
Berjalan mengikuti target mencurigakan, Keith sampai ke area yang sangat sepi dari orang-orang dan publik. Tempat ini sudah seperti hutan. Dia dan Souseiseki tidak akan mendapatkan bantuan jika situasi menjadi runyam, tetapi dia juga tidak akan mengganggu yang lainnya bila terjadi pertarungan di tempat ini. Ini lebih seperti dia diajak targetnya untuk datang ke mari.
“Keluarlah! Aku tahu kamu ada di sana!” panggil Keith dengan teriakan.
Sasuke muncul dari salah satu pohon dan langsung berkata, “Aku tidak tahu apa urusan yang kamu miliki denganku. Tapi jika kamu mencariku, maka itu berarti kamu tahu sesuatu dariku.”
Yap, tepat sekali. Dia adalah Uchiha Sasuke dewasa dari anime Boruto.
Tampaknya dia sedang melakukan pencarian terhadap Otsutsuki, kemudian sampai ke tempat ini setelah beberapa dimensi terlewati. Tentu saja Keith akan mengenalnya mengingat seberapa besar popularitas anime Boruto. Yah, Boruto tidak sebagus Naruto, sih. Setidaknya seperti itu apa yang dilihat oleh para fans anime tersebut.
Dalam anime Naruto, ini bukan hanya bertarung menggunakan fisik, tetapi terkadang juga tentang semangat juang dan ideologi hidup. Namun dalam anime Boruto, ini hanya tentang alien yang datang ke bumi demi koko yang dicari-cari, kemudian battle terus-terusan dengan manusia. Kalau hanya tentang semangat bertarung dan persahabatan, itu sudah banyak muncul di anime shounen lainnya, jadi Boruto menjadi terlupakan karena ini.
‘Uchiha Sasuke, anggota terakhir dari klan Uchiha yang selamat. Dia menjadi salah satu orang yang dijuluki sebagai dewa shinobi oleh fans dan memiliki kemampuan untuk menembus dimensi. Kalau aku bertarung melawannya, kemungkinanku menang berada di bawah 0,00001%. Aku akan langsung ditebas menjadi beberapa bagian menggunakan katana miliknya itu,’ batin Keith.
Khawatir dan takut. Ini adalah perasaan yang berada di dalam benak Keith saat ini. Bagaimana tidak? Dia belum sebulan genap bereinkarnasi, tetapi dia sudah menemui salah satu karakter legendaris dalam dunia anime, di anime yang masuk dalam “The Big 3”. Ini akan menjadi kematian setelah bereinkarnasi jika dia mengambil langkah yang salah untuk menyambut orang ini.
‘Pria ini, siapa dia? Aku merasa jika dia memberikan aura intimidatif yang mengerikan! Meskipun dia hanya memiliki satu tangan, aku merasa kami berdua tidak akan pernah bisa mengalahkannya. Kenapa Keith menemui orang seperti ini?’ Souseiki menggigit bibirnya merasakan perasaan ngeri di punggungnya.
“Um… yah, aku hanya seseorang yang sedang jalan-jalan ke tempat ini, kemudian secara tidak sengaja bertemu denganmu, haha,” tawa canggung Keith sambil menggaruk belakang kepalanya.
‘Mencurigakan!’ pikir Sasuke.
“Gelagatmu terlalu mencurigakan. Aku tidak bisa membiarkanmu begitu saja.” Sasuke mengeluarkan katana miliknya.
‘Glug!’ Keith menelan ludah dalam senyap atas rasa takutnya. ‘Untung saja aku tidak memiliki sharingan atau dia akan membunuhku!’
Saat ini, beberapa keringat dingin mulai mengucur dari dahi Keith. Ini memang salahnya sendiri untuk masuk ke dalam urusan orang lain, padahal dia tidak perlu melakukannya. Kenapa juga dia menyapa Sasuke? Poinnya tidak akan cukup untuk mengundangnya ke dalam grup. Dia hanya iseng dan benar-benar tidak memiliki tujuan jelas untuk menyapa orang ini. Ini adalah salah satu hal bodoh yang dilakukannya ketika baru saja bereinkarnasi.
__ADS_1
“Anu, tidak bisakah kamu menurunkan benda itu? Sepertinya itu bukan mainan yang aman untuk digunakan?” minta Keith dengan suara lirih.
*Set!*
Secara tiba-tiba, Sasuke langsung muncul di belakang Keith dalam kecepatan yang sangat senyap, bersama katananya dia siap memberikan tebasan.
‘Cepat!’Mata Keith melirik ke belakangnya ketika dia merasakan keberadaan lain dari Sasuke melalui [Kenbunshoku Haki]-nya.
*Grak!*
Menggunakan kendalinya terhadap elemen tanah, Keith menciptakan sebuah pilar yang menangkis katana Sasuke.
“Lempicka!” Souseiseki memanggil artificial spirit-nya, kemudian langsung menebas pada Sasuke.
*Trank!*
Kedua memiliki kekuatan yang seimbang dalam bertarung dan saling menangkis, namun sebenarnya, Sasuke tentu saja tidak menggunakan kemampuan penuhnya dalam menangkis tebasan Souseiseki. Dia hanya menguji kekuatan lawannya menggunakan kemampuan lemah dan sama sekali tidak serius. Dia masih menyembunyikan kekuatan aslinya.
Ini sama seperti yang dilakukannya ketika melawan Uchiha Shin, di mana dia terlihat lemah sampai menerima beberapa serangan, padahal dia sendiri adalah ninja legendaris dan pahlawan dalam perang dunia ninja ketika melawan Kaguya. Beberapa fans mungkin menganggap Sasuke sangat aneh ketika melawan Shin, tetapi coba kalian perhatikan berapa kali dia terengah-engah dalam pertarungan ini. Dia juga tidak banyak menggunakan kemampuan dari rinnegannya.
*Srak!* *Srak!* *Srak!*
Pilar batu antara Keith dan Sasuke berubah bentuk menjadi lembaran-lembaran kertas, kemudian kertas itu langsung melayang ke arah Sasuke.
*Tap!* *Bom!* *Bom!* *Bom!*
Setelah Keith membawa Souseiseki menggunakan tangan kirinya, lembaran kertas itu langsung meledak menjadi bom.
__ADS_1
[Pikiran Paralel (+1)], [Akselerasi Pikiran], [Kenbunshoku Haki], [Shikigami no Mai], dan [Accel]. Bahkan hanya dalam kondisi bersiaga, dia sudah memasang empat dari skill miliknya untuk memperhatikan Sasuke. Dia sudah tahu bila lawannya tidak serius dan dia tidak memiliki kesempatan untuk menang, tapi melarikan diri juga tidak bisa dilakukan ketika Sasuke memiliki [Shunshin no jutsu] dan banyak kemampuan lainnya. Ini bunuh diri!
“Berhasilkah?” tanya Souseiseki.
*Slash!*
Tebasan katana muncul dari belakang Keith dan mengenai sedikit dari bahu kanannya.
“Ugh….” Keith merintih bersamaan dengan dia kembali melompat bersama Souseiseki di tangan kirinya.
“Refleksmu cukup baik, tetapi kemampuanmu dalam bertarung sangat buruk. Aku tebak, kamu tidak terbiasa untuk berada di dalam medan pertarungan,” kata Sasuke datar.
‘Lah, memang benar aku tidak terbiasa bertarung, jadi bisakah kamu tenang dan berhenti menyerangku? Kamu dijamin menang kalau kita bertarung, woy!’ batin Keith kesal.
“Hehehe, aku tidak tahu apakah itu pujian atau sindiran.”
Keith menggunakan [Kaifuku Mahou] untuk menyembuhkan bahu kanannya, tetapi bajunya tidak bisa diperbaiki karena itu bukan bagian dari tubuhnya.
“Hmm… kemampuan penyembuhan dari dunia ini, ya. Cukup mengesankan,” kata Sasuke.
“Ya, ya, tepat seperti yang kamu katakan, ini adalah kemampuan penyembuhan. Kemudian, tidak bisakah kamu berhenti menyerangku dan kita bicara? Kekerasan tidak akan menyelesaikan apapun, lho!” kata Keith yang sudah terlanjur sebal.
Langkah yang cukup berani dari Keith ketika dia menambahkan tanda seru di akhir kalimatnya.
“Bicara kah?” Sasuke mulai tertarik. “Katakan, mengapa kamu mengikutiku? Kemudian dari cara bergerakmu, kamu lebih kuat dari orang-orang dari dunia ini dan memiliki kemampuan sihir yang berbeda dari mereka. Benda yang bersamamu itu juga cukup aneh menurutku.”
‘Yah, sudah pasti dia tidak akan menganggap Souseiseki sebagai manusia ketika yang satu ini hanya bertubuh seukuran itu, sih.’
__ADS_1
“Jadi, ya, mulai dari mana untuk menjelaskan, ya ….” Kemudian Keith mulai menceritakan kisahnya secara jujur pada Sasuke ini, karena dia sendiri tahu genjutsu dari Uchiha ini tidak akan bisa dia lawan meski menggunakan [Akselerasi Pikiran] dan [Pikiran Paralel (+1)].