
Kembali ke ruangan dengan orang-orang aneh itu, orang-orang yang menentukan tentang sistem dan bersikap aneh itu, mereka kembali mengadakan rapat evaluasi seperti yang dilakukan sebelumnya. Entah apa motivasi yang mereka miliki, padahal membuat hal-hal seperti misi dan yang lainnya tidak terlalu banyak menghasilkan uang untuk mereka. Dari sini dapat kita ambil kesimpulan, bahwasanya mereka adalah golongan spesies yang kurang pekerjaan dan mencari perkara.
“Ngomong-ngomong, Noctis, sekarang aku mulai kepikiran. Bukankah tidak ada gunanya jika dia membeli sesuatu untuk memperkuat dirinya jika dia tidak memiliki keterlibatan tinggi dalam pertarungan? Di dunia sebelumnya saja, dia tidak ikut dalam pertarungan misi dan hanya secara tidak sengaja menyelesaikan misi rahasia. Apakah kamu tidak merasa jika kita harus membuatnya lebih banyak terlibat di dalam pertarungan?” tanya Elena.
Berbeda dari sebelumnya, kali ini mereka berempat sedang menonton televisi di malam hari, saat malam minggu. Namanya juga malam Minggu, dengan liburnya hari esok, lebih menyenangkan untuk tidak melakukan pekerjaan berat, atau lebih baik jika tidak usah melakukan pekerjaan sama sekali. Ketika besok tidak perlu bekerja, sekalian saja jangan bekerja.
“Hmm?” Noctis menolah pada Elena. “Kalau begitu apa yang kamu inginkan? Menghilangkan reward untuknya dan memberikannya hukuman terus menerus bukanlah pilihan. Mempekerjakan seseorang di bawah tekanan hanya akan membuat stress dan membuat hasil kerjanya kurang optimal. Juga, itu bukan gaya kita untuk mempekerjakan seseorang secara paksa.”
“Tentu, aku tahu akan hal itu.” Elena menyarankan, “Bagaimana kalau begini saja, kita tambahkan fitur di mana akan ada sesuatu yang menyerang dunianya? Aku akan menamakan ini dengan sebutan “Tantangan Invasi”. Pasti akan menjadi lebih seru jika ada semakin banyak kekacauan yang terjadi pada dunianya.”
“Apa yang kalian berdua bicarakan?” Theresa masuk ke dalam pembicaraan diikuti Sophia di belakangnya. “Sepertinya itu adalah sesuatu yang seru!”
Elena berbalik pada Theresa sebelum berkata, “Uh, yah, kamu hanya sedang membicarakan tambahan fitur ke dalam Sistem. Fitur ini akan membuat lebih banyak kekacauan di dunia di MC itu. Kau tahu sendiri, bukan? Dia memiliki kekuatan tetapi tidak terlalu banyak terlibat ke dalam pertarungan. Bukankah itu akan menjadi sia-sia tanpa adanya hal yang membuat aksi untuknya.”
“Memang benar, sih.” Theresa tertunduk sambil memegang dagunya. “ Dia tidak terlalu banyak terlibat di dalam pertarungan. Kita memerlukan sesuatu yang yang mengharuskan dia bertarung. Tapi kalau yang kita berikan terlalu sulit, itu akan menjadi tidak manusiawi. Sangat berbeda dengan prinsip yang kita miliki.”
“Dari pada itu, aku lebih penasaran tentang, kenapa kita harus repot-repot membuat Sistem sampai membayar karyawan kontrak seperti Okarin dan Kayaba Akihiko? Mau sekali kalian semua direpotkan ini…,” komentar Sophia.
“Eh? Mungkinkah sampai sekarang kamu masih belum tahu, Sophia?” Theresa tercengang. “Kita ini repot-repot membuat Sistem sampai mempekerjakan karyawan kontrakan untuk membuat media hiburan bari, lho. Ingat tentang fungsi streamin yang pernah kita diskusikan sebelumnya? Nah, itu rencananya untuk mencari sumbangan dari orang-orang yang menonton streaming.”
“Fungsi streaming ini kurang lebih sama dengan yang ada di Omniscient Reader Viewpoint, di mana beberapa eksistensi dapat menonton yang terjadi pada orang-orang yang terlibat di dalam Sistem. Tentu saja, bukan kita, selaku pengatur Sistem, yang akan ditonton. Para penonton yang rencananya akan dinamai Spectator dapat memberikan sumbangan pada anggota grup, dengan Admin yang mendapatkan 80% dari sumbangan itu,” jelas Elena.
