Inter-Universe Anime Group Chat

Inter-Universe Anime Group Chat
Kontrak Roh


__ADS_3

—Keith's PoV—


Hah… menjadi admin lebih sulit dari apa yang aku pikirkan. Sebelumnya, aku juga merupakan admin grup Wibu Seluruh Nusantara, tapi itu hanya sebatas grup WhatsApp sedangkan saat ini adalah Inter-anime Group. Ada perbedaan besar antara hanya satu Nusantara dan berbagai dunia. Aku sendiri tidak sehebat itu untuk menghafalkan berbagai anime selama masa hidupku. Aku hanya anak IPS yang belajar filsafat secara otodidak, itupun aku tidak mendalaminya dan hanya iseng. Aku bukan psikolog atau ahli memperbaiki masalah sakit jiwa.


Memastikan kesehatan mental antar setiap anggota grup adalah hal baru untukku. Aku tidak bisa mengundang orang dari dunia perang yang memiliki mental terlatih di dalam grup ini. Harga undangan mereka terlalu mahal dan mereka mungkin akan menolak karena memiliki kepentingan tersendiri. Jika pun harga mereka murah, tetap saja itu mahal bagi poinku saat ini dan mereka memerlukan waktu untuk berkembang. Memilih antara mental yang kuat atau kekuatan mentah yang kuat adalah sesuatu yang perlu perhitungan….


Belum lagi, belum tentu sesuai dari dunia anime bertemakan perang selalu akan berperan dalam misi. Ambil contohnya, Madara Uchiha. Dia sangat kuat dalam bertarung dan aku yakin dia bisa mengalahkan puluhan ninja biasa meski tidak menggunakan semua kekuatannya. Dia pernah melakukan solo pada sembilan Bijuu dan berakhir kemenangan setelah memiliki satu mata Rinnegan, Mata Samsara. Dia memiliki persentase keberhasilan tinggi dalam menjalankan misi di dunia penuh pertarungan.


Tapi apakah dia akan berguna di dunia damai di mana konflik utama tidak memerlukan kekuatan? Ambil saja contohnya BanG Dream. Kekuatan Madara hampir tidak ada gunanya di sana. Genjutsu dari Sharingan-nya sudah pasti bisa membuat semua orang jatuh ke dalamnya, tapi apakah Genjutsu-nya bisa melewati layar televisi? Belum lagi pemikirannya tentang perdamaian dunia. Aku ragu dia akan bersedia melakukan sesuatu untuk misi yang tidak ada untungnya untuknya. Dan lagi, aku takut dia akan menggunakan Genjutsu padaku. Inilah alasan aku ingin menghindari seseorang yaitu memiliki kemampuan mengendalikan pikiran orang lain.


Sudahlah, lebih baik aku kembali pada tiga gadis anggotaku saat ini. Sejujurnya, usia mereka lebih tua dari usiaku dalam tubuh ini. Usiaku saat ini sekitar empat belas tahun lebih beberapa bulan. Usia ini belum cukup untuk masuk SMA. Bahkan dalam anime Hamefura sendiri, Keith baru masuk ke akademi ketika dia berusia lima belas tahun bersama Catarina. Tidak sulit untuk menebak berapa usia Keith meski aku tidak memiliki ingatan miliknya. Asalkan penonton memperhatikan, mereka bisa mengetahui detail kecil dari suatu anime.


Melewati pepohonan lebat, aku kembali ke tempat mereka bertiga berada. Data yang dikumpulkan dari penjelajah singkat ini sudah cukup. Aku hanya perlu memberitahu mereka tentang di mana Akademi Roh Areishia berada. Untung saja, tempat ini berada di dekat latar kejadian itu. Kupikir kita berada di hutan antah berantah dan perlu melakukan perjalanan selama berhari-hari sebelum sampai ke akademi. Sistem ini tidak memberikan info detail tentang tempat aku berada!


Setelah melewati atau lebih tepatnya menembus pepohonan itu, aku akhirnya sampai pada tempat mereka bertiga sebelumnya. Lumayan lama juga kepergianku. Hari sudah mulai sore dengan sinar matahari yang berubah menjadi kuning ketika aku kembali ke sini. Untung saja tubuh tembus pandangku ini memudahkan aku bergerak sampai-sampai aku hanya perlu berjalan dalam satu garis lurus. Haruskah aku masukkan ini dalam kategori buff?


"Yo, Minna-chan, apa kalian sudah membuat kontrak roh masing-masing?" tanyaku ramah.


