
tak lama akhirnya zeline siap untuk pergi kuliah sedangkan Eun wo menyiapkan sarapan pagi mereka sarapan pagi bersama,
hanya ada keheningan di sana
" aku berangkat dulu ya" ucap zeline
" aku antar" ucap Eun wo
" ah tidak usah, dan ya jangan menjemputku ya" ucap zeline
" aku akan main ke kafe sama teman-teman" ucap zeline
" Hem baiklah" ucap Eun wo
zeline pergi kekampus dan neninggalkan apartmen Eun wo dengan transportasi bus.
di dalam bus, zeline tersenyum-senyum dan membayangkan dengan tadi pagi
" aghsss o-ppa" teriak zeline senang
sontak semua yang ada di dalam bus melihat zeline dengan ke anehan zeline hanya tersenyum dan meminta maaf dengan isyarat. beda dengan Cha Eun wo yang antusias membayangkan tadi pagi hingga ta mengetahui bahwa Bagas sudah dari tadi melihat nya
" astaga kau... mengagetkanku saja" ucap Eun wo kaget
" ada apa dengamu" ucap Bagas penasaran
" ah tidak tidak" ucap Eun wo
" kau,, sepetinya kau menyembunyikan sesuatu?" ucap Bagas
"mau apa kau ke sini?" ucap Eun wo mengalihkan pertanyaan
" ah itu aku akan menginap di sini"
" Aa apa, kau mau tidur di sini" ucap Eun wo kaget
" tidak bisa" ucap Eun wo
" memang nya kenapa" ucap Bagas
" aku tidak mengizinkannya" ucap Eun wo
" Poko nya aku tidur di sini, aku udah membawa pakaina ku" ucap Bagas kembali ke mobil
" ta-tapi, kau... aish bagai mana ini"
__ADS_1
Eun wo pun menghubungi zeline
tapi tak ada jawaban dari zeline karena zeline sedang belajar. Bagas menghampiri Eun wo
" nah ini, dan ya nanti aku tidur dimana" ucap Bagas
" kau tidur di sana saja dan ya ingat jangan masuk ke kamarku ok" ucap Eun wo
" ya baiklah" ucap Bagas
di sisi lain zeline berbunga bunga dan selalu tersenyum
" sepertinya hari ini kau bahagia" ucap Eunbi
" iya ceria sekali kau zel" ucap soh Yoon
" haha mungkin akhir- akhir ini keberuntunganku, dan ya akan aku traktir kalian semua di kaffe" ucap zeliene
" hahaha ok ok" ucap eunbi
" ok baiklah" ucap Elisa
saat siang hari Eun wo terus menghubungi zeline dan akhirnya ada jawaban dari zeline
"nanti kau jangan pulang ke apartmenku ya" ucap Eun wo
" memang nya kenapa" tanya zeline
" ada Bagas di sini, dan dia mau tidur di sini" ucap Eun wo
" a-apa, sampai kapan?" ucap zeline kaget
" hanya malam ini saja kau tidur di apartmenmu saja dulu" ucap Eun wo
" Hem baiklah, aku akan pulang ke apartmenku" ucap zeline kecewa
" maaf ya sayang," ucap Eun wo
" memang nya orang lain ga harus tau ya tentang status kita kecuali keluarga kita sendiri?" ucap zeline kesal
" engga gitu zel, kau kan ngerti dengan ke adaan kita" ucap Eun wo
" ya sudah" zeline menutup telponnya
" ha hallo zel zel" ucap Eun wo
__ADS_1
zelien pun kesal dan kecewa dia merasa ingin menjambak rambut Eun wo.
" kau kenapa zel" ucap Eunbi
" tidak aku hanya sedang kesal saja" ucap zeline
" kita jadi ke kaffe kan pulang nya" ucap Elisa
"iya tentu dong" ucap soh Yoon
saat pulang kampus mereka pergi ke kaffe dan memesan makanan mereka
" kau kenapa zel, tadi ceria sekarang" ucap Thalita
" iya nih kau kenapa zel" ucap soh Yoon
" tidak aku tidak apa" ucap zeline kesal
" Hem, luapain saja Masalah kau dan kita bersenag-senang di sini kan ada kita" ucap Eun bi
" Hem ia baiklah" ucap zeline
saat mereka mengakhiri perkumpulan mereka, mereka bergegas untuk pulang
" gaes seperti biasa ya, pacar gue udah jemput" ucap Thalita pergi
" enak banget ya jadi dia, setiap hari antar jemput sama pacar nya" ucap Elisa
" ah itu kanglin kan" ucap zeline
kanglin melambaikan tangan dan soh Yoon pun merespon
" aish satu lagi nih kita bertiga cuman para jomblo" ucap Eunbi
" haha makannya cari pacar dong, aku duluan ya gaes" ucap soh Yoon pergi
" Hem, bye" ucap zeline
" ya kan cuman kita bertiga senasib" ucap Elisa
" aku ikut denganmu ya Eun, aku nginep di apartmenmu" ucap zeline
" ok, kau ikut juga El?" ucap eunbi
" tentu, aku ikut dong" ucap Elisa
__ADS_1