
mereka asyik bersenang-senang tanpa sadari hari sudah malam dan akhirnya mereka bergegas pulang. zeline pun melihat ponsel nya dan 5x panggilan dari Bagas 1 pesan dari Cha Eun wo
" Bagas!! ada apa dia menghubungiku" ucap zelien
zeline mengabaikan panggilan Bagas dan membuka pesan Eun wo
" apa kau belum selesai dengan teman-temanmu" isi pesan Eun wo
" maaf ya, aku baru selesai, mereka sudah pulang barusan" balas zeline
tiba-tiba panggilan telpon dari Bagas berdering.
" hallo, iya baiklah"
zeline keluar apartmennya dan menyapa Bagas yang sudah ada di apartemennya
" hai Bagas, ada apa ke sini" ucap zeline
" ikut aku yu, aku pengen jalan-jaln bersamamu" ucap Bagas
"Hem baiklah"
mereka pergi ke suatu tempat dan asyik mengobrol tanpa mereka sadari Eun wo mengikuti mereka yang ke dua kalinya. Eun wo kesal dan menghubungi zeline
" kau sedang Diman" ucap Eun wo
" ah itu aku sedang dengan Bagas" ucap zeline,
" siapa zel" ucap Bagas
" itu Eun wo nanyain kita lagi dimna" ucap zeline sambil melihat ponselnya
" oh mungkin dia udah pulang" ucap Bagas
tiba-tiba datang Eun wo mengajak zeline pergi meninggalkan Bagas
"Eun wo?" ucap zeline
" kau ikut dengan ku" ucap Eun wo
" kemana, lalu Bagas bagai mana" ucap zeline
" maaf gas ini urusan aku dan zeline" ucap Eun wo
__ADS_1
" iya baiklah, tidak apa-apa zel nanti kita ketemu lagi" ucap Bagas melampaikan tangannya
zeline dan Eun wo meninggalkan bagas sendiri. Eun wo pu tampak diam dan di dalam mobil hanya ada keheningan.
" ini mau ke mana, sepertinya ini bukan jalan ke apartmenmu atau apartmenku" ucap zeline
" memang, pokonya kau ikut saja, ah dan ya kau harus siap apa pun itu" ucap Eun wo
sesampainya di gedung ia melihat dekorasi yang indah nan sederhana.
" ah ini pernikahan siapa" tanya zeline
" kita" ucap Eun wo
" hah apa" zeline kaget
"zeline, kau bergegaslah dan bersiap-siap acaranya akan di mulai" ucap erliana
" Kaka kau ada di sini" ucap zeline bingung
zeline di antar ke ruang untuk mengganti pakaiannya dengan kau cantik nan anggun
" kau cantik sekali adikku" ucap erliana
" Cha Eun wo menemui keluarga kita di rumah dan meminta izin untuk menikah denganmu" ucap erliana
" tapi dia tak memberitahukan ku ka, dan dia kan non muslim" ucap zeline
" dia meminta maaf sama kita karena dia tidak ingin publik tau soal ini karena beresiko besar, kalau soal dia muslim atau non mualaf nya kau tanyakan sendiri pada nya yang jelas dia sudah mualaf" ucap erliana
" benarkah itu ka" ucap zeline Tersenyum
" kau menyukainya, kau tak keberatan menikah dengannya" ucap erliana
" ah tidak, aku justru senang sekali, meski ini hanya sembunyi dan dua keluarga tau. mungkin ini lebih baik bagi aku dan Eun wo" ucap zeline
" baiklah ayo kau sudah siap" ucap erliana menemani zeline menuju ke kursi penghulu sedangkan Eun wo sudah dari tadi menunggu
"cantik nan manisnya kau zel" batin Eun wo
" apakah acaranya bisa di mulai" ucap pak penghulu
" bisa sekarang juga pa penghulu" ucap Eun wo
__ADS_1
" baiklah kalau gitu kita mulai saja"
sesekali zeline dan Eun wo saling melirik dengan senyuman
dan terdengar kata sah di sekitarnya. mereka sudah resmi menjadi suami istri.
hanya ada kebahagian di dalam hati zeline yang susah di ungkapkan dengan kata-kata.
" kau cantik nan manis zel" ucap Eun wo
" ah kau ini, (tersenyum malu),, kenapa kau tak mengatakannya lebih awal" ucap zeline
" kau senang" ucap Eun wo
" tentu saja, aku sangat senang meski ini rahasia tapi ini terasa berbunga-bunga" ucap zeline
" maaf ya harus sembunyi-sembunyi seperti ini, tapi aku akan pastikan waktu yang tepat untuk memperkenalkan mu pada publik" ucap Eun wo
" aku mengerti dengan situasi ini" ucap zelien
"zeline bahagia ya, dan ya Eun wo jaga adik ku baik-baik" ucap Kaka laki-laki zeline
" tentu ka aku akan menjaganya, terima kasih kau sudah mempercayaiku" ucap Eun wo
"Kaka sama yang lain akan pulang besok pagi, kau istirahat lah" ucap erliana
"loh ko udah mau ke indo lagi" ucap zeline
" kita banyak urusan di sana dek" ucap Kaka zeline
"Hem baiklah hati hati di jalan ya ka"
mereka akhirnya pergi dan acara pun berlangsung dengan lancar zeline pulang ke apartmen eun wo di dalam perjalanan
" sekarang kita udah halal kan" ucap Eun wo menggoda
" aish kau., awas kalau masih mau macam-macam padaku" ucap zeline
" memangnya kenapa? aku kan suamimu aku kan bebas mencicipimu" ucap Eun wo
" aish kau ini..." ucap zeline kesal
Eun wo tersenyum dan memegang tangan zelin sambil mengemudi.mereka sesekali saling melirik dengan senyuman.
__ADS_1