Isekai Adventure System

Isekai Adventure System
Thorfen Revenge!


__ADS_3

Sesosok misterius itu hanya berani mengintai mereka di dalam kota saja, dan tidak berani mengintai mereka di dalam hutan.


Entah apa alasannya yang hanya berani mengintai Sven dan Einar di dalam kota.


Sayangnya Sven dan Einar masih belum menyadari si pengintai itu.


Perburuan melawan monster Orc Chief memanglah sedikit menyulitkan karena tubuh monster itu yang lumayan besar dan mempunyai serangan berbahaya.


Maka dari itu perburuan nya memakan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan quest mereka.


Tapi hari demi hari Sven dan Einar mulai terbiasa melawan monster Orc Chief itu, dan mereka terlihat banyak peningkatan saat bertarung.


Sampai saat ini mereka sudah mengumpulkan 500/1.000 Tengkorak Orc Chief dan sudah menyelesaikan setengah dari quest atau misi kenaikan ranking.


"Walaupun ini membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan quest ini, tapi aku menikmatinya..." Ujar Sven.


"Iya.. Kau benar, kami menjadi lebih kuat berkat terus-menerus melawan para Orc Chief.." Ucap Einar.


"Baiklah! Saatnya melanjutkan perburuan kita !" Ucap Sven.


Saat mereka sedang berjalan mencari para Orc Chief, tiba-tiba muncullah sesosok orang misterius yang selalu mengintai mereka saat di dalam kota.


Sesosok misterius itu muncul lalu menghadang Sven dan Einar yang sedang mencari Orc Chief.


"Sudah lama ya!.. Apa kabar Sven dan Einar !!" Ujar si orang misterius itu.


"Kau siapa ?.. Bukalah topeng mu dan tunjukkan wajah mu ..!" Balas Sven.


"Sepertinya dia orang yang ku kenal, tapi aku tidak yakin..." Ucap Einar.


Orang misterius itu membuka topengnya dan memperlihatkan wajah aslinya pada Sven dan Einar sambil tertawa jahat.


"Ternyata kau !!.." Ucap Einar.


"Oh! jadi kau kembali untuk balas dendam ?!" Ujar Sven.


"Terimakasih sudah menghilangkan salah satu pergelangan tangan ku !! Aku akan membuat kalian merasakan nya juga !!!" Ucap Thorfen.


"Sama-sama !" Balas Sven.


"Kurang ajar kau !!" Ujar Thorfen.


Thorfen memanggil puluhan Undead dan langsung menyerang Sven dan Einar.


Einar menunggangi Dark Wolfie dan langsung mengeluarkan skill Barrier Party dan Increase Power kepada Sven.


Seperti biasa mereka meminum Extra Potion dan bersiap untuk melawan puluhan Undead yang di munculkan oleh Thorfen.


Para Undead itu terlihat lebih kuat dari sebelumnya dan sekarang para Undead itu menggunakan armor yang lumayan keras.


Posisi Undead itu sedang mengelilingi Sven dan Einar, lalu Thorfen sedang di kawal oleh 2 death knight.


Karena para Undead itu terlalu dekat, maka Sven tidak bisa menggunakan Danger Poison.


"Jika aku menggunakan Danger Poison, maka kita juga akan terkena asapnya..." Ujar Sven.


"Kalau begitu kita hanya akan bertarung normal saja !" Balas Einar.


Karena Einar bukan petarung, maka ia akan menunggangi Dark Wolfie, lalu Sven akan mencoba maju kearah Thorfen.


Einar dan Dark Wolfie sudah menyerang dan sedang bertarung melawan para Undead tersebut.


Sven juga sedang menuju ke arah Thorfen sambil menghajar para Undead yang menghalangi nya.


"Majulah Sven!! Aku akan menahan sedikit para Undead ini..!!" Ujar Einar.


"Aku mengerti !!" Balas Sven.


Akan tetapi para Undead yang sudah dibasmi oleh Dark Wolfie dan Einar, mereka muncul dan muncul kembali yang seperti tidak ada habisnya.

__ADS_1


"Mereka terus muncul kembali!!" Ucap Einar.


"Aku tahu! Dan yang bisa menghentikan ini hanya Thorfen! maka dari itu aku akan menghajarnya !" Ujar Sven.


Braaak...! Braak..! suara tengkorak yang dihantam oleh Cleric Battle Mace (CBM).


Elemen api hitam dari senjata CBM itu langsung membakar dan melahap para tengkorak Undead.


"Api apa itu ... ?!" Tanya Thorfen.


"Banyak tanya kau sialan !!" Ujar Sven.


Para Undead tidak bisa bangkit kembali, karena tubuhnya sudah di lahap oleh api hitam.


"Kalau begitu.. Keluarlah wahai Death knight!!" Ucap Thorfen.


Yang biasanya hanya satu atau dua death knight, sekarang Thorfen bisa memanggil puluhan death knight.


"Cih!! Ini menyulitkan sekali!" Ujar Sven.


Sebenarnya Death knight juga lemah terhadap api hitam, akan tetapi death knight bisa menghindari itu dan membuat Sven kesulitan.