Tidak, tidak, tidak, aku sudah dapat melihat jika mereka memiliki roh dan sedang mengakrabkan diri dengan roh masing-masing menggunakan mata kepalaku sendiri. Selain itu, notifikasi dari Sistem membuatku mengetahui bila mereka sudah membuat kontrak roh. Aku hanya bertanya sebagai sapaan atau salam. Bukankah terlalu datar jika aku menatap dengan ucapan "Selamat Sore"?


[Ding! Miko Yotsuya telah menyelesaikan misi "Mari Membuat Kontrak Roh!". Anda menerima 160 poin sebagai bayaran.]


[Ding! Kino telah menyelesaikan misi "Mari Membuat Kontrak Roh!". Anda menerima 160 poin sebagai bayaran.]

__ADS_1


[Ding! Rikka Takanashi telah menyelesaikan misi "Mari Membuat Kontrak Roh!". Anda menerima 160 poin sebagai bayaran.]


[Ding! Miko Yotsuya telah menyelesaikan misi "Mari Membuat Kontrak Roh!". Anda menerima 160 poin sebagai bayaran.]


[Ding! Miko Yotsuya telah menyelesaikan misi "Mari Membuat Kontrak Roh!". Anda menerima 160 poin sebagai bayaran.]


[4.149 → 4.949]


Ah… sedana mendapatkan poin pertama. Ini mengingatkanku tentang mendapatkan gaji untuk pertama kalinya dalam pekerjaanku di kehidupan sebelumnya. Sangat menyenangkan karena akhirnya bisa menghasilkan uang menggunakan tangan sendiri. Aku merasa mandiri dan bisa hidup tanpa pengawasan orang tuaku saat itu. Sayangnya, aku berhenti setelah bekerja selama tiga bulan karena banyak yang memberikan donasi sejak aku mengupload konten tentang anim di YouTube.


"Lama, ke mana saja kamu pergi tanpa kami?" tanya Kino datar seperti biasanya.


"Um… yah, aku hanya memastikan tentang kondisi alam di sekitar sini. Setidaknya, aku tidak mendapati bahaya di dekat sini, justru kira berada di tempat di mana latar misi akan digelar. Kalian bisa sedikit santai dan tenang." Sama seperti sebelum-sebelumnya, aku tetap tersenyum ketika di hadapan mereka.


Kino adalah yang paling berbahaya di antara mereka berdua. Bukannya dia berbahaya, hanya saja dia adalah orang yang paling berpikir terbuka dan memiliki banyak pengalaman di alam bebas. Tidak seperti dua sisanya yang hidup di dunia santai tanpa beban. Terkadang, aku merasa jika dia akan bisa mengungkapkan semua rahasia yang aku miliki. Untuk itu, aku akan melakukan tindakan transparan.


Seekor burung merpati mendarat di bahu Kino setelah dia mengatakan itu. Dia memiliki beberapa buku bercahaya dan berbeda dari burung merpati biasa. Aku bisa langsung menebak bahwa itu adalah roh kontrak milik Kino. Aku tidak tahu apa kekuatannya, Tapi aku yakin ini akan membantu dalam gaya bertarungnya. Aku tidak akan ikut campur terlalu dalam tentang melatihnya.


Menurutku, keterlaluan bertarung Kino berada pada kecepatan dan akurasi. Dia sangat cocok untuk melakukan serangan jarak jauh dan memiliki mobilitas tinggi untuk melarikan diri dari pertarungan. Aku ragu dia akan meninggalkan kawan-kawannya, tapi memiliki kecepatan tentu saja bukan sebuah kerugian. Aku masih belum tahu dua sisanya, tapi semoga saja mereka bisa membentuk formasi yang lebih kuat saat bersama.


"Hmm… tebakanmu tidak salah, sih. Tempat itu dipenuhi oleh orang yang merupakan putri bangsawan dari berbagai tempat. Itu akan menjadi tempat yang elegan dan berkelas dengan banyak gadis-gadis seusia kalian yang berusaha melatih keterampilan bertarung mereka. Di sana, tidak ada acara khusus dan kalian hanya harus melatih keterampilan bertarung menggunakan sihir. Aku sudah menjelaskan bagian terakhir sebelumnya," jelas Keith.


"Putri bangsawan, ya? Kita benar-benar berada di dunia fantasi abad pertengahan. Aku sudah membaca beberapa buku tentang pergi ke dunia ini. Tapi, apakah kamu yakin kita bisa masuk ke dalam akademi yang isinya adalah bangsawan? Biaya pendaftarannya pasti mahal, 'kan?" tanya Miko sambil tersenyum ringan.

