Inginku

Inginku
bab 1


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 06:30 pagi, matahari mulai menampakkan cahayanya. Hanan mafaza jiazhen seorang gadis blasteran turki, indonesia tiongkok. berkulit putih, mata coklat bening, berpenampilan kalem, manis, dan dengan rambut panjangnya yg tergerai indah sedang didepan cermin bersiap untuk pergi kesekolah.


"Tok tok tok" Fa.. Faza.. kamu sudah siap nak? ayo turun kebawah kita sarapan sama sama" teriak mom Airin jiazhen.


"Iya mom sebentar lagi Fa turun"


mom Airin pun turun dan tak lama kemudian disusul oleh faza.


Di Meja makan


Setelah semua selesai makan, semua anggota keluarga bergegas untuk melakukan rutinitas masing masing. Mom airin membereskan piring makan dibantu oleh bibi sedangkan dad Alex ke kantor dan Faza kesekolah.


"Fa, kamu berangkat naik mobil sendiri atau mau dad anter" tanya Alexander jiazhen li. (ayah Faza)


"Ngga usah dad, Fa berangkat sama Andrian"


"Okey, be carefull sayang" sambil mengecup kening putrinya.


"Okey dad"sambil mencium punggung tangan dadynya.


Di depan gerbang kediaman keluarga Jiazhen.


"Kemana sih Andrian? kok belum dateng juga. bisa telat nih gue" gerutu Fa saat melihat jam dipergelangan tangannya sambil mondar mandir ngga karuan.

__ADS_1


Tak lama kemudian "Andrian richard" laki laki tampan, putih, mata coklat, berperawakan tinggi menghampiri Faza.


" Fa, ayo naik" ajak Andrian sambil mengenggam tangan Faza.


"Lama amat sih, jamuran nih gue2 nungguin elu" jawab Faza melepas genggaman tangan Andrian dengan muka cemberut.


"Maaf fa, td gue kesiangan" sambil mengelus kepala Faza.


Fa menyingkirkan tangan Andrian dari kepalanya. "Ah elu mah alesan mulu, bosen gue dengernya" ucap Fa yg hanya dibalas senyuman oleh Andrian.


Tak lama kemudian mobil mereka berhenti disebuah parkiran sekolah.


"Jakarta International School"


"Apaan si ah, lebay lu ah. Ngga enak tau kalo yg lain liat.. apalagi..." ucapan Fa terpotong. Fa melihat seseorang menatap tajam kearah mereka.


"Apalagi apa Fa?" tanya Andrian.


Fa hanya pergi tanpa menjawab pertanyaan Andrian.


" Fa, tunggu.." teriak Andrian.


Dan lagi lagi tak ada jawaban.

__ADS_1


Di kelas


Fa duduk dibangkunya dan meletakkan tasnya ke meja.


"Huff,, andai kamu tau Dri, aku suka sama kamu tapi bagaimana dengan Kiara? dia sangat mencintai kamu. aku ngga mungkin nyakitin Kiara, tapi aku juga ngga bisa terus terusan bohongin diriku.!! yahhh,, mungkin memang sebaiknya kita bersahabat. walaupun aku ngga bisa milikin kamu, tapi seenggaknya aku bisa deket terus sama kamu " pikir Fa dalam hati.


"Ehm, pagi pagi udah nglamun ajah. nglamunin apaan si? tanya Kiara.


" Ehh, emm, engg, enggak, gue ngga nglamun kok Kie" jawab Faza gugup.


" Udahh ngga usah bohong, gue tau kok" ucap Kiara kemudian duduk disamping faza.


Sedangkan Fa hanya garuk garuk kepala karena bingung harus jawab apa.


"Ohh iya Fa, tadi elo berangkat bareng sama Andrian?" tanya Kiara.


"Emm.. iyah Kie, dia jemput gue kayak biasa. Elo ngga marah kan?" jawab Fa.


"Ngga kok Fa, gue iri ajah sama elu. Kok bisa sedeket itu sama Andrian? sedangkan gue boro boro deh.." ucap Kiara lesu


"Maaf Kie gue ngga maksud bikin elo jeles, tp emang gue sama Andrian udah deket dan terbiasa selalu bareng dari jaman kita smp. Jadi gue harap elo ngerti ya.. kita cuma sahabatan kok" jawab faza meyakinkan Kiara.


"Elo yakin Fa kalian cuma sahabatan?" tanya Kiara dan hanya dijawab anggukan oleh Faza.

__ADS_1


__ADS_2