
Chapter 3- Menyebalkan
Hari ini sama seperti kemarin, aku login ke game tersebut lagi karena game ini membuat ku melupakan masalah dikehidupan nyataku.
Tapi hari ini aku terkejut karena menerima suatu pesan dari perempuan yang kutolong kemarin dan ya awalnya kupikir itu pesan biasa tapi yang buat ku terkejut isi pesan itu adalah "愛してる" atau yang berarti aku mencintaimu, ya tapi aku nggak begitu memerdulikannya karena aku masih belum percaya kalau dia perempuan beneran hahaha...
Saat aku ingin menelusuri dungeon seseorang menarik bajuku dan ternyata perempuan yang kemarin ku tolong.
"He...heey... Kau mau pergi kemana?"
"Oh ternyata kamu perempuan yang kemarin.. Aku ingin pergi menelusuri dungeon emang kenapa?"
"Nggak kok nggak kenapa-kenapa,.. Tapi boleh kah aku ikut denganmu?"
"Ikut denganku?Hmm...boleh sih tapi... dengan perlengkapan mu yang seperti itu terlalu berbahaya untuk melakukan penelusuran dungeon."
"Kalau begitu bagaimana aku bisa mendapatkan perlengkapan yang lebih bagus lagi?"
"Kau bisa menempah nya dan itu membutuhkan waktu, kalau ingin cepat ya kau bisa berburu dan mendapatkan drop item dari monster tapi drop rate nya cuma 15%"
"Ha.... Itu membutuhkan waktu, apa tidak cara yang lebih cepat?"
"Hufftt.. Sebegitu ingin nya kau ikut dengan ku? Yasudah sebentar aku periksa apakah masih ada equipment yang tidak kupakai, Hm.... Oh ada kalau begitu kau pakai saja."
__ADS_1
"Benarkah?... Kalau begitu terima kasih atas kebaikan nya."
"Iya-iya.... sama-sama kalau begitu cepat pakailah."
Karena dia mengganti equipment terlebih dahulu jadi aku menunggu nya sebentar.
"Huft.. Lama sekali dia padahal cuma memakai armor hampir setengah jam."
"Maaf menunggu lama, ayo kita berangkat."
"Kau itu la...maa.. [dalam hatiku berkata"Kawaii" dia terlihat sangat pantas menggunakan nya, tunggu sebentar, ingat dia belum tentu beneran perempuan didunia nyata]"
"Halo kau baik-baik saja?Ano... "
Dan akhirnya aku menelusuri dungeon dengan nya, walaupun untuk pemula dia bisa menelusuri dungeon dengan tenang tidak seperti pengecut yang kutemui saat beta tester game ini. Setelah setengah jam melakukan penelusuran kami menyudahi nya karena dia bilang ingin bekerja ,jadi aku mengantar kan nya kembali agar dia aman saat logout.
"Oii... Kau awas dibelakang mu."
"Aa...dibelakangku waaa.. pergi-pergi monster."
"Menunduk!! ELECTRIC BALL."
"Woo.."
__ADS_1
"Baik-baik aja kan? Kau kenapa melamun tadi?Apa kau kelelahan?"
"Maaf tadi aku melihat jam dan sebentar lagi aku harus pergi kerja."
"Hmm.. kau bekerja sambilan ternyata, Jaa.. Kalau begitu naiklah ke punggungku aku akan mengantar mu."
"Benar boleh?"
"Iya.. Sudah cepatan naik."
"Oke."
"Siap? Kalau begitu pegangan yang erat, Speed Up."
"Bagaimana dengan monster nya?"
"Dengan kecepatan seperti ini tenang saja, monster-monster itu nggak bakalan bisa mengejar kita."
Setelah dia sampai ketempat aman dan logout aku masih melanjutkan penelusuran ku di dungeon tersebut dan akhirnya aku menemukan boss room nya.Aku pun coba mengintip ruangan tersebut, didalam sana ada monster dengan level 35 dengan status yang lumayan menyeramkan dan tiba-tiba saja dia melirikdengan tajam kearah ku aku pun lari karena tidak mau mengambil resiko.
Dan setelah keluar dari dungeon aku putuskan untuk logout saja karena besok masih harus sekolah..
~bersambung~
__ADS_1