Isekai Adventure System

Isekai Adventure System
Reset Class !


__ADS_3

Thorfen mengancam akan membunuh kakaknya yang telah memihak dan membela Sven dalam perdebatan sebelumnya.


Thorfen menyerang kakak nya dengan menembak kan Black Fire Blast.


Namun Sven bergegas dengan cepat untuk menyelamatkan Thordin dari api hitam itu dan menangkisnya dengan senjata CBM yang ber elemen White Fire atau api putih.


"Bfwoosh..!! suara api putih yang di keluarkan dari elemen senjata CBM yang melenyapkan api hitam dengan mudah.


Api hitam itu tersedot dan terhisap oleh api putih.


"Apa-apaan itu !!!" Ujar Thorfen.


Lalu Thorfen membabi-buta menyerang Sven dengan api hitam nya. Akan tetapi Sven dengan sangat mudah melenyapkan semua serangan api hitam itu.


Thordin tidak bisa membantu Sven sedikitpun, karena dia tahu bahayanya dari api hitam itu. Jika terkena satu percikan api hitam saja bisa membakar nya sampai habis hingga menjadi tulang belulang.


Maka dari itu Thordin tidak bisa berbuat apa-apa selain menjauh dan menonton mereka yang sedang bertarung.


Thorfen terlihat tidak bisa menyentuh Sven sedikitpun, karena Sven mempunyai senjata yang ber-elemen api putih yaitu lawan alami dari api hitam.


Thorfen menggunakan segala cara untuk melawan Sven, dari mulai serangan fisiknya ataupun serangan sihirnya. Akan tetapi usahanya sia-sia.


Pertarungan mereka berlangsung berjam-jam, hingga akhirnya Thorfen mengeluarkan skill terakhirnya yaitu "Reset Enemy Class" !!.


*Reset Enemy Class.


Skill yang bisa me-reset Class atau menghilang dan mengembalikan Class mereka menjadi seperti pemula, lalu mereka menjadi tidak mempunyai Class, dan harus berjuang dari awal.


Skill itu adalah skill yang sudah hilang selama ribuan tahun, akan tetapi skill itu telah kembali dan di dapatkan oleh Thorfen.


Setelah Sven terkena serangan skill Reset Enemy Class dari Thorfen, tiba-tiba Tubuhnya mengeluarkan cahaya putih dan cahaya itu terbang keatas langit dengan cepat.


Lalu Thordin , Thorfen dan Sven semuanya langsung menganalisa status milik Sven .


*Sven


-Rank : F


-Class : Belum didapatkan.


-STR : F


-INT : F


-DEFF : F


*Skill Active :


-Belum didapatkan.


*Skill Passive :


-Impact Counter!


Thorfen dan Thordin telah menganalisa status Sven yang telah di reset oleh skill Thorfen, akan tetapi mereka tidak bisa menganalisa skill nya dan tidak bisa melihat skill nya.


Walaupun Class dan Status nya sudah di reset, tapi set armor dan senjata nya tidak ikut Ter-reset dan status set armor dan senjata nya masih sama.


\-Leather Set Armor Rank 3 Star.


\-Wooden Stick Rank 3 Star (Black Fire Element).


\-Spiked Knuckles Rank 3 Star (Thunder Element).


\-Cleric Battle Mace Rank 3 Star (White Fire Element).


Dengan begitu Sven masih bisa bertarung dengan senjata dan set armor over power miliknya.


"S-Sven..!! apa kau baik-baik saja ?!" Tanya Thordin yang mengkhawatirkan nya.


Sven masih panik akan apa yang ia alami dan shock melihat status nya turun dan kembali seperti semula.


Sven sangat marah dan langsung menyerang Thorfen yang membuat nya menjadi seperti itu.


Namun serangan Sven begitu lemah dan lambat karena status STR nya telah menjadi F.

__ADS_1


Thorfen menertawakan nya sampai puas.


Saat Thorfen tertawa, hingga dia mengabaikan apa yang Sven lakukan.


Sven melemparkan senjata CBM nya yang mempunyai elemen api putih itu berhasil mengenai Thorfen.


Traak..! Suara benturan senjata CBM yang begitu lemah.


Namun senjata CBM yang ia lemparkan dengan lemah itu mengeluarkan api putih dari senjatanya.


Api putih itu langsung membakar tubuh Thorfen dan menghisap seluruh api hitam yang mengelilingi tubuhnya.


Thorfen berguling-guling kepanasan dan kesakitan sambil meminta ampun.


"Kakak!! Tolong aku! Selamat lah adikmu yang malang ini!! Kakak... !!!" Teriakan Thorfen.


Thordin memalingkan wajahnya sambil menangis melihat adiknya yang terbakar meminta tolong padanya.


Namun Thordin tidak mau menolong nya karena dia tahu bahwa adiknya itu sudah berbuat jahat selama ini.


Api putih itu melahap Thorfen hingga menjadi abu. Dan kali ini Thorfen benar-benar sudah mati untuk selamanya.


\*Pada dasarnya api putih tidak mempunyai damage pada siapapun dan tidak bisa membunuh apapun kecuali pada pengguna api hitam.


\*


Setelah itu Sven duduk lemas dan terlihat hilang semangat.


Thordin yang melihat ekspresi wajah Sven seperti itu, dia merasa bersalah karena telah membawa nya kesini.


Thordin meminta maaf yang sebesar-besarnya pada Sven dan berbicara panjang lebar.


Tapi Sven tidak mendengar apapun darinya dan dia hanya menunduk dengan ekspresi penuh kekecewaan dan putus semangat.


"Maaf.. bisakah kau membawaku kembali ke kota.." ujar Sven dengan nada datar.


Thordin pun membawanya ke kota sambil menunggangi naga nya.


Sesampainya di sana Thordin dan Sven bertemu dengan Baldur.


Thordin menjelaskan semuanya pada Baldur.


Sven tidak mengatakan apapun dan berjalan pergi menuju penginapan nya.


Thordin menahan dan menghentikan Baldur yang berusaha mengejar Sven.


"Berikan dia waktu untuk sendirian!" Ujar Thordin.


"Tapi..." Ucap Baldur.


...


3 Hari kemudian, Sven berusaha untuk kembali ceria walaupun dia sudah menjadi rank F dan semua status nya juga menjadi F.


Sven berfikir tidak buruk juga menjadi kembali lemah. Karena sekarang tidak ada yang mengancam nya dan sekarang hidupnya sudah benar-benar aman dan damai.


Maka dari itu Sven akan berusaha ceria kembali.


Satu minggu kemudian.


Sven keluar dari penginapan nya, dia terlihat sangat lapar dan sedang menuju ke sebuah bar makanan di dekat penginapan nya.


"Pak.. Aku mau memesan makanan dan minuman yang paling mahal.."


"Baik! Pesanan mu akan segera dibuatkan.."


Pesanan nya pun sudah datang, dan ia sedang menikmati makanan mahal nya untuk mengembalikan mood nya kembali.


Sekarang Sven sudah menjadi warga kota yang normal dan tidak melakukan berburu seperti biasanya.


Keseharian nya Sven menghabiskan waktu untuk nongkrong dan berbincang-bincang dengan warga kota dan para pedagang.


Suatu hari Sven bertemu dengan Baldur dan Thordin di sebuah bar minuman.


Lalu mereka saling tukar sapa dan mengobrol normal seperti orang lain pada umumnya.

__ADS_1


Thordin dan Baldur menawarkan jasa bantuan pada Sven untuk menaikkan status nya kembali.


Akan tetapi Sven menolak tawaran mereka, dan Sven memutuskan untuk hidup apa adanya.


Thordin dan Baldur mengerti dan menghargai keputusan nya, mereka tidak memaksa untuk mengajak Sven kembali menjadi seorang petualang.


"Tapi jika suatu hari kau berubah pikiran dan ingin menjadi seorang petualang, maka jangan sungkan untuk meminta bantuan pada kami!" Ujar Thordin.


"Yap!.. Sven mintalah bantuan pada kami kapanpun, oke?" Ucap Baldur.


"Oke! aku mengerti! dan terimakasih atas perhatian kalian padaku!.. aku akan mentraktir kalian sampai puas!" Ujar Sven.


Mereka pun berpesta sampai larut malam dan tertidur di atas kursi dan meja bar.


Beberapa hari kemudian, Sven sedang memandangi layar status nya dan ia sedang mencari tahu tentang skill passive yang ia punya sekarang.


\*Sven


\-Rank : F


\-Class : Belum didapatkan.


\-STR : F


\-INT : F


\-DEFF : F


\*Skill Active :


\-Belum didapatkan.


\*Skill Passive :


\-Impact Counter!


[System!]


[Pencarian informasi!]


[Informasi Skill Passive!]


[Analisa Skill : Impact Counter!]


*Impact Counter adalah skill yang otomatis memantul kan semua serangan musuh dan mengembalikan serangan musuh.


*Impact Counter adalah skill yang selalu aktif dan menjaga anda, walaupun anda sedang tertidur ataupun pingsan.


*Impact Counter adalah skill milik dewa penguasa dunia ini dan telah anda curi.



Setelah melihat dan membaca sistem layar status nya itu, Sven langsung terkejut dan shock.


Karena skill itu terlalu kuat dan mungkin tidak ada yang bisa mengalahkan nya sekarang termasuk raja iblis sekalipun.


Akan tetapi bacaan terakhir yang membuat Sven semakin terkejut.


Karena skill ini milik dewa penguasa dunia ini yang telah ia curi.



"EEHH...!!! Kapan aku mencuri skill dewa ??!!..."


"Apakah dewa penguasa dunia ini akan marah padaku ??!!"


"Apa yang harus kulakukan ??!!"



Sven tiba-tiba panik dan berkeringat dingin, karena dia pikir dia akan berurusan dengan dewa penguasa dunia ini.



Terimakasih sudah membaca !

__ADS_1


__ADS_2