
zeline pun membukakan pintu dan sontak dia kaget melihat Cha Eun wo berada di depan pintu nya. ya memang saat selesai konser Cha Eun wo langsung ke apartemen zeline sendiri tanpa ada yang tau kecuali Bagas asistennya,
" ka kau kenapa ada disi"ucap zeline
" biarkan aku masuk dulu" ucap Eun wo
" ah tidak tidak, aku tidak pernah membawa masuk lelaki ke dalam apartemenku" ucap zeline menghalangi Eun wo yang ingin masuk
" aku hanya ingin berbicara padamu" ucap Eun wo
" bicara apa? katakan saja di sini?" ucap zeline
" aish, kalau di sini jika ada yang melihat ku bagai mana? ucap Eun wo
" lalu apa urusanku, Poko nya aku ta ingin kau masuk!!!!" ucap zeline
"baiklah, aku tunggu di mobil ya"ucap Eun wo pergi ke dalam mobil
" ok, aku siap" jawab zeline
saat berada dalam mobil mereka mengobrol seperti biasa.
" apa kau sudah makan?" ucap Cha Eun wo
" belum, memang nya kenapa? apa ini yang mau kau bicara kan kepada ku, membuang-buang waktuku saja" ucap zeline kesal
" tidak bukan itu, aku hanya menanyakan saja, kenapa kau sangat kesal apa ada masalah" ucap Eun wo
" tidak tidak" jawab zeline
Cha Eun wo pun berbalik menghadapi zeline dan saling menatap satu sama lain. pikiran zeline tak karuan
" apa yang kau lakukan" ucap zeline
__ADS_1
" aku hanya ingin memasangkan sabuk ini saja" ucap Eun wo yang sudah memasangkan sabuknya
"kita akan pergi mencari makan, apa kau memikirkan hal lain?" ucap Eun wo menggoda zeline
"aish tidak tidak" ucap zelin tersipu malu dan mengipas-ngipas tangan ke muka nya.mereka pergi meninggalkan apartmennya mencari makan. sesampainya di kaffe zeline memesan makanannya.
" apa kau tidak makan" ucap zeline melahap makanan
" tidak aku sudah makan, kau saja" jawab Eun wo
Cha Eun wo tersenyum melihat zeliene yang lahap memakan makanannya
" lalu apa yang tadi ingin kau katakan?" tanya kembali zelin
" siapa tadi sore yang ada di telpon" ucap Eun wo dengan penasaran
"ukhuu, (tersedak) ah dia, dia teman aku di kampus, apa kau cemburu?" ucap zeline
" a apa, aku cemburu haha lucu sekali" ucap Eun wo tersenyum malu
" kyaaa, aaisshh kau, jikalau aku memang cemburu bagaimana? ucap Eun wo kesal
tentu saja dia memang cemburu karena dia sangat menyukai zeline
" ingat ya kau tak boleh berdekatan dengan lelaki lain selain diriku" ucap Eun wo
" aku merasa cemburu, dan kesal jika melihat kau dengan lelaki lain" ucap Eun wo
" apa kau..?" ucapku zeline
" ya aku menyukaimu zeline, aku menyukaimu" ucap Eun wo
" aku juga,,,, ah tidak munngkin, sudah lah aku ingin pulang dan beristirahat" jawab zeline dengan hati tak karuan
__ADS_1
" apa apa kau juga menyukaiku zeline? kau menyukaiku?" ucap Eun wo gairah
" sudahlah aku ingin pulang, antarkan aku" ucap zeline kesal
" ba baiklah"
di dalam mobil hanya ada keheningan Eun wo sesekali melirik zeline yang terlihat merenung menghadap jendella kirinya.
" ada apa dengan mu? seperti ya kau sedang tidak baik baik saja?" ucap Eun wo
"tidak aku tidak apa apa" jawab zeline
sesampai nya di apartemen zeline. zeline pun langsung masuk ke dalam apartmennya tanpa melihat Eun wo yang sedang memperhatikannya dari jauh
" kenapa dengan dirimu,zel" ucap Eun wo
Cha Eun wo pun pergi meninggalkan apartemen zeline, sesampai nya di apartemen Eun wo bersiap siap untuk tidur dan beristirahat.
keesokan hari nya Eun wo mengambil ponsel dan memberi pesan ke zeline
"selamat pagi zeline"
" apa kau mau kuliah,?
"haruskah aku mengantarmu?"
SMS yang Eun wo kirim ke zeline tapi tidak ada balesan dari zeline Eun wo pun merasa kecewa, tiba tiba Bagas pun datang.
" sedang apa kau? sepertinya kau tidak baik-baik saja" ucap Bagas
" ntahlah gas, aku bingung dengan nya, aku menyatakan rasaku pada nya dia malah terlihat biasa saja" ucap Eun wo kebingungan
" itu tandanya dia tak menyukaimu" jawab Bagas ekspresi datar dan tertawa
__ADS_1
" kauuu, apa kau ingin aku... ah sudahlah" ucap Eun wo kesal
Bagas pun hanya tersenyum melihat Cha Eun wo yang sedang galau oleh perasaan nya yang tak karuan