Ini Dunia yang Indah Bukan?

Ini Dunia yang Indah Bukan?
Ternyata itu kau?


__ADS_3

Chapter 18- Ternyata itu kau?


Saat aku terbangun rasa sakit yang kemarin sekarang terasa kembali tapi kali ini didunia yang sebenarnya tapi untung nya sakit tersebut tidak terlalu lama.


Smartphone ku berdering dan aku mendapat kan sebuah pesan jadi aku memeriksa nya. Aku mendapatkan pesan dari kapten dan dia menanyakan keadaan ku dan di kotak pesan bukan hanya ada pesan dari kapten tapi teman lamaku, mereka menghubungi ku melalui game karena game tersebut bisa terhubung ke smartphone.


Dan setelah nya aku berangkat ke sekolah,disekolah ada orang yang menyapa ku kukira siapa ternyata dia ada lah orang yang memberikan ku roti dulu.


"Hey apa kau memang selalu terlihat murung setiap saat?"


"Tidak kok aku hanya melamun tadi."


"Oh ya hari itu aku belum memperkenalkan diri aku Shizami kau Tatsuya kan?"


"Iya."


"Ee...kau memang selalu terlihat murung ya bahkan beberapa kali aku menegurmu kau tidak melihat sedikitpun. Kalau begitu apa setelah pulang sekolah kau ada acara, bagaimana kalau pergi kesuatu tempat agar kau tidak murung?"


"Setelah sekolah? Aku tidak ada rencana apa-apa sih cuma bermain game."


"Hoo..kau bermain game ternyata, kalau begitu bagaimana kita bermain bersama game apa yang kau mainkan?"


"World, game bergenre MMO RPG."


"Wah kau memainkan itu juga kalau begitu bagaimana kita bertemu dikota awal?"


"Mmm..baiklah."


Jadi setelah pulang sekolah aku login dikota awal, tapi aku malah bertemu Urie disana.


"Urie..?"

__ADS_1


"Woo.. Shiroe-kun."


Karena aku merasa belum siap bertemu dengan mereka lagi jadi aku langsung berbalik badan bergegas pergi tapi Urie malah menarik jubahku hingga aku terjatuh.


"Apa yang kau lakukan Urie?"


"Kau yang kenapa, lagian kenapa kau selalu kabur saar bertemu salah satu dari kami?Kalau ada masalah kan kau bisa bercerita pada kami, apakau menganggap kami beneran teman mu?"


"KARENA AKU TAKUT!!,aku selama ini menghindari kalian karena aku takut malah membunuh kalian, 4 bulan lalu orang tuaku meninggal dunia karena kecelakaan dan saat itu mental dan pikiran ku sangat kacau dan aku takut malah membunuh kalian jadi aku memilih menyendiri dan hanya menelusuri dungeon juga melakukan Pvp!!. "


"Maaf Shiroe aku tidak tahu dan kenapa kau tidak menceritakan dari awal kalau kau membunuh ku bukan kah itu hanya digame?."


"A.aa..lagian kenapa kau bisa login bersamaan dengan ku."


"Aku hanya menunggu kenalan ku disekolah karena dia memainkan game ini juga dan kau juga tumben sekali login dikota awal."


"Aku juga ingin menemui seseorang..."


"Tatsuya?"


"Shizami?, ternyata kau Urie Shizami ya... Maaf aku sudah kasar terhadapmu ternyata kau orang yang menganggap ku ada disekolah."


"Ya nggak masalah tapi apa maksud mu soal itu apa kau tidak dianggap?"


"Iya.. bahkan teman-temanku meninggalkan ku dan aku juga sering dibully oleh beberapa anak disekolah."


"Hoo.. jadi itu alasannya ada beberapa memar dan luka ditubuhmu."


"Kau.. kau menyadari nya? bagaimana bisa bahkan guru saja tidak menyadari luka itu."


"Bagaimana aku tidak menyadari nya kau sangat mencolok apa lagi dengan muka murung mu dan ternyata tebakan ku selama ini benar, kalau begitu sudah dengan itu bagaimana dengan Hanna?"

__ADS_1


"Hanna ya.. Aku tidak bisa bertemu dengan padahal sudah 5 bulan dia menghilang bahkan aku sudah mencoba menghubungi nya dari game dengan pesan darurat tapi tidak pernah direspon dan apa maksud dari tebakanmu benar? Berarti selama ini kau sudah tau kalau itu aku?. "


"Maafkan aku karena aku malah membuat suasana ini malah memburuk dan kalau soal itu aku bukan sudah tau tapi aku hanya menebak soalnya waktu kau menghilang saat itu sama seperti waktu kau tidak memerdulikan ku disekolah makanya aku semakin yakin kalau itu kau.Nah sudah-sudah sedih nya kalau begitu bagaimana kita berburu monster saja dilantai 3,kau sudah bisa ke lantai 3 kan?"


"Sudah aku sudah bisa sampai ke lantai 5."


"Wah.. Ternyata kau juga menelusuri dungeon penghubung antar lantai pantesan walaupun kau menghilang tapi kau tetap online, baiklah ayo berangkat."


Aku dengan Urie pun pergi ke dungeon dilantai 3.


"Waah ternyata kau sekarang bertambah kuat dan bahkan kau menelusuri dungeon sendirian sampai membuka lantai selanjutnya."


"Nggak kok aku menjelajahi dungeon dengan sangat ceroboh malahan aku lebih sering menerima damage dari pada memberi damage pada monster."


"Hahahah.. itu memang Shiroe banget waktu 1 bulan lalu kau juga seperti itu berada digaris depan bersama ku padahal aku yang menjadi tanker tapi kau yang berada paling depan."


" Jangan ingat kan ku pada kebodohan ku yang itu itu memalukan."


"Sudah sudah yang penting sekarang kau baik-baik saja."


Ditengah tengah penelusuran ada seseorang yang berlari ke arah kami sambil berteriak minta tolong, karena kami merasa dia sedang dikejar monster kami menghampiri nya dan saat dia mendekat pada kami tiba-tiba dia mengeluarkan sebuah dagger dan menusuk ku, badan ku terasa lemas dan sulit digerakkan, lalu dia menyerang Urie untung nya reflek Urie cepat lalu mereka saling bertarung. Urie sepertinya memiliki peluang menang yang besar, saat orang itu terpojok dia mengeluarkan magic item berbentuk seperti terompet lalu meniupnya dan setelah terompet itu ditiupkan muncul golem berlevel 29 lalu ikut menyerang Urie, Urie yang kalah jumlah membuat perlahan posisi memburuk Urie mulai terpojok sedangkan aku hanya bisa melihat.


Urie semakin terpojok, ditambah lagi para golem bergerak dengan sangat acak sehingga membuat Urie bingung mau menyerang siapa dan karena gerakan golem yang acak tersebut orang tadi mengambil celah dan melakukan serangan mendadak yaitu langsung menusuk kearah Urie hingga terjatuh dengan keras lalu dia menyiksa Urie karena Urie sudah tidak bisa bergerak.Dia menusuk Urie secara terus menerus hingga Urie hampir mati sambil tertawa dengan keras, karena sudah sangat kesal melihat perilaku nya, aku memaksa diriku untuk bergerak dan berusaha melawan nya.Aku berlari kearah nya dan menabrakkan diri ku hingga orang itu terpental, lalu aku melakukan serangan kedua tapi kedua golem tadi malah menghalangi ku, mereka memukul ku dengan keras lalu mengangkatku dan melemparku dan pegerakan mereka menjadi semakin acak, karena ini kondisi darurat aku mengeluarkan sihir tingkat 4 yaitu Aura Shock. Effect dari skill itu Golem dan orang tadi terpental lalu terkena effect stune, jadi karena mereka sedang lengah aku mengambil kesempatan untuk menyerang nya tapi rencana ku gagal, orang itu tetap bisa bergerak dan menebas lalu menusukku dengan cepat, aku tahu kami akan kalah jadi aku berlari kearah Urie dan membawa Urie melarikan diri dari orang tersebut, tapi orang itu juga memiliki Movement Speed yang cepat dia berhasil mengejar kami dan dia langsung menendangku, aku terjatuh dan dia berlari kearah Urie dan membunuhnya hanya dengan satu tusukan saja, aku merasa semakin kesal padanya, aku langsung menyerang dia dengan brutal tapi dia berhasil menghindari nya dengan mudah lalu aku mencoba mengaktifkan mataku walaupun itu berbahaya tapi aku harus memakai nya mataku malah mengeluarkan darah dan tangan kanan orang itu hancur seketika, lalu badan nya terbakar api yang besar.


"Ha.. Aaa.., dengan ini semuanya berakhir."


Orang tersebut tidal bergerak lagi dan api mulai melahapnya.


"Tunggu sebentar apa yang terjadi..?? , makhluk apa kau sebenarnya !?!." [Aku mengatakannya dengan sangat terkejut melihat apa yang terjadi pada orang tersebut]


~bersambung~

__ADS_1


__ADS_2