
Saat ini, semua anggota grup bersama Keith yang berada di dalam mode pengamat berada di dalam ruangan yang sangat kotor, gelap, horor, dan lebih menyeramkan dari tempat-tempat uji nyali yang kalian lihat di televisi. Mereka tengah menjalankan misi selanjutnya, misi baru yang telah diedit ulang oleh developer Elena. Masih sama seperti sebelumnya, mereka tidak membawa peralatan, namun dengan keterampilan baru.
———
Nama: Kino.
Skill: [Elemental waffe] [Cheon Bu's External Energy Control from the Three Skills] [Shunshin no jutsu] [Accel] [Homing Enchant] [Magic Manipulation] [Fluoroscopy]
Companion: [Legna]
Sistem Equipment: -
Poin: 2.673.
———
Nama: Miko Yotsuya
Skill: [Elemental waffe] [Explosive Talisman] [Piercing Wind Talisman] [Sharp Cutting Talisman] [Lightning Bird Talisman] [Strengthen Self Talisman] [Chakra Thread] [Stealth] [Appraisal] [Spider Threat] [Threat Control]
Companion:[Kitsuna] [Okuri] [Nekomata]
Sistem Equipment: -
Poin: 1.600.
———
Nama: Rikka Takanashi.
Skill: [Tyrant Eye] [Henge no jutsu] [Elemental waffe] [Boost] [Magic Manipulation] [Body Boost (Shintai Kyōka)] [Gap-Cleaver (Shuku-chi)] [Magic Strike (Maryoku Geki)] [Kaifuku Mahou] [Accel]
__ADS_1
Companion: [Konigin der Nacht]
Sistem Equipment: -
Poin: 2.100.
———
Keith bersama Suiseiseki dan Souseiseki yang melayang di sampingnya. Entah karena apa, sepertinya Sistem memaksa mereka berdua untuk ikut dengan Keith, padahal keduanya belum tentu akan memberikan kontribusi dalam pertarungan atau apapun yang berhubungan dengan grup. Keduanya juga berada di dalam mode pengamat sama seperti Keith.
“Siapa kedua orang itu? Lebih lagi, apakah mereka berdua manusia?” tanya Kino.
“Hehe, aku suka pertanyaanmu, Manusia Chibi.” Suiseiseki merespon dengan bangga. “Namaku adalah Suiseiseki. Aku adalah bosmu saat ini, jadi hormati aku, ya.”
‘Benar-benar sikap yang sangat menyombongkan diri,’ pikir ketiga anggota grup.
“Suiseiseki, tolong jangan terlalu merendahkan orang lain.” Soseiseki menghela napas lelah.” Aku minta maaf karena sikapnya yang seperti itu. Kemudian, namaku adalah Souseiseki. Aku harap kita bisa saling akrab selama bersama dalam misi ini.”
“Baiklah, sudah cukup untuk perkenalannya, sekarang mari kita ke pembahasan utama,” Keith mengganti topik. “Kalian pasti sudah membaca detail misi dari grup. Kalian memiliki tugas untuk mencari [Skill Scroll] yang tersembunyi di tempat ini. Yah, aku tidak bisa terlalu banyak membantu kali ini, bukan aku yang membuat misi untuk kali ini. Setidaknya aku bisa memberikan kalian informasi.”
‘Aku tidak bohong. Sekarang, tempat ini tidak akan mirip dengan Corpse Party lagi karena campur tangan Sistem. Aku tidak tahu apa yang menunggu di tempat ini. Namun menggunakan [Kenbunshoku Haki]-ku setidaknya aku sudah menemukan letak 3 [Skill Scroll] di tempat ini. Jangkauan dari kemampuan ini kurang lebih sepuluh meter, namun itu sudah sangat bagus untuk ukuranku sekarang.’
“Te-Tempat ini sangat seram. Be-Benarkah kita harus menjalankan misi di sini?” Rikka yang tergagap memeluk tangan Miko.
“Jangan khawatir, Rikka-san. Aku yakin tidak akan ada hantu yang menakutkan di tempat ini.” Miko mengacungkan jempolnya pada Rikka, meski tatapan matanya seperti ikan mati.
“I-Itu sangat tidak membantu…,” gumam Rikka pelan.
Miko sudah terbiasa melihat sosok menyeramkan, bahkan akhir-akhir ini dia juga mulai membantai beberapa dari mereka. Dia sudah lebih terbiasa untuk menghadapi sosok semacam itu, tetapi bukan berarti dia bisa melakukan apa-apa sesukanya. Berada di tempat yang sepenuhnya menjijikkan bin menyeramkan ini tetap memberikan guncangan pada mentalnya.
