
" hai, oh zeline pulang duluan kaya nya mau kencan sama gebetannya" ucap Elisa
" gebetan? siapa? bukannya dia sudah..?" ucap Bagas
" sudah apa sayang" ucap Elisa
" iya sudah apa gas" ucap soh Yoon
" ah tidak tidak, ayo kita berangkat sekarang" ucap Bagas
" ya udah yu. gaes aku duluan ya" ucap Elisa
"gue juga pergi ya gae, kaya nya kanglin nunggu di parkiran deh" ucap soh Yoon
mereka pergi masing-masing dan saat zeline di parkiran dia mencari mobil Eun wo dan menemukannya di pojok kiri dan mengetuk jendela mobil dan kaget karena ia tertidur gegara nunggu zeline dan membuka kunci mobil.
" apa kau menunggu ku dari tadi, sepertinya kau tertidur" ucap zeline
" tentu aku menunggu mu dari tadi," ucap Bagas
" maaf aku tadi hendak pergi menemuimu tapi di tahan sama mereka" ucap zeline
" pantas saja, aku tadi menelpon tak di angkat"
" oh ia apa tadi kau meneleponku? kau tidak bilang apa-apa ka? karena teman-temanku yang mengangkatnya?" ucap zeline
" tidak," ucap Eun wo sambil menyetir mobilnya untuk pergi namun di sisi lain kanglin melihat zeline sedang mencari seseorang dan melihat zeline mendekati mobil hitam dengan seseorang tapi kanglin tidak mengenali siapa yang di dalam mobilnya, kanglin terus memantau mereka sampai mereka pergi dan kanglin penasaran dengan sosok di dlaam mobil! sampai dia tak sadar bahwa soh Yoon sudah ada di pinggir mobil dan mengetuk jendela mobil.
" kenapa kau lama membukannya" ucap zeline masuk ke dalam mobil
" ah tidak, aku hanya melihat zeline dengan seseorang tadi" ucap kanglin
" oh mungkin dia gebetannya" ucap soh Yoon sambil memakai sabuk pengaman
" gebetan!! kau tau gebetannya?" ucap kanglin
" tidak, aku tidak tau" ucap soh yooh cemberut
" kau pasti cemburu kan liat zeline sama seseorang" batin soh Yoon
__ADS_1
" siapa seseorang tadi dalam mobil, aku tak melihat jelas wajahnya" batin kanglin
" apa kita hanya diam saja di sini" ucap soh Yoon kesal
" iah apa" ucap kanglin
" kita akan diam terus di sini? atau kita akan pergi" ucap soh Yoon
" ah ya, kita jalan sekarang" ucap kanglin menyetir mobilnya dan meninggalkan area parkir.
di suatu tempat zeline dan Eun wo menikmati suasana malam, mereka berjalan kaki menjelajahi pinggir sungai Han dan bergandengan tangan sesekali zeline bermain Capitan dan gagal lalu Eun wo memainkannya.
" Yaya ya itu, ya itu yang itu" ucap zeline
" sedikit lagi sedikit lagi" ucap zeline
" iya iya sedikit lagi" dan akhirnya berhasil
" yess, (saling berhadapan) ucap Eun wo
" horee yeah,( mengambil) wah lucu sekali" ucap zeline
" heem," ucap zeline tersenyum dan memeluk boneka lucunya
saat asyik dengan kebersamaan mereka tiba-tiba ponsel Eun wo berdering
" iya hallo, apaa"
" besok pagi, bukannya ada 1 hari lagi ya"
" Hem baiklah" ucap Eun wo
" ada apa" ucap zelien
Eun wo terdiam menatap zeline dan memeluk zeline
" kenapa" ucap zeline
" besok aku berangkat ke Indonesia" ucap Eun wo lemas
__ADS_1
" lah, bukannya nanti ya! ko mendadak gini sih"
" ntahlah, sekarang kita pulang saja ya" ucap Eun wo
" Hem ya sudah" ucap zeline
mereka akhirnya pulang ke apartmen mereka setiba di apartmen Eun wo dan zeline mempersiapkan pakaian yang akan di bawa Eun wo, Eun wo pun memeluk zeline dari belakang
" sepertinya aku akan sangat merindukan mu" ucap Eun wo
" aku juga begitu, akan sangat merindukanmu" ucap zeline
" apa kau sudah memberi tahu Bagas?" ucap zeline
" belum, aku belum memberitahunya" ucap Eun wo
" beritahu sekarang perginya besok" ucap zeline
" nanti aku akan kabari dia, tapi saat ini aku ingin memeluk mu dulu melepas rindu" ucap Eun wo
" ya ampun, kau ini" ucap zeline
mereka pun bercumbu dan melakukan hubungan layak nya suami-istri dan tak lupa Eun wo mengirim pesan kepada Bagas
" gas ke indonesianya kita akan berangkat besok pagi"
isi pesan dari Cha Eun wo bagas pun langsung bergegas pergi ke apartmen Elisa, sesampainya di apartmen Elisa kaget dengan tengah malam Bagas mendatanginya
" Bagas, ko kamu tengah malam begini ke sini? ada apa" ucap Elisa saat membuka pintu
" aku hanya ingin menemuimu" ucap Bagas memeluk Elisa
" ya ampun Bagas, kan besok juga kita bisa ketemu" ucap Elisa
" tidak Elisa, esok pagi aku akan berangkat ke bandara" ucap Bagas
" apa, bukannya..." ucap Elisa
Bagas langsung mencium bibir Elisa dan mendorongnya masuk dan bercumbu di dalam apartmen elisa
__ADS_1