
Perjalanan menuju kota Whiteran City sudah berlangsung selama satu hari lebih, Sven sedang menikmati perjalanan nya yang menaiki kereta kuda.
Whiteran City adalah kota yang sangat besar yang melebihi 10x lipat besarnya dari kota Dawnguard Town.
Kota yang cukup lumayan damai dan tidak terlalu buruk seperti kota Dawnguard Town.
Kota Whiteran City itu tempat nya para pedagang-pedagang dari penjuru desa dan penjuru kota.
Banyak para petani dan pedagang dari desa jauh yang menuju ke kota ini hanya untuk mencari nafkah.
Whiteran City di huni oleh satu juta penduduk lebih. Dan di jaga langsung oleh pasukan dari kerajaan.
Whiteran City ini di kuasai langsung oleh sang raja dari kerajaan RAGAS!
Dan berikut adalah nama kota dan desa yang berada di bawah kekuasaan kerajaan Ragas.
-Desa Riverwood 500 Penduduk (Desanya Sven).
-Desa Giant Tree (1.200 Penduduk).
-Kota Nordox (5.000 Penduduk).
-Kota Dawnguard Town (25.000 Penduduk).
-Kota Whiteran City (1.000.000 Penduduk).
-Kota Grundene (300.000 Penduduk).
Nama desa dan kota di atas adalah bagian dari kekuasaan kerajaan Ragas.
Diantara banyaknya kerajaan, hanya kerajaan inilah yang paling damai dibandingkan dengan kerajaan yang lainya.
Nama raja dari kerajaan Ragas ini adalah Rags III. Beliau adalah keturunan yang ketiga dari raja sebelumnya.
Dan begitulah kesimpulan cerita dari ketua guild petualang kota Dawnguard Town yang diberitahukan kepada Sven beberapa waktu yang lalu.
Lalu sesampainya Sven di kota Whiteran City, dia melihat kota ini dengan mata yang berbinar-binar dan terlihat sangat terpukau.
"Woah!.. Besar sekali kota ini !!"
"Banyak sekali orang-orang disini!!"
"Ini benar-benar menakjubkan..!!"
Lalu ia berjalan-jalan di sekitar nya dan melihat-lihat keadaan kota yang sangat besar itu.
Terdapat begitu banyak bar makanan, pertokoan dan penginapan di kota ini, lalu ia akan mencari sebuah penginapan.
Seperti biasa Sven akan mencari sebuah penginapan yang biasa saja yang tidak terlalu mencolok dan tidak terlalu mewah.
Kemudian Sven sudah menemukan sebuah penginapan yang terlihat biasa saja dan langsung memasuki nya.
"Selamat datang tuan!.." Sambut si gadis pelayan.
"Aku ingin memesan satu kamar, berapa harga untuk satu harinya ?" Tanya Sven.
"Satu harinya seharga 5 koin perak saja tuan!" Jawab si gadis pelayan.
"Kalau begitu aku akan menyewa selama satu tahun..." Ujar Sven sambil membayar.
"Terimakasih tuan!.. Selamat menikmati penginapan kami!" Ujar si gadis pelayan.
Sven memasuki kamar nya dan sedang melihat-lihat kondisi nya. Lalu ia berbaring dan langsung tertidur.
Keesokan harinya ia akan mengunjungi sebuah guild petualang untuk mencari informasi tentang lokasi hutan high rank.
Setelah memasuki guild petualang Sven melihat ada beberapa petualang yang sedang mengobrol dan berbincang-bincang.
__ADS_1
Mereka terlihat lumayan ramah dan tidak terlihat mencurigakan seperti di kota Dawnguard Town sebelumnya.
Sven menganalisa status mereka dengan diam-diam dan hasilnya rata-rata mereka sudah mempunyai rank S+ keatas dan melihat ada beberapa petualang yang sudah ber-ranking SS.
Lalu ia melihat papan quest, akan tetapi disana hanya ada empat quest saja dan tidak ada quest lainya.
*Quest Hutan High Rank.
Rank (S) \= Ambil 100 Sayap Naga Abu-abu.
Rank (S+) \= Ambil 100 Kuku dan Taring Naga Biru.
Rank (SS) \= Ambil 10 Jantung Naga Merah.
Rank (SS+) \= Ambil 10 Sisik Naga Hitam.
.
Semua quest di hutan high rank itu adalah membunuh empat naga.
Sebetulnya di dalam hutan high rank terdapat banyak monster - monster lainya, akan tetapi tidak di masukkan kedalam quest. Dan hanya naga saja yang di masukkan kedalam quest.
Tiba-tiba ada seorang petualang yang menghampiri Sven saat sedang membaca papan quest.
"Ehem!.. Nak apakah kau baru naik rank S ?" Tanya si paman petualang itu.
"Ah iya.. Aku baru saja naik rank S beberapa waktu yang lalu dan aku juga baru saja masuk ke kota ini.." Jawab Sven.
"Kalau begitu aku akan memberikan tips dan cara berburu naga padamu..." Ujar si paman petualang.
Si paman petualang itu memberi tahu tentang hutan high rank.
Lokasi hutan high rank sangat berada jauh di kota ini dan berjarak 13 kilometer dari kota ini, maka jika ingin memburu naga harus mempersiapkan bekal dan peralatan untuk berkemah disana.
Lalu si paman petualang itu mengatakan pada Sven untuk bergabung dengan sebuah kelompok party atau membuat kelompok party untuk melawan naga.
Dia adalah pemuda berumur 16 tahun dan mempunyai skill penjinak monster buas dan besar, dia bahkan sudah berhasil menjinakkan seekor naga Abu-abu.
Namun akhir-akhir ini dia terlihat sedang sedih dan marah akibat melihat adiknya yang telah mati terbakar oleh seseorang di suatu tempat.
Lalu Sven menyela pembicaraan si paman petualang itu.
"Maaf.. Kalau boleh tahu, siapa nama adiknya Thordin itu ?" Tanya Sven.
"Kalau tidak salah nama adiknya itu adalah Thorfen.." Jawab si paman petualang.
Mendengar itu Sven langsung terkejut, karena dialah yang telah membunuh Thorfen di hutan mid rank.
Kemudian Sven bertanya pada si paman petualang tempat tinggal Thordin.
"Paman.. Dimana Thordin sekarang ?" Tanya Sven.
"Dulu dia ceria dan suka mengobrol disini, tapi semenjak adiknya meninggal, dia suka berdiam diri di rumahnya.." Jawab si paman petualang.
"Lalu dimana rumahnya ?" Tanya Sven.
"Rumahnya berada di ujung kota ini dan rumahnya terlihat tidak terurus yang di penuhi lumut.." Jawab si paman petualang.
"Rumornya akhir-akhir ada seorang petualang yang melihat Thordin sedang mengobrol dengan tengkorak api hitam di tengah hutan high rank..." Ujar si paman petualang.
"Tengkorak api hitam?.. apakah itu raja iblis ?!.." Tanya Sven yang terkejut.
"Aku tidak tahu pasti.. tapi banyak orang yang mengatakan sama dengan mu.." Jawab si paman petualang.
Setelah mendengar cerita dari si paman petualang itu, Sven berterima kasih banyak atas informasi yang telah ia beritahukan pada nya dan langsung kembali ke penginapan.
Sven sedang memikirkan tentang Thordin dan manusia tengkorak api hitam itu di dalam kamarnya sambil tiduran.
__ADS_1
"Tengkorak api hitam.. Apakah dia Thorfen ?!"
"Lalu kalau dia memang Thorfen.. bagaimana dia bisa hidup kembali ?!"
"Kalau memang saja itu benar.. maka aku harus bersiap-siap untuk melawannya..!!"
Keesokan paginya Sven sedang mencoba menggabungkan Extra Potion dan Danger Poison untuk menjadi lebih tinggi lagi dari sebelumnya dengan skill Combine Item nya.
Ia berhasil merubah Extra Potion berubah menjadi Powerfull Potion dan merubah Danger Poison menjadi Poison Venom.
[System Analisa Item!]
*Powerfull Potion :
-Menambahkan stamina , energi , kecepatan , kekuatan menjadi 5x lipat lebih besar dan berdurasi 5 jam tanpa efek samping.
*Poison Venom :
-Mengeluarkan cairan racun lengket yang terlihat seperti hidup dan mengejar siapapun yang bergerak lalu menempelkan racunnya sampai meleleh mati.
*
Setelah melihat sistem analisa, Sven terkejut dengan botol cairan Poison Venom yang ia buat.
"Poison Venom ini sangat berbahaya! dan bisa mengancam ku juga..!"
"Aku harus mencari tahu untuk menangkal nya.."
[System!]
[Weakness Poison Venom!]
[Poison Venom weak to black fire!]
*
Untungnya Sven langsung menganalisa kelemahan dari Poison Venom miliknya yang hanya bisa di hentikan atau di lenyap kan oleh api hitam.
Akan tetapi Poison Venom itu juga tidak berfungsi pada raja iblis ataupun si manusia tengkorak api hitam itu.
Kemudian Sven akan mencari kelemahan api hitam dari layar sistem nya.
[System!]
[Weakness Black Fire]
[Black Fire weak to White Fire!]
*
"Aku baru dengar tentang adanya White Fire atau api putih.."
"Apakah ada orang yang bisa menggunakan api putih di dunia ini ?.."
"Aku harus mencoba mencari tahu cara mendapatkan api putih..."
[System!]
[Find : How to use White Fire!]
[No Answer!]
[No One Use White Fire!]
*
Setelah ia mencari tahu di layar sistem nya tentang cara menggunakan atau mendapatkan api putih. Akan tetapi hasilnya tidak diketahui.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca !