Ini Dunia yang Indah Bukan?

Ini Dunia yang Indah Bukan?
Mungkinkah.....


__ADS_3

Chapter 8 - Mungkinkah...


Setelah 3 hari aku baru bisa login kembali dan aku menunggu Kagume login karena aku merasa sangat bersalah karena tidak bisa melindungi nya dan menjadi patner yang baik.


1 jam sudah aku menunggu tapi Kagume belum login juga padahal ini sudah lewat dari jam biasa kami login, aku menunggu lebih lama lagi agar bisa meminta maaf kepada nya. Akhirnya setelah aku menunggu lama Kagume login dan karena reflek aku langsung lompat dan memeluk nya sambil meminta maaf pada nya.


"Kagumee!!, Gomenasai... gomenasai.. Maafkan aku karena membiarkan mu terbunuh didungeon kemarin T-T."


"Aaa... (Muka Kagume mulai memerah) ee.. To iya-iya aku maafin kok lagian itu salah ku juga tap..."


"T-T... Kagumee maafkan aku.., maafkan aku maafkan aku T-T."


"Iya kan aku dah maafin tapi tolong lepaskan pelukan mu malu dilihat banyak orang >///<."


"Oo.. Iya benar juga kalau begitu maafkan aku, tapi kenapa kau lama sekali login hari ini."


"Tadi antrian bayar iuran listrik panjang jadi aku lama menunggu nya."


"Aku kira kau marah ternyata cuma gara-gara itu, kalau begitu untuk refreshing bagaimana kita ke cave?"


"Cave? Apa tempat seperti itu ada digame ini?"


"Ada, kan digame ini ada sistem crafting jadi pastinya ada cave dan aku nemu cave yang memiliki spot bagus. 2 hari ini tidak bisa memainkan game jadi aku hanya mencari informasi tentang game ini dan aku menemukan cave itu."


"Boleh tuh, tapi disana nggak ada monster berbahaya kan... Atau boss?"


"Aa.a...kalau soal itu monster masih ada sih.....


Kagume langsung menunjukkan muka murung


Ta.. Taapi tenang aja kok monster disana jarang spawn dan juga levelnya rendah kok nggak berbahaya, ya.. walaupun rupanya jelek yaa... tenang aja kali ini aku akan berusaha menjadi patner yang baik."


"Ka.. Kalau kau bilang begitu... Tolong bantuannya >~<."


"Ok aku akan berusaha sekuat tenaga ku."


Jadi kami pergi ke cave yang tadi kami bicarakan dan walaupun diperjalanan ke spot bagus dicave tersebut sedikit membuat Kagume tidak nyaman karena monster yang bermunculan secara tiba-tiba dan mengagetkan, tapi saat sampai ditempat tersebut perasaan lelah dan sebagainya langsung terbayarkan dengan keindahan dari cave tersebut. Taman dan danau yang indah membuat kesan dari cave yang menyeramkan jadi hilang dan juga tempat ini adalah salah satu tempat yang terindah dan harta karun dari cave ini, orang juga lebih banyak ke cave ini hanya untuk melihat tempat indah ini.


Ntah mengapa melihat Kagume yang senang membuat rasa bersalah ku menghilang dan membuat ku tenang.


"Aa.. Kagume hati-hati kau bisa ja... tuh.."


Karena Kagume terlalu asik bermain dengan hewan disana dia tidak memerhatikan langkah nya dan jatuh tersandung.


"Hmmpphhh.. Kenapa kamu nggak bilang kalau ada akar pohon disitu,sekarang aku jadi basah."


"Maaf aku terlalu terbawa suasana tadi dan melihat kau bermain dengan begitu ceria aku nggak mau mengganggu mu."


"Kalau begitu kamu juga sini ikutan basah."


"Kagume a. apa yang kau lakukaaa.a....n."


"Hahaha.. Ee..? Shiroe-kun? kau baik-baik saja?"


"Waaarrgghh sini kau, basah basah hahaha."


"Mooo... Kau curang kau juga akan ku buat basah."


Dan akhirnya kami pulang basah kuyup karena terjebur kedanau, untung saja danau nya tidak terlalu dalam.


"Shiroe-kun, makasih ya buat hari ini kau telah menghilangkan trauma ku terhadap monster dan dungeon tadi."

__ADS_1


"Nggak nggak nggak, kau trauma juga karena salah ku jadi aku yang harus menghilangkan nya karena aku tau pasti kau takut setelah insiden tersebut jadi aku berusaha menghibur mu."


"Maa.. makasih Shiroe-kun, oh ya aku hari ini libur kerja jadi aku bisa main lebih lama lagi."


"Waah itu bagus kan kalau bergitu karena sudah jam segini kita off dulu nanti on lagi."


"Ok, sampai jumpa nanti."


"Ok sampai jumpa nanti juga Kagume."


Setelah Logout*


"Hmm..Apa Kagume beneran perempuan tapi kalau dilihat dari sifat nya dia memang seperti perempuan, tapi-tapi bagaimana kalau dia cuma hode yang punya akting yang sangat sempurna.... ARghgh aku jadi bingung, tapi senyuman walaupun sekedar character game terasa sangat nyata seperti dia benar-benar bahagia..... Aaa sudahlah nanti akan kupikirkan lagi. "


[ 9 : 00 PM ]


"Waah sudah jam segini, kuharap dia benar-benar bisa login kali ini."


Aku pun login kedalam game dan berhak dia beneran bisa login nggak sekedar omongan.


"Semoga beneran, semoga beneran."


"Oii.. Shiroe-kun, kau kenapa?"


"Beneran? Ini beneran Kagume kan."


"Hufftt... Kau kira didepan mu sekarang ini siapa kalau bukan aku."


"Syukur lah kau tidak berbohong."


"Hmmpphhh." [Kagume menjawab seperti itu dengan wajah kesal]


"Ee... Kagume... Kau kenapa? Oh ya bagaimana kita berbicara dikafe saja?"


"Tenang aja kalau soal itu."


Kami pergi kekafe agar mengobrol lebih nyaman dan aku juga nggak mau ke dungeon dulu sampai Kagume benar-benar tidak takut lagi.


"Oii Kagume kau sudah kutraktir kenapa muka mu tetap seperti itu."


"Soal perkataanmu tadi, dengar ya Shiroe-kun aku ini Hanna Kagume, kalau aku sudah berjanji pasti nggak aku ingkarin."


"Siap Hanna Kagume aku mengerti!!"


"Moo.. Kau mengejekku kan, aku marah lagi nih."


"Jangan.. Kalau kau marah nanti aku bingung gimana nanggepin nya mikirin kau terbunuh kemarin saja aku kira kau bakalan marah dan tidak lagi mau membuat party dengan ku."


"Pffftttt... HAhahhaah, lagian kenapa kamu berpikir segitu nya kamu memiliki kenalan banyak digame ini pasti mereka lebih jago dari ku kan dan kenapa harus segitu nya juga."


"Sekarang gantian nih kau mengejekku, ya memang benar aku punya banyak kenalan karena aku suka menolong player baru tapi mereka semua sekarang rata-rata sudah memiliki party sendiri dan menghubungi ku kalau perlu dan hanya menegorku kalau berjumpa."


"Woaahhh bukannya itu jahat sekali, dan kenapa kamu memilih ku untuk menjadi party mu? Bukannya kau bisa meminta bantuan orang random atau semacamnya."


"Iya aku tau itu parah tapi ya begitulah orang-orang, kalau kau tanya kenapa harus bersamamu kenapa tidak dengan orang random atau semacamnya karena mereka semua pasti nggak begitu kukenal dan kau sudah lama kukenal enak diajak kerjasama dan mau mendengar kan arahan ku dan...selain itu... "


"Selain itu?"


"A.a..a.AKU MENYUKAI MU!!!"


"Pufftttttt......." [Kagume kaget dan dia menyeburku dengan kopi nya]

__ADS_1


"Eee... Kagume apa yang kau lakukan kenapa kau menyemburku dengan kopi mu."


"Maaf maaf Shiroe-kun sini kubersihkan."


"Iya, tapi kenapa kau tidak merespond ku."


"Ha.. Kan sudah ku bersihkan mukamu."


"Bukan itu... Maksudnya soal pernyataan ku tadi."


"Ooh soal itu pasti kamu mau bercanda lagi kan? Tenang saja aku nggak baperan lagi kok."


"Nggak......a..aku beneran kali ini aku beneran mencintaimu aku benar-benar mencintai mu."


"Eee... Jadi kamu..beneran menyukai ku?"


"I.. Iya."


"Kamu nggak takut kalo aku hode atau semacamnya?"


"Ya.. sebenarnya aku takut tapi... aku tidak memikirkan itu lagi, lagian kalau kau hode atau semacam nya ya paling aku bakalan menangis dipojokan sambil meratapi nasib."


"......." [Kagume malah menangis setelah mendengar nya]


"Kagume kenapa kau menangis apa kalimat ku membuat mu tidak nyaman atau.."


"Nggak, nggak kok aku menangis karena aku bahagia akhirnya kamu membalas perasaan ku selama ini dan akhirnya kau mengakui ku sebagai perempuan."


"Kayaknya selama ini aku berlebihan ya? Maafkan aku maafkan aku."


"Nggak kok aku beneran senang saat ini."


"Kalau begitu berhenti lah menangis nanti dikira aku malah menyakiti mu."


"Uummuu.." [Kagume menjawab dengan senyuman indah nya]


Dan akhirnya aku dan Kagume berpacaran dan kami mengahabiskan hari itu dengan tawa dan air mata bahagia sambil melihat bintang dari jendela kafe.


"Ah Kagume bukannya ini sudah larut bagaimana kalau kamu logout saja walaupun hari ini libur besok tetap harus aktivitas seperti biasa kan?"


"Iya-iya Shiroe-kun tapi.. bisakah kau memanggil ku dengan nama depan ku saja?"


"Boleh-boleh, kalau begitu Hanna."


"Tambahkan chan dibelakang nya.."


"Baiklah Hanna-chan,kalau begitu kamu logout duluan ya istirahat buat besok."


"Hm.. Kamu suruh aku logout dulu berarti kamu masih mau lanjut main kan? Curang-curang kamu mau main tanpa ku."


"Aku mau menelusuri dungeon sebenarnya kamu jangan kedungeon dulu hari ini besok saja kita sama-sama menelusuri nya ok."


"Baiklah Shiroe-kun kalau begitu hati-hati ya.."


"Ok Hanna-chan, aku berangkat dulu."


"Sampai jumpa besok Shiroe-kun."


"Bye-bye."


Hanna pun logout duluan dan aku menelusuri dungeon.

__ADS_1


"Kalau begitu waktu menelusuri dungeon agar besok aku bisa tau jalan yang bagus agar Hanna merasa nyaman saat penelusuran."


~bersambung~


__ADS_2