__ADS_1


Gadis ini…, sepertinya rasa takutnya sudah sedikit berkurang. Sebelumnya dia jarang tersenyum dan seperti ketakutan sepanjang hati. Aku tidak bisa menyalahkannya. Aku sendiri akan ketakutan setengah mati jika setiap hari bertemu dan melihat makhluk menyeramkan seperti itu. Pilihanku untuk ke dunia ini sudah tepat karena dia bisa cuci mata.


Kemudian untuk roh miliknya, dia luar biasa karena bisa membuat kontrak dengan tiga roh sekaligus. Lagi pula dia memiliki kepekaan supranatural tinggi yang membuat dia dapat melihat makhluk gaib dan para makhluk gaib itu tertarik padanya. Tidak sia-sia aku menghabiskan 501 poin untuk mengundangnya. Dia Adalah calon power house dari grup ini.


Kemudian untuk spiritnya, pertama adalah serigala seukuran kucing yang memiliki bulu berwarna putih di tubuhnya dan biru tua seperti laut di kakinya. Aku tebak, roh ini memiliki elemen air. Bukan pilihan buruk karena aku sendiri tidak tahu bagaimana pilihan yang bagus itu. Kemudian, roh selanjutnya adalah berbentuk rubah dengan bulu merah. Aku tebak dia memiliki elemen api, selebihnya tidak ada. Yang terakhir, roh ini memiliki bentuk kucing dengan bulu putih dan coklat muda dengan mata berwarna hijau. Aku tidak tahu apa elemennya. Angin mungkin?


"Tenang saja, aku sudah memikirkan rencana untuk masuk ke sana dengan gratis. Kamu sangat berperan dalam rencana ini," jawabku singkat.


[Ding! Fungsi awal identitas dapat dibeli terbatas oleh admin seharga 200 poin.]


[Fungsi ini akan membuat identitas setiap anggota terkait misi untuk memiliki identitas di dunia misi digelar. Ini akan sangat membantu dalam masuk ke sekolah atau administrasi resmi lainnya. Tunggu apa lagi, ini adalah zona sayang anggota!]


'Dimulai lagi, nih, promosinya.'


"Kemudian, Rikka." Aku berbalik pada gadis chuunibyou yang menjadi pendiam ini. "Apa kamu sudah siap untuk berpetualang? Aku yakin kamu pasti akan suka dengan dunia perang dan sihir ini."


Bukan itu poin utama dari pertanyaanku. Aku hanya ingin memastikan apakah dia masih tidak bisa bangkit setelah mendapatkan ceramah sepanjang itu. Pasti moodnya menjadi buruk setelah dimarahi oleh orang yang tidak dikenal. Untuk masalah pengenalan, mereka sudah saling mengenal lewat chat dalam grup, sih.


"Y-Ya. Aku sudah tidak masalah." Rikka agak tergagap ketika menjawab.


'Realita sangat kejam, Anak Muda. Jangan patah semangat dulu, ya.'


Aku tidak terlalu berharap pada anggota yang satu ini. Ada perbedaan besar antara hanya berkhayal dan berada dalam situasi pertarungan intens yang sebenarnya. Dia akan mengalami masa-masa sulit ketika dia masuk dalam pertarungan. Setidaknya, aku sudah memasukkan misi untuk membuat dia berduel pada orang asing di dunia ini.

__ADS_1


Selain itu, adalah tentang roh miliknya. Itu memiliki bentuk seperti tikus tanah. Aku bisa menebak jika roh yang satu ini memiliki afinitas pada elemen tanah. Aku mungkin bisa membantunya karena aku sendiri adalah pengguna sihir elemen tanah. Semoga dia menjadi lebih bersemangat di masa depan.


Cahaya (mungkin), api, air, ?, dan tanah. Sungguh pilihan yang sangat berlainan sekali. Semoga saja mereka bisa membentuk tim yang kompak. Salah satu kelebihan dari memiliki banyak elemen adalah, jarang menemukan musuh yang memiliki counter dari elemen itu. Tapi untuk kelemahannya, akan sulit untuk melatih semua elemen kecuali ada teknik tertentu seperti Bunshin no Jutsu. Sepertinya Kino akan menjadi ujung tombak utama, Miko menjadi pendukung tengah, dan Rikka menjadi pengalihan. Rikka memang terlihat lemah dan mudah dimangsa.


__ADS_2