
Chapter 21- Sekarang dimulai
"Hmm.. .. di website ini aku juga tidak menemukan informasi yang bagus tentang Kagume, bagaimana aku membantu Shiroe kalau begini informasi yang ku dapat tidak bisa membantu."
Lalu Urie melihat kearah sebuah foto*
"Urie sudah jam segini, nanti kau terlambat sekolah."
"Iya bu ini aku mau berangkat. Mungkin kali ini aku kurang beruntung, baiklah sekarang waktunya berangkat dari pada telat."
Hari ini aku sangat kesal sekali data yang telah aku temukan malah dirusak oleh orang brengsek itu.
"Hufftt... berarti malam ini aku harus bekerja lebih lagi untuk mencari informasi, besok juga hari sabtu jadi aku punya waktu luang. Hoo.. itu Urie mungkin aku akan mengagetkan nya."
"Mungkin malam ini aku harus mencari informasi lebih lagi, Shiroe juga selalu bekerja keras untuk mencari informasi nya."
"OIIII URIE-SAN!!!!"
"Woah!! Shiroe kenapa kau mengagetkan ku?"
"Maaf maaf aku hanya iseng tadi."
"Nggak apa-apa kok, hei Shiroe tumben kau pergi jam segini biasanya kau datang saat bel sekolah berbunyi."
"Iya tadi malam aku membuat sistem untuk mencari informasi secara otomatis jadi aku bisa tidur lebih cepat."
"Woow..itu bagus donk Shiroe, jadi informasi apa yang kau dapat?"
"......"
"Hee.? kenapa mukamu jadi kesal begitu? ."
"Sistem yang kubuat semua corupt lalu error."
"Apa? Yang benar?Kenapa bisa terjadi?"
"Sistem ku ketahuan oleh developer nya dan mereka memberi virus pada sistem yang kubuat."
"Sayang sekali, sudah sampai sekolah saja ternyata seperti kita terlalu asik mengobrol."
"Iya, ngomong-ngomong Urie apa malam ini kau ada rencana?"
"Malam ini aku nggak ada rencana apa-apa sih memang kenapa?"
"Bagaimana malam ini kita menelusuri dungeon dilantai 37?"
"Boleh kok nanti aku akan ajak mereka juga."
"Oke lebih banyak orang lebih bagus."
"Kalau begitu sampai jumpa nanti digame, sekarang aku mau kekelas."
"Oke."
Saat malam tiba aku login ke game tapi menggunakan aku baru, karena aku ingin menggunakan sistem yang kubuat kali ini sistem nya sudah lu perbaiki dan aku berharap akan sangat berguna.
__ADS_1
"Mo...Shiroe nichan lama sekali. " [Ayumi]
"Tenang saja Ayumi Shiroe pasti datang." [Urie]
"Tapi Urie-san bukankah lantai 37 diluar jangkauan kita? Aku hanya bisa menjelajah sampai lantai 20." [Tamaki]
"Tamaki apa kau tidak melihat patch note update nya? sekarang sudah bisa menjelajahi lantai lain tanpa harus menyelesaikan dungeon."[Tina]
"Ha? Aku baru tahu kalau bisa seperti itu, berarti kita bisa menjelajahi dungeon dilantai lain tanpa harus menyelesaikan nya?"[Tamaki]
"Ya itu bisa tapi kau memerlukan item untuk bisa ngeakses semua lantai." [Urie]
"Item? Berarti kita harus mencari nya lagi? Bakalan jadi lama donk." [Tamaki]
"Item itu nggak bisa didapatkan didungeon biasa dan hanya bisa didungeon dengan difficulty hell." [Ayumi]
"Tapi item itu bisa didapatkan dengan mudah." [Urie]
"Dengan mudah katamu? Dungeon hell itu tidak mudah ditaklukan bahkan player dengan peringatan Expert kesulitan." [Tamaki]
"Nggak, kau tidak perlu melakukan hal sesulit itu. Item itu ada di game shop." [Urie]
"Harganya?" [Tamaki]
" 1000 yen." [Urie]
"Ee.. hh yang bener aja, kalau tau ada item sebagus itu dengan harga seperti itu harus nya aku membeli nya dari pada membeli Naga ini." [Tamaki]
"Oi Tamaki... kau membeli Naga kau bilang? bukankah itu harganya 3000 yen? [Ayumi]
"TA-MA-KII!!!" [Ayumi dengan muka yang kesal]
"Ayumi-chan tenang dulu, bukannya dia bebas membeli nya kan dia memakai uang dia sendiri." [Tina]
"Hmmphh.. kau benar Tina, tapi dari mana kau dapatkan uang sebanyak itu?" [Ayumi]
"Aku mendapatkan nya dari event game, naga itu bukan kubeli menggunakan uang kok tapi menggunakan item dari event pvp." [Tamaki]
"Kalau begitu tidak apa-apa, Tapi sekarang bagaimana kau bisa mengakses lantai lainnya?." [Ayumi]
"Kalau soal itu tenang saja, aku membeli 2 item akses itu."[Urie]
"Hah yang bener Urie, kalau begitu terima kasih, kau penyelamat dan nanti akan ku ganti." [Tamaki]
"Tenang saja kok,kalau tidak diganti pun nggak apa apa." [Urie]
"Heh jangan seperti itu Urie tenang saja Tamaki akan mengganti nya." [Ayumi]
"Kenapa kan dia memberi ku dengan ikhlas." [Tamaki]
"Tapi tetap saja kau harus mengganti nya nanti." [Ayumi]
"Kalian berdua tenang lah." [Tina]
Sementara mereka bertengkar dari kejauhan ada seorang player yang berlari kearah kami.
__ADS_1
"Oii kalian semua!!!."
"Seperti ada yang memanggi kita." [Urie]
Ayumi dan tamaki masih saja bertengkar*
"Oii... Urie-san!! Tamaki!! , Ayumi chan!! , Tina chan!! "
"Heeh.. ternyata kau, ngomong-ngomong kau siapa?aku baru kali ini melihat mu." [Urie]
"Iya dan dari mana kau tau nama kami semua?" [Tamaki]
"Hufftt...kalian ini yang benar saja, ini aku Shiroe." [Shiroe]
"Hah Shiroe? kau menggunakan akun baru?" [Urie]
"Padahal aku sudah membuat akun ini semirip akun utama ku, dan aku membuat ini untuk berjaga-jaga." [Shiroe]
"Mirip? Ku rasa itu sangat berbeda." [Tamaki]
"Masa sih semuanya telah sama loh."[Shiroe]
"Dasar Tamaki, kau itu tidak melihat apa jelas-jelas itu mirip cuma berbeda dibagian telinganya." [Ayumi]
"Kau bilang telinganya tidak bukan itu yang berbeda adalah tinggi nya." [Tamaki]
"Moo.. kenapa kalian mulai bertengkar lagi!! Sudahlah hentikan ." [Tina]
"Sudahlah dengerin apa kata Tina dan kalian berdua salah, aku hanya merubah warna rambut dan warna mataku." [Shiroe]
"Haaah?? Hanya warna?." [Tamaki dan Ayumi]
"Ngomong-ngomong Urie kau bilang untuk berjaga-jaga memang ada apa dengan akun utamamu? " [Urie]
"Aku menggunakan sistem yang kubuat diakun ini dan untuk berjaga-jaga dari banned aku menggunakan akun baru, kan sayang juga akun utama ku dibanned." [Shiroe]
"Sistem? Sistem apa?" [Urie]
"Penjelasan nya panjang." [Shiroe]
"Baiklah." [Urie]
"Hmm.. Itu benar juga akan sayang jika yang kena akun utama, tapi Shiroe-nichan apa kau memiliki akses ke lantai lainnya?" [Ayumi]
"Tenang saja kalau soal itu sudah aku atur semua, sekarang mari kita jelajahi lantai 37." [Shiroe]
"YOSH." [Semuanya]
Kami mulai menjelajahi dungeon di lantai 37 dan setelah 1 dungeon kami taklukan kami belum menemukan ruangan yang kami cari, kami melanjutkan penjelajahannya besok lagi karena aku ingin mencari informasi tentang Hanna-chan.
Setelah logout aku menggunakan data akun tadi untuk mencari apakah didungeon tersebut ada ruangan yang ku cari, dari data tersebut aku tidak menemukan apapun tapi karena ada data akun aku sekarang bisa membuka data lantai 37. Aku menemukan letak dungeon yang ada dilantai itu dan data ini bisa jadi langkah awal untuk menemukan Hanna dan malam ini aku akan begadang lagi untuk mencari semua informasi yang bisa kudapat dan kali ini aku akan mengawasi semua sistem ku agar tidak dikirm virus lagi oleh orang brengsek itu kalau bisa aku tidak tidur lagian besok hari sabtu jadi aku bisa
Mengerjakan proyek ini semau ku.
Hampir 5 jam lebih aku sudah mengerjakan proyek ini dan untung saja kali ini aku tidak diganggu. Hasil dari pencarian ku aku berhasil menemukan semua dungeon dilantai tersebut dan yang lebih bagusnya lagi aku menemukan 3 dungeon yang mempunyai ruangan dengan akses tersembunyi, tapi dungeon tersebut terlihat kosong dan para monster juga tidak spawn karena menurut ku pencarian kali ini sudah mendapatkan hasil yang lumayan dan aku juga merasa kelelahan, aku beristirahat sebentar dan akan menyambung lagi setelahnya.
__ADS_1
~bersambung~