
Chapter 19- Berkumpul kembali
"Makhluk apa kau sebenarnya padahal kau sudah terbakar dan tangan kananmu satu, tapi kau tetap bisa bergerak."
Dia malah tertawa dengan keras dan mulai bergerak kearah ku.
" Hahahaa..... dengar ya mayat, serangan mu bukan apa apa bagiku dan sekarang waktu nya kau mati sekarang."
Dia menusukku dengan daggernya, aku tidak bisa melawan lagi badanku sudah tidak bisa bergerak lagi dan akhirnya aku mati dibunuhnya, yang pastinya aku tidak tahu orang itu siapa dan apa tujuan nya, tapi dia terlalu kuat untuk kulawan bahkan dia tahan api yang berasal dari mataku dia seperti tidak merasakan sakit sedikitpun tangan nya yang hancur juga seperti hanya luka kecil bagi . Karena mati aku langsung terlogout dan baru bisa login kembali setelah 3 hari. Paginya saat disekolah aku meminta maaf pada Urie
"Urie..!!"
"Oo.. Shiroe-san ada apa? ."
"Maaf kemarin aku tidak bisa melindungi mu, orang itu terlalu kuat untuk aku kalahkan."
"Nggak apa-apa kok jangan dipikirkan, oh ya aku punya informasi untukmu."
"Informasi? Untukku? Informasi apa?"
"Aku akan memberi tahu mu nanti setelah pulang sekolah, aku tunggu dikafe yang dekat sungai."
"O.. Ok."
Saat pulang sekolah aku menemui Urie dikafe tadi dan menanyakan tentang informasi apa yang dia maksud.
"Jadi Shiroe, aku mendengar informasi dari beberapa player bahwa beberapa rekan mereka menghilang tanpa alasan."
"Hah! Sama seperti Hanna juga? , jadi apa yang sebenarnya terjadi."
"Aku juga belum tahu apa yang terjadi tapi beberapa player berpendapat bahwa account mereka di lock dan mereka dipindahkan kedunia virtual yang berbeda dari World."
"Kalau begitu apakah ada cara untuk mengembalikan mereka?"
Saat Urie menjelaskan ada 3 orang yang berjalan kearah kami
"Hai. Shiroe nichan, Urie-san.." [Ayumi]
"Oh Hai.., Shiroe-kun perkenalan mereka adalah Tina, Ayumi, Tamaki."
"Oh salam kenal aku Shiroe Tatsuya."
"Aa.. Jadi kau Shiroe-nichan."[Ayumi]
Mungkin karena terlalu senang Ayumi langsung memelukku sambil menangis
__ADS_1
"Oi.. Tenang lah jangan menangis seperti itu, dan apa yang kalian lakukan disini sekarang bukan kah kalian tinggal di Yokohama? kenapa sekarang di Tokyo?"
"Kami sedang libur karena disekolah kami sedang dibangun jadi kami berpikir untuk menemui kalian." [Tina]
"Oh jadi berapa lama kalian akan disini?dan Ayumi memang kau sudah berhenti menangis tapi kenapa kau belum melepaskan pelukan mu. " [Shiroe]
"Shiroe nichan T-T." [Ayumi]
"Sekitar 2 mingguan saja karena sekolah kami hanya ingin membangun 1 kelas baru saja, Oii Ayumi aku tau kau sangat merindukan Shiroe nichan tapi bukankah itu berlebihan?." [Tina]
"Huff.. sudah sudah Ayumi lepaskan Shiroe. Shiroe-san mari kita mulai pembahasan soal bagaimana mencari Hanna-neesan." [Tamaki]
"Maaf aku banyak tanya kalau begitu silahkan duduk dan kita bahas." [Shiroe]
"Jadi soal Kagume, sepertinya dia diteleport ke dunia virtual lain seperti rumor yang beredar." [Urie]
"Tapi kira-kira seperti apa dunia nya dan apakah ada yang pernah keluar dari sana? [Tina]
"Beberapa dari mereka dapat logout dan dari rumornya bentuk dunianya saat awal diteleport kesana nanti akan berada disuatu ruang yang bentuknya abstrak dan tidak karuan dan kalau masih disana masih ada kemungkinan untuk logout atau logout secara otomatis tapi kalo sudah melewati ruangan itu kemungkinan dapat kembali kecil."