Jika diambil pengandaian, yang ditemui Miko sebelumnya seperti melihat sesuatu yang buruk ketika berada di jalanan. Berbeda dari itu, dia dibawa ke tempat mutilasi saat ini, tempat di mana banyak potongan anggota tubuh manusia berserakan. Juga, dia bisa menyentuh semua yang ada di sini, berbeda dari di dunianya ketika makhluk gaib menembus dirinya.
__ADS_1
“Tapi tidak bisa dipungkiri, sih.” Kino berbalik dan melihat lorong kumuh di depannya. “Tempat ini sangat kacau, kotor, dan kumuh. Sebagai pengembara, aku bahkan tidak ingin berlama-lama untuk berada di tempat ini. Aku penasaran dengan yang terjadi di sini sebelumnya.”
“Aku masih memiliki informasi tentang itu,” ucap Keith. “Setidaknya, ada penculikan dan pembunuhan berantai yang terjadi di sekolah ini. Tempat ini sangat horor dan banyak hantu yang berkeliaran, lho.” Keith menyeringai seram pada Suiseiseki.
“Hi-Hii~, Ha-Hantu? Apakah benar ada hantu di tempat ini?” Suiseiseki tersentak mundur dengan perasaan takut.
“Hehe, ya…. Hantu-hantu di sini suka memakan gadis kecil dengan baju hijau dan rambut coklat sepertimu, lho. Kamu akan dimakan oleh mereka jika sampai ditemukan, Suiseiseki…,” tambah Keith yang 100% merupakan kebohongan. “Apakah kamu takut?”
“Ta-Takut? Hmph, mana mungkin aku takut dengan mayat, lho! Mereka akan aku hancurkan dan aku cabik-cabik menggunakan [Sui Dream] milikku, lho!” Suiseiseki memegang kaleng penyiramannya.
“Oh, bagus. Kalau begitu berusahalah, ya,” ucap Keith sambil tersenyum.
Tiba-tiba saja, tubuh Suiseiseki yang sebelumnya terlihat agak transparan berubah menjadi jelas, masuk ke dalam mode peserta. Dengan ini, dia bisa memberikan serangan, tetapi juga bisa terkena serangan. Pokoknya ada plus dan minusnya, aku tidak perlu memberikan terlalu banyak deskripsi.
“Tu-Tunggu! Kenapa tubuhku tiba-tiba menjadi jelas!” Suiseiseki memperhatikan tangannya.
“Aku bisa mengubahmu dari mode pengamat menjadi mode peserta. Karena sebelumnya kamu mengatakan bisa mengalahkan mereka dengan mudah, jadi kenapa tidak aku menggunakan dirimu untuk menghancurkan mereka?” Di dalam benak, Keith menambahkan, ‘Bagus juga memiliki companion. Waktuku tidak berkurang, tetapi companion seperti Suiseiseki dan Souseiseki akan menggunakan energi sihirku yang memiliki banyak cadangan tersedia. Tidak sia-sia aku mendapatkan mereka berdua.’
‘Dia bisa mengirimkan bawahannya, toh!’ teriak ketiga anggota di dalam benak masing-masing. ‘Aku harap dia bisa membantu lebih banyak dari pada hanya menonton….’
“Apakah aku tidak bisa ikut membantu, Suiseiseki?” tanya Souseiseki sambil memelas.
“Maaf. Souseiseki-kun. Aku ingin kamu menjelajahi tempat ini dalam mode pengamat untuk mencari item yang dicari. Kamu sudah tahu keuntungan dari mode pengamat, ‘kan? Aku harap kamu memiliki kesadaran dan mau mendengarkan perintahku,” alasan Keith. ‘Sementara itu aku akan melakukan beberapa hal.’
“Um, baiklah. Aku juga percaya pada Suiseiseki jika dia bisa menjalankan tugasnya.”
“Tunggu, Souseiseki! Kenapa kamu bisa begitu saja mendengarkan perintahnya!” teriak Suiseki tidak terima.
“Sudah dulu, ya. Aku ada sesuatu yang perlu aku lakukan. Tolong jangan melakukan hal-hal berbahaya selama misi ini, terutama kamu, Suiseiseki.” Keith berjalan menembus dinding, menghilang dari pandangan mereka semua. ‘Aku merasa tidak enak karena menjadi satu-satunya laki-laki di tempat ini.’
Para Anggota, Suiseiseki, dan Souseiseki tidak tahu apa yang dipikirkan orang ini, tetapi mereka hanya mengamati Keith yang sedang berjalan menembus dinding. Melihat ini, mereka berpikir jika Keith lebih cocok untuk disebut menjadi hantu dari pada hantu di tempat ini. Bukan hanya melemparkan mereka ke tempat ini, tetapi dia juga tidak berkata apa-apa atau memberikan petunjuk.
__ADS_1
Bos yang memberikan banyak pekerjaan pada bawahannya adalah sampah, tetapi bos yang mengabaikan bawahannya lebih rendah dari sampah.