
Sven masih berada di Rank F+
Sven mempunyai pedang baru yang ia buat sendiri dengan skill nya dan pedang itu sangat menakjubkan.
Berkat Purple Crystal, senjata nya berubah menjadi ranking S.
Uang Sven benar-benar sudah habis dan tidak tersisa sepeser pun.
Maka ia akan mencari uang dan menjual beberapa crystal.
Hari ke 20 di kota Nordox, Sven berhasil mendapatkan 300 Crystal dan 1 Red Crystal.
Red Crystal terjual sebesar 10 koin emas, lalu ia menyetorkan 300 crystal nya kepada guild petualang.
Quest nya sekarang sudah hampir selesai 800/1.000 Crystal. lalu ia akan menyelesaikan sisanya keesokan harinya.
Hari ke 21 di kota Nordox, Sven sudah berhasil mengumpulkan 1.000/1.000 Crystal dari Agresif Slime.
"Selamat tuan! sekarang anda sudah naik ranking ke Rank E !" ucap resepsionis guild.
Para petualang yang berada di dalam bangunan guild bersorak dan mengucapkan selamat pada Sven.
*Sven (10 tahun +)
Class : Merger
Rank : E
STR : E
INT : F +
DEFF : E
*SKILL ACTIVE :
-Combine Item.
-Auto pickup item.
*SKILL PASSIVE :
-Multiple drop item.
-High Quality Drop.
Lalu Sven di berikan quest selanjutnya oleh resepsionis guild.
\*Quest Rank E.
\- 0/1.000 Telinga goblin.
Setelah melihat quest barunya, ia merasa kalau quest ini mulai serius.
Karena quest sebelumnya terlihat seperti latihan untuk para pemula.
Sebenarnya Sven bisa membunuh goblin dengan senjata rank S nya dengan mudah dan cepat.
Akan tetapi Sven berencana untuk tidak memakai senjata Rank S nya dan hanya akan menggunakan senjata Rank E\+ untuk melawan goblin.
"Jika aku menggunakan senjata itu, maka itu akan selesai dengan cepat, dan tidak akan seru..."
"Maka aku harus menggunakan senjata biasa saja untuk melawan goblin..."
Sebelum mulai berburu, Sven melihat di layar status nya dan mencari informasi tentang goblin.
\[System Pencarian goblin!\]
__ADS_1
\[Goblin status\]
\*Goblin
Rank : E
STR : E
INT : -
DEFF : E
\[Goblin Drop Item\]
\- Telinga goblin \[100% Drop\]
\- Telinga Besar \[25% Drop\]
\- Telinga Emas \[5 % Drop\]
\*Shield Recommended !!
Setelah melihat informasi lengkap dari sistem layar status nya, Sven akan membeli sebuah Shield atau tameng.
Karena telah diperingati untuk membawa sebuah tameng untuk melawan goblin.
Seperti biasa Sven membeli puluhan tameng yang murah untuk di gabungkan.
Namun sekarang Sven tidak akan menggabungkan benda sebanyak ratusan, dan hanya akan menggabungkan puluhan saja.
"Jreeeng!!" dan jadilah (Bone Shield Rank D), tameng yang terbuat dari tulang yang sangat keras dan ringan untuk di bawa.
"Baiklah! saatnya bertarung..!"
Kali ini Sven tidak akan menggunakan GPS nya, dan akan mengasah insting nya untuk berburu.
"Mulai sekarang aku akan mencari lokasi goblin dengan caraku sendiri..."
Sven bertemu dengan Liv di kota dan dia terlihat sedang mencari seseorang.
"Halo.. lama tidak ketemu!" sapaan dari Sven.
"Oh halo Sven! apa kabar?" tanya Liv.
"Aku baik-baik saja!.. apa kau sedang menunggu seseorang ?" ujar Sven.
"Tidak.. aku hanya mencari party kelompok untuk berangkat melawan goblin.." jawab Liv.
"Oh begitu ya.. apa persyaratan untuk masuk kelompok party mu ?" tanya Sven.
"Syarat nya minimal harus ber-ranking E keatas.." balas Liv.
Lalu Sven memperlihatkan pada Liv, sebuah gelang plat besi nya yang bertuliskan Rank E.
"Apa aku bisa ?" ucap Sven sambil tersenyum.
"Huh?! .. kau sudah Rank E ?!" Liv yang terkejut.
