares, centaurus pergi meninggalkan kelima anggota itu. vulcan dan apollo yang melihat kepergian centaurus merasa curiga, mungkin memang benar salah satu anggota dari kami ada disana.
" ayo kita kesana.. " apollo melangkahkan kakinya.
" tunggu.. " ares menghentikan langkah apollo.
mendengar jawab ares mereka kembali ke dalam kamar masing masing, lalu segera mereka mempersiapkan diri untuk pergi ke laut biru gelap, mereka berkumpul di depan istana mencoba mencari dan menelaah apa yang sebenarnya terjadi dengan ke enam anggota mereka.
" tunggu.. " suara raja zeus memanggil.
raja zeus memberikan botol ramuan kepada ares. " bawa ini dan mimumlah sesampainya di laut biru gelap.."
tak butuh waktu yang lama, ares dan lainnya sudah sampai di depan laut biru gelap tersebut. mahkluk hydra itu belum muncul ke daratan, itu tandanya ia lagi berada di dalam lautan. sebelum mereka menyelam, mereka ingat dengan perkataan raja zeus untuk meminum ramuan yang diberikannya, beganti gantian mereka meminum dan segera berani untuk menyelami lautan biru gelap tersebut.
sesampainya disana, rasanya aneh, rasanya mereka bisa bernafas di dalam air. bahkan mereka tidak membutuhkan alat penyelam dan alat lainnya. lautan biru gelap tersebut sangat sangat aneh. tersapat kapal tua besar yang sudah lama tenggelam bahkan sudah ditinggali oleh beberapa ikan dan mahkluk air lainnya. ares fan lainnya menyelami lautan biru gelap tersebut tetapi sama sekali tidak menemukan petujuk ataupun tanda tanda keberadaan seorang manusia.
ahkirnya mereka berpencar, mereka mengambil arah yang berberda untuk menemukan salah satu anggota mereka. tetapi gagal, hasilnya nihil mereka tak menemukan apapun di dalam lautan besar itu. seketika mereka berusah untuk naik ke atas agar mereka bisa berdiskusi tentang hal ini.
" tidak ada.. "
__ADS_1
" tidak ada.."
mereka tak menemukan petunjuk apapun.
" aneh, kenapa tidak ada? ini adalah salah satu tempat yang sangat mengerikan.." ares mengeluh.
" dimana apollo? " tanya diana.
" kak apollo?.." venus menengok ke arah kanan dan kiri.
" benar, kak apollo hilang.." vulcan segera kembali ke dasar laut, untuk menemukan apollo. begitu juga dengan yang lain, mereka berusaha untuk melihat sekitar di dalam lautan tapi tidak ada hasil.
" ketemu.." venus melihat apollo.
venus berteriak, untuk memanggil teman temannya. semua mendengar teriakan venus, mereka segera menyelas ke sumber suara.
" lihat kak ares.." vemus menujuk ke arah lubangan besar yang ditutupi oleh kapal tua besar itu. disana ares mengambil kain hitam.
" kain hitam itu yang dipakai apollo di tangannya.." jelas diana.
ares dan lainnya bergegas memasuki lubangan besar itu. tempatnya sangat gelap dan susah untuk menjangkau keberadaan seseorang tetapi ares yang berada di depan melihat secercah cahaya kecil. itu pasti apollo.
tak diduga setelah melewati sercecah cahaya itu, mereka menemukan tempat yang sangat indah. tempat ini seperti surga. banyam burung berkicauan, pelangi yang melengkung indah, daratan hijau yang masih sangat asri, bahkan beberapa mahkluk aneh juga tinggal disana.
" tempat apa ini?.." venus tersenyum meluhat keindahan ini.
" kenapa bisa ada tempat seperti ini dibalik lautan biru gelap.." diana kebingungan.
" lihatlah, disana ada orang.." vulcan menunjuk arah laki laki berjubah.
__ADS_1