"Tunggu sebentar kau bilang dunia abstrak dan karuan? Aku pernah kesana sekali saat aku mati didungeon untuk pertama kalinya dan Kagume juga mengalami nya tapi setelah itu langsung terlogout secara otomatis." [Shiroe]
"Kalian pernah kesana? Apa kalian saling jumpa disana?" [Tamaki]
"Nggak, kami tidak saling jumpa saat aku saja membiarkan nya sama Kagume dulu dia juga kaget karena dia tidak melihat ku disana." [Shiroe]
"Kalau soal itu aku sendiri belum tau karena informasi tentang cara kembali kedunia asli tidak ada itu terjadi dengan tidak terduga." [Urie]
"Jadi semakin sulit menemukan cara mengembalikan Hanna-nisan." [Tamaki]
"Makanya aku masih bingung menemukan caranya bahkan aku sudah mencari disemua website hingga bertanya kepada orang yang mengalami nya tidak ada informasi yang bisa digunakan." [Urie]
"Jadi... Apakah Hanna-nichan bisa kembali lagi? Tina sangat mengkhawatirkan nya.[Tina]
"Hmmm...bagaimana kalau kita sudahi pembahasan nya? Lihat waktu sudah mulai larut, bukankah akan bahaya kalau pulang terlalu larut?."[Shiroe]
"Iya sih sudah larut tapi ini masih jam 8 kan?"[Urie]
"Bukan apa-apa kok, hanya saja.... aku merasa kurang nyaman dengan percakapan ini walaupun menyangkut soal Hanna."[Shiroe]
"Ah maaf Shiroe nichan, karena terlalu bersemangat kami sampai lupa memikirkan perasaanmu."[Tina]
"Ya... Gak apa-apa juga kok aku tau maksud kalian baik, anoo... Kalian menginap di mana? Apa perlu aku dan Urie mengantar kalian?" [Shiroe]
"Aaa.. Nggak, nggak usah repot-repot kok Shiroe-nisan lagian kami bertiga jadi tenang saja."[Tamaki]
__ADS_1
"Kalau begitu kami antar kalian sampai stasiun saja ok?" [Shiroe]
"Kalau Shiroe-nichan sampai memaksa begitu apa boleh buat."[Ayumi]
"Hee.. muka mu tidak menunjukkan muka terpaksa Ayumi-san." [Tamaki]
"Benar kau malah terlihat senang." [Urie]
"Sudahlah nanti malah makin larut lagi." [Shiroe]
Setelah mengantar mereka aku dan Urie langsung pulang kerumah masing-masing.
Sesampainya dirumah aku memeriksa lagi feedback yang ku sampaikan kedeveloper game.
Baiklah apakah feedback ku ditanggapi.... Hufftt ternyata mereka tidak menanggapinya, hmm... Email? Siapa yang mengirim ku email... Oh ternyata ini email dari developer game tersebut.
"Terima kasih atas laporan nya, tapi kami belum pernah mendengar hal seperti itu."
Eeehhh apa maksudnya ini padahal kasus nya sudah dibicarakan dimana-mana, kalau begitu akan kubalas
"APA-APAAN KALIAN INI?? PADAHAL MASALAH INI SUDAH DIBICARAKAN DIMANA-MANA, APA KALIAN MEMANG TIDAK PERDULI SAMA SEKALI HA??."
Yosh kalau seperti itu mungkin mereka akan lebih serius menjawabnya, ee...ada balasan lagi kalau begitu apa tanggapan mereka kali ini
"Oh ternyata kau begitu mudah marah ya Shiroe-sensei."
"HAAA? Shiroe-sensei apa-apaan maksudnya?"
"Aa..Shiroe-sensei kau pura-pura lupa atau gimana? Kau ingat dengan WRPG-game?"
WRPG-game?Hmm...aku seperti pernah mendengar nya....... Aa.. aku ingat sekarang itu game yang pernah aku buat saat SMP tapi emang ada apa dengan game itu.
"Aku memang pernah membuat nya tapi kenapa? dan apa hubungannya dengan masalah awal tadi? jangan coba mengganti topik."
"Mengganti topik ya? Nggak nggak, ini ada hubungannya loh... kau ingat deskripsi game yang kau buat itu? "Aku ingin membuat dunia yang lebih baik". Jadi karena aku sangat menyukai game mu dan aku sangat kagum padamu padahal kau masih SMP bisa membuat game dengan Bagus juga bug yang hampir tidak ada, jadi aku dan teamku berusaha mengabulkan nya, saat kau meninggalkan game itu kami menggunakan data dasar nya untuk membuat game yang sekarang kau mainkan bagaimana kau suka kan? Dunia yang indah dan juga damai, lalu soal player yang menghilang tenang saja mereka baik-baik saja didunia baru yang kami ciptakan lagian mereka akhirnya akan dilupakan juga.Dan setelah dunia yang kami buat sempurna, kami akan menteleportasikan semua player kesana... Tunggu dulu kurasa seluruh dunia ."
"Apa-apaan tujuan mu itu sangat tidak masuk akal cepat hentikan dan kembalikan semua player yang kau culik walaupun dunia yang sekarang ini tidak indah lagi tapi mereka juga butuh kehidupan aslinya."
"Hentikan? Kembalikan apa mereka ingin dikembalikan kedunia yang seperti ini? Kau bilang mereka membutuhkan dunia nyata juga? Kalau begitu coba saja kalau mau.....kau saja tidak tau informasi soal keberadaan kantor pusat kami dimana walaupun kau mencari diwebsite manapun juga tidak ada. "
"Sialan jangan berlagak sombong, aku memang tidak tahu tapi polisi memiliki akses kemanapun."
"Lawakan mu lucu sekali Shiroe sensei , memang polisi mempunyai akses jaringan dimana-mana tapi tidak dengan akses kekantor kami,Tapi.. jangan sedih dulu kalau kau ingin memberhentikan kami dan mengembalikan semua player yang terjebak.... masih bisa kok...aku akan memberikan sedikit petunjuk untuk itu, pertama kau harus mencari dungeon yang terdapat ruangan rahasia dan setelah kau menemukan nya kau harus memecahkan puzzle diruangan itu dan tentu nya itu tidak mudah,berhati-hatilah Shiroe-sensei."
"Oii sialan, jangan memberikan aku informasi yang tidak jelas seperti itu!!!"
__ADS_1
Sialan mereka tidak menjawab lagi kalau begitu malam ini juga aku harus mencari informasi soal dungeon tersebut soalnya itu akses utama nya, aku tidak perduli dengan sekolah besok.... Tenang saja Hanna-chan aku pasti akan menyelamatkan mu,pasti....
~bersambung~