“Di musim Korona ini, kita tidak bisa melakukan banyak kegiatan di luar, jadi kita memutuskan untuk membuat investasi dengan cara seperti ini,” tambah Theresa.
“Fumu, sekarang aku sudah lebih paham.” Sophia mengangguk. “Lalu, kenapa dia menerima 80%? Kenapa tidak angka lain?”
__ADS_1
“Karena kalau 70 itu di bawah KKM. Dengan nilai itu kamu tidak bisa naik kelas di zaman sekarang ini,” jawab Noctis asal.
“Aku tidak bisa menemukan hubungannya,” kata Sophia.
“Lupakan saja.” Noctis memutar matanya.
"Oke, sekarang mari kembali ke topik awal, tentang bagaimana kalau kita menambahkan kekacauan untuk MC. Siapa yang setuju dan siapa yang keberatan?" ujar Elena.
"Setuju!" Mereka bertiga menjawab secara serentak.
"Hmm… kalian bertiga lebih suka gagasan untuk membuat kelabu bagi MC, ya? Baiklah, akan aku hubungan Kayaba Akihiko untuk mengedit sistem dan menghubungkan Momonga untuk masalah monster yang perlu dikirim. Kabuto akan aku berikan tugas untuk memilih monster apa yang paling cocok untuk dikirimkan." Elena mengeluarkan ponselnya dan mulai menulis pesan.
“Sebenarnya level Sistem di bawah sepuluh hanya merupakan tutorial dan perkenalan pada MC kita, tetapi karena terlalu lama menunggu dia berkembang, sudahlah, langsung kirimkan saja tugas-tugas sulit supaya dia langsung berkembang dengan cepat. Melakukan pertarungan hidup dan mati adalah cara tercepat untuk naik level, bukan?” gumam Elena.
•••••
[Ding! Tantangan Invasi telah ditambahkan ke dalam Sistem.]
'Tantangan Invasi? apa-apaan itu? pikir Keith di dalam benaknya.
[Penjelasan, [Tantangan Invasi] merupakan salah satu satu fitur dari Sistem di mana Anda akan mendapatkan tantangan dari musuh acak dan secara acak pula dalam waktu kemunculannya. Bersiaplah ketika pesan tantangan muncul!]
“Hah… aku mulai penasaran dengan siapa orang yang berada di balik Sistem. Tidak bisakah dia (he), dia (she), atau mereka melakukan sesuatu yang tidak merepotkan untukku? Aku ingin bersantai lebih lama lagi di dunia damai ini sambil menjadi mangaka, asal mereka tahu saja,” gumam Keith malas dengan dirinya yang berbaring di kasurnya.
“Setidaknya, tidak akan ada pesan tantangan yang muncul sekarang, ‘kan?” Keith kembali mengambil posisi nyaman dan memejamkan matanya lagi. “Aku akan tidur untuk lima menit ke depan. Semoga saja tidak ada yang mengangguku untuk melakukan itu. Kegiatan harian Keith sebenarnya sangat padat, membuat mentalku bergetar harus melakukan banyak hal baru sekaligus.”
__ADS_1
[Ding! Pesan tantangan telah dikirimkan ke pada Anda!]
[Musuh Anda telah ditentukan oleh para Pendiri Sistem.]
[Musuh Anda adalah Alter-Souseiseki dan Alter-Suiseiseki.]
[Musuh telah bersiap, ruangan bertarung telah disiapkan, dimohon untuk bersiap.]
[Teleportasi paksa akan dimulai dalam hitungan mundur dari ….]
[10]
[9]
Keith membuka matanya dengan kaget ketika banyak notifikasi Sistem masuk ke dalam pikirannya. “Tunggu, tunggu, tunggu, setidaknya biarkan aku mengganti pakaian dan cuci muka dulu! Mana mungkin aku akan bertarung menggunakan piyama ini!”
[8]
[7]
“Sistem benar-benar tidak bisa dikompromi, ya.”
[1]
“Terus kenapa setelah angka 7 langsung ke angka 1!” sebuah hal yang sangat tidak bisa dipikirkan alasannya dari Keith.
__ADS_1
Tanpa persiapan apapun, pandangan Keith mulai memudar menjadi warna putih ketika dia berteleportasi tanpa persiapan. Berbeda dari misi grup di mana dia memberikan waktu persiapan pada anggota, dia tidak memiliki persiapan apapun ketika melakukan misi solo ini.