Istri Idola Cha Eun Wo

Istri Idola Cha Eun Wo
dekat di hati


__ADS_3

Bagas menarik tangan zeline dan mengarahkannya masuk ke mobil, Bagas mengantarkan zeline sampai ke apartmennya.


sesampainya di apartemen zeline


"makasih ya" ucap zeline


"sama-sama, ah ia tunggu sebentar" jawab bagas


Bagas mengambil sesuatu di dalam mobil dan memberikannya kepada zeline


"ini ambillah" ucap bagas


"apa ini" tanya zeline


" ambil saja ini dari Eun wo" jawab Bagas


zeline mngambil kotak itu dan masuk ke apartmennya begitu pun dengan Bagas mobil yang dia kendarai menghilang dari apartemen zeline,


zeline penasaran dengan isi kotak itu dan membuka kota itu


" sepatu, dia memberikanku sepatu, tapi untuk apa"


zeline mengambil ponsel dan menghubungi Cha Eun wo tapi tidak ada jawaban


1 pekan berlalu zeline merasakan kehilangan karena Eun wo tidak menghubungi nya baik itu telpon atau pesan. dan 1 pekan itu pun zeline merasakan kegelisahan kekesalan untung nya ada Bagas yang selalu ada untuk zeline. dia sangat ingin mengetahui kenapa Cha Eun wo tiba-tiba menghilang dalam hidup nya. zeline pun pergi menemui Bagas


"Bagas, aku ingin tanya sesuatu padamu" ucap zeline


" apa itu?"jawab Bagas


" apa kau tau Cha Eun wo kemna? kenapa dia menghilang?" tanya zeline


" memangnya apa hubungan mu dengan Eun wo?" tanya balik Bagas


" aku hanya teman saja" ucap zeline


" lalu kenapa kau ingin tau tentang Eun wo" tanya zeline


" aku hanya temannya, aku ingin tau saja" jawab zeline kesal

__ADS_1


" jadi kau memanggilku ke sini, hanya menanyakan itu saja" ucap Bagas


" lalu apa lagi" zeline


" ikut aku" ucap Bagas


Bagas pun mengajak zeline ke suatu tempat dan berjalan jalan di pinggir sungai Han dan membeli koppi


" kau mau apa" ucap Bagas


" capuccino saja" jawab zeline


" baiklah" ucap Bagas


Bagas memesan koffe dan berjalan jalan di pinggir sungai Han lalu berbincang-bincang


" zeline?" Bagas menatap zeline


" iya, ada apa" jawab zeline


" apa kau menyukai Eun wo?" tanya Bagas


" lalu apa yang kau lakukan, jika Eun wo ada di sini" tanya bagas


" aku akan mengungkapkan perasaan ku yang sebenar nya"


" kau serius" tanya Bagas


" yes" jawab zeline mengangguk


" cappucino ini sangat nikmat sekali" ucap bagas


" kau menyukainya,? memang nya kau memesan cappucino sama sepertiku?" tanya zeline


" ya aku juga menyukai capuccino, ini minuman favoritku" jawab bagas


" wah sepertinya kita banyak kesamaan ya"


" hahaha, tentu atau mungkin kita..." ucap Bagas

__ADS_1


" kita apa?" tanya zeline


" ah tidak tidak," ucap Bagas gugup


Bagas mengantar zeline pulang ke apartmennya, di dalam mobil Bagas sesekali memperhatikan zeline


" kenapa kau memperhatikanku" tanya zeline


"kau cantik zel," jawab Bagas tersenyum


"jangan macam-macam ya, akau pukul kau jika berbuat sesuatu kepadaku" ucap zeline tegas


" sepertinya sisi premanmu keluar dalam dirimu?" ucap Bagas tersenyum


"kauu" ucap zeline


Bagas hanya tersenyum dan sesekali melirik lagi zeline yang sedang melihat ke kaca kanan.


" andai aku lebih dulu tau kamu dari pada Eun wo, mungkin sekarang kau sudah jadi kekasihku,maafkan aku bro aku menyukainya juga" batin Bagas


sesampainya di apartemen zeline,zeline pun berterima kasih kepada Bagas karena sudah mengajak jalan-jalan dan mengantar.


zelinpun bersiap-siap untuk beristirahat dan melihat ponselnya, lagi-lagi tidak ada kabar dari Eun wo


"meski kau menghilang aku akan tetap menyukaimu, seberapa besar kau jauh dan menghilang kau dan aku akan tetap bersama" batin zeline


zeline pun tertidur dengan mimpi indah


keesokan harinya zeline terbangun dan bergegas untuk kuliah, zeline di jemput dan di antar oleh Bagas ke kampus


sebelum nya malam itu Bagas mengirim pesan bahwa dia akan menjemput dan mengantarnya ke kampus. taklama Bagas dan zeline tiba di kampus.


"terimakasih ya gas" ucap zeline keluar pintu mobil


"sama-sama, nanti pulanga mau aku jemput?" tanya bagas


"tidak usah, aku ada janji sama teman-temanku" ucap zeline


" baiklah" ucap Bagas melambaikan tangan

__ADS_1


__ADS_2