Serangan Sven terus dihindari oleh para puluhan death knight itu, yang artinya senjata CBM itu tidak akan mengeluarkan api hitam nya.


"Satu saja terkena! Maka tamatlah para death knight sialan itu!!" Ujar Sven.


Puluhan Death knight itu mulai mengepung dan sedang mengelilingi Sven, Einar dan Dark Wolfie.


Salah satu death knight itu menyerang Sven dan berhasil menggores lengan nya.


Serangan Death knight itu memecahkan Barrier Party dari skill Einar.


"Aargh..!! Sialan...!" Teriak Sven yang kesakitan.


"Haha!! Rasakan itu !!" Ujar Thorfen.


"Barrier Party !!" Teriak Einar yang menggunakan skill nya.


"Sialan! kita terkepung!" Ucap Sven.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang?!" Ujar Einar.


Tiba-tiba Sven memukul kan senjata CBM nya ke tanah, Buukhg..!! Bruugh...!! suara senjata yang menghantam tanah dan mengeluarkan api hitam.


"Jika mereka terus menghindari serangan ku, maka aku akan mengeluarkan api hitam di tanah sebanyak mungkin !!" Ujar Sven.


"Apa yang kau lakukan ?!" Tanya Einar.


"Dengan membuat api hitam yang banyak di tanah pijakan, maka gerakan Death knight akan sedikit menyempit..!" Ujar Sven.


"Ide yang bagus !" Ucap Einar.


Api hitam itu mulai mengelilingi Sven , Einar , dan Dark Wolfie. dan terlihat seperti melindungi mereka dari serangan death knight.


Sesuai dugaan nya, para Death knight itu tidak bisa masuk ke lingkaran api hitam yang di buat oleh Sven.


Sven memancing para Death knight itu untuk memasuki lingkaran api hitam dengan cara memprovokasi kan mereka.


Lalu ada salah satu dari mereka yang terprovokasi dan masuk menginjak api hitam itu, Death knight itu langsung terbakar oleh api hitam.


Death knight yang menginjak api hitam itu terlihat sedang berusaha memadamkan api hitam itu sambil berguling-guling dan menyenggol death knight yang lainnya.


Otomatis api hitam itu menyebar dan membakar mereka satu persatu yang pada akhirnya semua para Death knight itu mati.


"Untungnya mereka tidak punya otak !!" Ujar Sven.


"Yeah! Kita berhasil!!" Ucap Einar.


"Sialan!.. sialan!.. sialan!!" Ujar Thorfen yang kesal.

__ADS_1


"Apa yang akan kau lakukan sekarang ?! Hah !!" Ujar Sven yang mengejek Thorfen.


Thorfen menaiki pundak Death knight yang menjaganya dan melarikan diri dari pertempuran.


"Aku akan kembali lagi dan akan membunuh kalian !!!" Ucap Thorfen yang pergi.


"Cih! lagi-lagi melarikan diri! dasar pengecut!" Ujar Sven.


"Dia benar-benar keras kepala !" Ucap Einar.


Sepertinya Thorfen mundur dan melarikan diri karena dia kehabisan energi sihirnya yang tidak bisa memanggil Death knight lebih banyak lagi.


Lagi-lagi perburuan Sven dan Einar melawan monster Orc Chief gagal, karena mereka di ganggu oleh Thorfen.


Mereka pun kembali ke kota dan akan beristirahat, saat mereka berada di kota dan sedang berbincang-bincang tentang kejadian tadi.


"Aku khawatir kalau Thorfen kembali dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya..." Ucap Einar.


"Iya kau benar.. Dia jadi lebih kuat dari sebelumnya saat pertama bertarung.." Ujar Sven.


"Kalau begitu kita juga harus menjadi lebih kuat untuk melawannya!" Ujar Einar.


"Yeah.. Kita juga harus menjadi lebih kuat darinya!" Ucap Sven.


Setelah kejadian itu mereka terus menerus melakukan perburuan melawan monster Orc Chief sambil melatih tubuh mereka agar menjadi lebih kuat.


Berminggu-minggu tanpa henti mereka terus berlatih bertarung sambil berburu melawan monster Orc Chief.


Satu bulan kemudian mereka berhasil mengumpulkan 1.000 lebih Tengkorak Orc Chief dan mendapatkan 200 Orc Blood.


Quest atau misi mereka yang mengumpulkan tengkorak Orc Chief telah selesai dan mereka naik ranking menjadi Rank B.


*Quest Rank C+ [Selesai].


- 1.000/1.000 Tengkorak Orc Chief.


.


*Quest Rank B [New].


- 0/1.000 Kulit Ular Titanboa.


.


*Sven (12 tahun)


-Rank : B


-Class : Merger


-STR : B+


-DEF : B+


-INT : E+


\*Einar (16 tahun)


\-Rank : B


\-Class : Support Magician


\-STR : E\+


\-INT : B\+


\-DEFF : B


Thorfen akan kembali suatu saat nanti untuk membunuh Sven dan Einar.

__ADS_1


.


Terima kasih sudah membaca !


__ADS_2