
" pergilah ke tempat saat kau kecil di sana, jika Eun wo mementingkan dirimu dia akan menjemputmu jika dia tidak menjemputmu berarti dia mementingkan karir dari pada dirimu" ucap Bagas memberi tiket pesawat
" tapi gas, aku..? ucap zeline
" benar apa kata Bagas, kau harus tau perasaan Cha Eun wo saat ini terhadapmu dengan karirnya" ucap Elisa
"pergilah, jaga dirimu baik-baik" ucap Bagas
" kau harus kuat zel" ucap Elisa memeluk zeline
zeline melirik terus melirik berharap Cha Eun wo datang namun saat dia akan berangkat wajah Cha Eun wo pun tidak terlihat, hati zeline pun kecewa rasanya ia sesak dan sakit seperti di tusuk jarum. pesawat pun lepas landas.
" sayang, apa kau tidak berlebihan" ucap Elisa
" tidak aku hanya menguji perasaan Cha Eun wo saja, karena perasaan zeline sudah di uji sebelumnya dan dia tetap bertahan" ucap Bagas
"Hem benar juga sayang, tapi jika Eun wo mencarinya, apa kira beri tahu saja" ucap Elisa
" ya beritahu saja, apa dia akan mengejar zeline atau tidak, sudah lah ayo kita ke apartmen eunbi" ucap Bagas
" baiklah sayang" ucap Elisa
mereka pergi ke apartmen eunbi, sedangkan di apartmen Cha Eun wo, Eun wo mendapatkan panggilan dari TNC. entertaimen bahwa ia kembali berkarir di sana, sontak Cha Eun wo keluar dari dalam kamar dan memanggil-manggil zeline namun tak ada jawaban
" zeline, sayang" teriak Eun wo
" sayang, aku ada kabar baik kau di mana" ucap Eun wo
__ADS_1
" sayang" ucap Eun wo
" zeline, sayang, zel" mencari ke seluruh ruangan namun tak menemukan nya
" sayang kau dimana" ucap Eun wo
Cha Eun wo terhenti melihat kamar zeline tidur semalem rapi dan melihat lemarin sua pakaiannya kosong Eun wo merasa lemas dan tak menyangka dan memikirkan perilakunya selama ini dia bergegas ke kamarnya dan mengambil ponsel nya dan meilhat pesan zeilne
" o-ppa, maafkan aku, aku sudah merusak karir mu yang sudah kau bangun dengan susah payah, o-ppa apa kau menyesali semuanya karena memilihku, dan ya o-ppa apa kau tau, saat kau mengacuhkan ku hatiku sangat sakit, aku merasakan hilangnya cintamu dan rasa sukamu kepada ku, aku melihat mu menderita dengan lepasnya karir dalam hidupmu, sekali lagi maafkan aku o-ppa, aku akan pergi jauh dari hidupmu, semoga kau bahagia tanpa diriku, jalani hidup mu seperti dulu saat kau tak mengenalku, aku menyukaimu Cha Eun wo dan aku juga mencintaimu Cha Eun wo dan mungkin benar apa kata Bagas karir adalah hidupmu" pesan dari zeline
Cha Eun wo menangis membaca pesan dari zeline dia langsung bergegas pergi dan menghubungi Bagas,namun ga ada jawban dari Bagas lantas ia pergi ke apartmennya namun Bagas tidak ada di aprtmenya dia langsung terpikir untuk pergi ke apartmennya eunbi, dan memang benar Eun wo menemukan mobil Bagas di apartmen eunbi Eun wo langsung berlari
" Bagas, Bagas ini gue " teriak Eun wo
" sayang sepertinya itu Cha Eun wo" ucap Elisa
Bagas tau jika Eun wo akan datang ke sini dan menemuinya
" gas bukain saja ya, kasian dia " ucap eunbi
" ok, buka kan saja, kita lihat reaksi dia seperti apa" ucap Bagas
eunbi membukakan pintu apartmennya Cha Eun wo yang khawatir langsung masuk dan menanyakan keberadaan zeline kepada Bagas.
" Bagas, Bagas, bagas keluar kau" ucap Eun wo
" ada apa kau menaggilku" ucap Bagas datang mendekati Eun wo
__ADS_1
" dimana zelien, cepat beri tahu aku, dimana zeline" teriak Eun wo
" untuk apa kau mencari zeline, bukanya dia bukan milikmu lagi kan" ucap Bagas tersenyum sinis
" kauuu..." ucap Bagas mengajar kerah baju Bagas
"Eun wo sudah lepaskan" ucap Elisa menghentikan Eun wo yang akan memukul
" zeline sayang, ini aku keluarga kita perlu berbicara" ucap eun wo
" sayang, keluargalah" teriak kembali Eun wo
" percuma kau berteriak di sini dia tidak akan mendengarnya" ucap bagas
" kau, (memukul Bagas)" ucap Eun wo
" eun wooo" teriak Elisa
" sudah hentikan, kalian bertengkar di apartmenku" teriak eunbi
" dan kau Eun wo, kau terlah menyakiti zeline beberapa kali, untuk apa kau mencarinya, bukannya kau hanya mementingkan karir dari pada hati istrimu sendiri" teriak eunbi sambil menangis
" aku mohon Eun, tolong aku, kasih tau aku kemana zeline pergi" ucap Eun wo
Eun wo pun bergegas pergi, saat mendengar jawaban dari eunbi. dan menacap gas mobilnya denga kecepatan tinggi
" semoga aku ta terlambat, maafkan aku zeline" batin Eun wo
__ADS_1