"Hehe aku hanya bekerja keras saja..." ujarnya.
"Okelah kalau begitu! kau masuk kelompok party ku, ayo berangkat!" ucap Liv.
"Tapi kenapa harus party untuk melawan goblin ?" tanya Sven.
"Sebenarnya bisa saja sendiri.. tapi kemarin aku dikeroyok dan hampir mati, untung saja ada beberapa petualang yang melihatku dan menolong ku..." ujar Liv.
"Oh jadi itu alasannya... kalau begitu semoga aku bisa membantu!" ucap Sven.
__ADS_1
Mereka pun berjalan dan berangkat menuju lokasi para goblin, sambil mengobrol dan berbincang-bincang dalam perjalanannya tentang para goblin.
Tiba-tiba di dalam hutan itu Sven mencium bau yang aneh.
"Bau apa ini ...??" tanya Sven yang menutup hidung.
"Ini adalah ciri khas bau goblin, bersiaplah !!" jawab nya.
Sven mengeluarkan pedang dari sarung nya dan mengangkat tameng nya dengan pelan-pelan dan hati-hati.
Para goblin itu terlihat berkelompok dan berjumlah 20 atau 23 , mereka terlihat sedang berjaga di depan sebuah gua misterius.
"Apa gua itu sarangnya ?" Tanya Sven.
"Sepertinya begitu ..." jawab Liv.
"Liv! lindungi aku dari belakang! aku akan maju!" ucap Sven sambil bersuara pelan.
"Oke! aku mengerti ... !" jawabnya.
Sven berlari dan akan menyerang puluhan goblin, Hyeaa..!! , Sreett , Traang , Jleb ....
Goblin yang dia serang berhasil di lumpuhkan, dan sisanya masih ada puluhan goblin di hadapan nya.
"Awas panah !!" teriak Liv.
Sven berhasil menahan anak panah mereka dengan tamengnya,
Sven melompat dan akan menusukkan pedang nya ke bagian kepala salah satu goblin tersebut.
Goblin itu terlihat cerdas dan memiliki pengalaman bertarung dan berhasil menggagalkan serangan Sven.
Para goblin berhasil menyudutkan Sven, lalu dari kejauhan Liv mengeluarkan skill sihirnya yaitu Wind Blast yang melemparkan para goblin yang mengelilingi tubuh Sven.
Sven berhasil berdiri dan sudah kembali ke posisi semula dan menjaga Liv.
Sven merasa kesulitan dengan jumlah goblin yang banyak dan juga status nya yang masih lemah.
Tapi Sven berfikir, kalo situasi nya ini sangat sempurna untuk di jadikan latihannya.
Sven yang menyerang dari depan dan di cover dari belakang oleh Liv dengan sihir angin nya yang bisa menghempaskan dan melemparkan para goblin.
Pertarungan mereka terlihat sangat sengit, dan sedikit demi sedikit para goblin itu telah terbunuh.
Jumlahnya berkurang banyak, dari puluhan goblin dan sekarang menjadi 4 goblin tersisa.
Stamina Sven sudah hampir habis dan terlihat sempoyongan, namun Sven dan Liv tidak akan berhenti sampai mengalahkan mereka semua.
Dan akhirnya mereka berhasil membunuh 20 goblin untuk yang pertama kalinya, Sven menggunakan skill "Auto pickup item" , karena dia sudah benar-benar kelelahan.
Semua item drop nya langsung masuk ke dalam tas ajaib, tapi belum di cek jumlah telinga goblin itu, karena sangat kelelahan.
"Ayo kita pulang ..." ucap Liv yang membantu berjalan.
"Terima kasih sudah menuntun ku !" ucap sven.
"Tidak usah sungkan !" jawabnya.
Mereka pun sampai ke kota, lalu Liv mengantarkan Sven ke penginapan nya sambil membantu nya berjalan.
Sekali lagi Sven berterima kasih pada Liv yang telah mengantarkan nya ke penginapan.
Sven terbaring lemas dan berfikir untuk mencari cara untuk tidak kelelahan seperti ini lagi kedepan nya.
Tiba-tiba Sven mengingat sesuatu tentang potion dan High Potion beberapa waktu lalu.
Sambil memejamkan matanya untuk tidur dan beristirahat Sven sudah membuat suatu rencana kedepannya.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca !