
Mereka sudah berada dalam kawasan kabut asap tebal yang akan memburu naga abu-abu dengan strategi yang mereka buat.
Sven mengeluarkan benda-benda seperti dua gagang besi dan yang lainya untuk membuat suara bising dan keras.
Tujuannya untuk membuat naga itu keluar dan memancing mereka untuk mengejar nya.
Sudah Sepuluh menitan lebih Sven memukul-mukul kan benda-benda yang mengeluarkan suara bising dan keras.
Tiba-tiba Terdengarlah suara naga dari kejauhan dan sepertinya berhasil terpancing oleh suara bising yang Sven buat.
Baldur langsung bersiap mengeluarkan skill Chain Python nya untuk mengikat naga yang akan muncul.
Akhirnya naga itu muncul dari atas mereka yang mengarah kepada Sven.
Baldur langsung menggunakan skill Chain Python dan langsung di tambahkan Chain Lightning secara bersamaan.
Dreekkh...!! rantai itu berhasil mengenai nya, lalu Sven melompat dan memukulkan Spiked Knuckles dengan cepat, "Buughk..!! Buughk..!
Naga itu jatuh tersungkur ke daratan, dan disambut dengan serangan yang bertubi-tubi pada naga abu-abu itu sampai mati.
Mereka mulai terbiasa melakukan pertarungan melawan naga abu-abu, lalu mereka mulai mengetahui celah dan kelemahan naga itu.
Hari ke hari mereka semakin cepat dalam melakukan perburuan.
Lima minggu kemudian mereka telah menguasai kawasan kabut asap tebal tempat para naga abu-abu itu berada.
Naga abu-abu itu sudah terlihat seperti samsak tinju atau dijadikan oleh mereka sebagai bahan latihan.
Baldur sekarang bisa membunuh seekor naga tanpa bantuan dari Sven. begitupun dengan Sven yang bisa melawan 2 atau 3 naga sendirian.
Mereka juga sudah bisa melihat sosok naga abu-abu yang bersembunyi di balik kabut asap tebal itu dengan mudah.
Mata dan pandangan mereka menjadi tajam.
Mereka merasa perburuan ini sudah menjadi sangat mudah dan mereka memutuskan untuk kembali ke kota untuk menyetorkan item quest nya dan akan menaikan ranking mereka.
Sesampainya mereka di dalam kota, mereka sudah menyetorkan item quest mereka dan berhasil menaikkan ranking nya.
*Sven (14 tahun)
-Rank : S+
-Class : God Forge.
-STR : SS
-DEF : SS
-INT : C+
\*Baldur (29 Tahun)
\-Class : Master Chain
\-Rank S\+
\-STR : B
\-DEFF : S\+
\-INT : S\+
*Quest Rank S+ (Baru).
-0/100 Kuku & Taring Naga Biru.
.
*Drop item.
-Kuku & Taring Naga Biru (100% Drop).
-Kuku & Taring Emas (5% Drop).
.
Lalu Baldur pamitan pada Sven untuk pergi ke penginapan nya dan dia akan beristirahat.
Sven akan menjual item dan barang dropan hasil perburuan nya di hutan high rank selama lima minggu lebih.
Setelah berhasil menjual semuanya, lalu total seluruh uangnya menjadi sebanyak 23.890 koin emas.
.
__ADS_1
Keesokan harinya Sven sedang gabut dan tidak mempunyai kegiatan apapun.
Kemudian dia membuat set armor nya dan semua senjata nya menjadi bintang tiga yang menggunakan skill "Star Item" dan "Duplicate Item" miliknya.
-Leather Set Armor Rank 3 Star (No Element).
-Cleric Battle Mace Rank 3 Star (White Fire Element).
-Wooden Stick Rank 3 Star (Black Fire Element).
-Spiked Knuckles Rank 3 Star (God Thunder Element).
Sven sengaja membuat semua item menjadi over power. karena Sven merasakan seseorang sedang mengawasi dan membuntuti nya sejak ia kembali dari hutan high rank.
Sven tahu kalo orang yang mengawasi dan membuntuti nya adalah Thordin kakak Thorfen yang akan membalas dendam padanya.
Sven tidak menginginkan perkelahian dan permusuhan yang terus-menerus menghantui nya.
Maka dari itu Sven memaksimalkan dan menjadi item-item nya menjadi over power yang berniat membunuhnya dan tidak akan membiarkan nya kabur-kaburan seperti adiknya.
Setelah ia memakai semua peralatan nya dan bersiap untuk menghadapi Thordin.
Sven telah keluar dari kamar penginapan nya dan langsung menuju orang yang membuntuti nya yaitu Thordin.
Kemudian Sven menghampiri Thordin yang sedang berpura-pura tidak mengawasi nya sambil berbaur dengan seorang pedagang.
"Kau Thordin kan ?" Tanya Sven.
"Kau siapa ya ..??" Tanya kembali.
"Tidak usah berpura-pura bodoh.. atau kau memang bodoh ?!" Ujar Sven.
"Sepertinya kau bukan orang biasa.. ikuti aku!" Ucap Thordin.
Sven mengikuti Thordin yang menuju ke luar gerbang kota. lalu Thordin memanggil seekor naga Merah untuk menunggangi nya.
*Thordin (16 tahun)
-Rank : SS+
-Class : Great Tamer
-STR : A
-DEFF : SS+
-Skill : Taming Beast & Thousand Beast.
Beberapa saat kemudian mereka telah sampai di suatu tempat hutan high rank, kemudian Sven dan Thordin turun dari tunggangan naga merah itu.
"Aku tidak punya waktu untuk basa-basi! ayo kita selesaikan sekarang bertarung sampai mati!!" Ujar Sven.
"Kau sudah membunuh adikku dan kau tidak merasa bersalah sedikitpun!! Dasar pembunuh!!" ujar Thordin.
"Adik mu yang mengancam untuk membunuh ku tanpa alasan!.. wajarlah jika aku membela diri ku!! dasar bodoh!" Ujar Sven.
"Pembohong!!.. Hey Thorfen keluarlah!!" Teriak Thordin memanggil adiknya.
Dan munculah Thorfen dengan wujud sepenuhnya telah menjadi tengkorak yang di selimuti oleh api hitam.
"Kakak.. apa yang dia bicarakan itu benar! aku yang telah mengancam nya dan ingin membunuhnya tanpa alasan..." Ujar Thorfen.
"Lalu kenapa kau tidak memberi tahu ku yang sebenarnya ?" Tanya Thordin.
"Aku sengaja membuat kakak jadi marah padanya untuk membawa Sven kesini.." Jawab Thorfen.
"Alasan macam apa itu..?!" Ujar Thordin.
"Sudah basa-basi nya!.. Aku tidak mau buang waktu ku! ayo kita bertarung!!" Ujar Sven yang memotong pembicaraan mereka.
"Santai dulu Sven.. aku ingin berterima kasih padamu yang telah membuat ku jadi lebih kuat dengan api hitam mu ini.." Ujar Thorfen.
"Apa itu rencana busuk baru mu ??!" Tanya Sven.
"Aku akan menceritakan sedikit padamu setelah kau membakar ku waktu itu..."
\*Cerita Thorfen.
Saat Sven membakar Thorfen dengan api hitam dan hampir membuat nya mati.
Tiba-tiba Thorfen melihat layar status nya.
\[Gunakan Skill Undead Life!\].
__ADS_1
\[Yes\] - \[No\]
Thorfen memencet tombol \[Yes\] dan langsung menutup matanya.
Setelah itu Thorfen membuka matanya dan melihat seluruh tubuhnya telah berubah menjadi tengkorak hidup yang dikelilingi api hitam.
\*Thorfen
\-Rank : No Rank
\-Class : Demon Skull
\-STR : F
\-INT : F
\-DEFF : F
\-Skill : Reset Enemy Class
\-Skill : Black Fire Blast
\-Skill : Black Fire Body Shield.
Namun Thorfen terus memburu monster setiap harinya tanpa henti-hentinya dan akhirnya ia berhasil menaikkan status nya.
*Thorfen
-Rank : High Demon
-Class : Demon Skull
-STR : SS
-INT : SS
-DEFF : SS
-Skill : Reset Enemy Class
-Skill : Black Fire Blast
-Skill : Black Fire Body Shield
Setelah itu Thorfen mendengar bahwa Sven berada di kota Whiteran City ini dan langsung menuju ke kota itu.
Begitulah singkat cerita nya.
"Lalu apa yang akan kau lakukan padaku sekarang ?!" Tanya Sven.
"Aku hanya ingin berterima kasih padamu saja.." Jawab Thorfen.
"Kalau begitu aku pulang !!" Ujar Sven.
"Tapi bentuk terimakasih ku adalah akan membuat mu menderita seperti yang aku alami!!" Ujar Thorfen.
Sven sudah tau kalau ini akan terjadi dan ia langsung memasang kuda-kuda.
"Thorfen.. Hentikan perbuatan bodoh mu!!" Ujar Thordin yang membentak Thorfen.
"Ada apa kakak ?!" Tanya Thorfen.
"Mau sampai kapan kau akan terus berbuat jahat !!!" Teriak Thordin.
"Sampai dia mati (Sven)..!!" Balas Thorfen.
"Ku kira Sven orang jahat.. Tapi ternyata kaulah yang jahat!!.. Berhentilah sekarang!!" Bentak Thordin pada adiknya.
"Kakak.. Jangan bentak aku begitu, nanti kau juga akan ikutan mati bersama dia!" Balas Thorfen.
"Jadi kau sudah berani mengancam kakak mu ini ? Hah !!" Ujar Thordin yang marah.
"Berisik!!.. Kau kakak yang lemah!! Matilah bersama dia!!!" Teriak Thorfen pada kakaknya.
Posisinya terbalik, Sven dan Thordin sekarang menjadi satu team yang akan melawan Thorfen.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca !