
Setelah pertempuran yang menguras tenaga itu. Kini keduanya telah membersihkan diri mereka.
“jangan merajuk begitu sayang” Kenan mulai merasa lucu dengan tingkah Rara
“dasar mes**m” Rara kesal
“baiklah maaf ya” Kenan mencoba merayu Rara
“Ayo kita ke bioskop yang kamu mau tadi sayang” ajak Kenan dengan mengajak Rara ke bioskop yang di inginkan itu
“beneran..” mata Rara mulai berbinar dengan ajakan Kenan
“ia apa sih yang enggak buat bidadari aku ini” Kenan mencubit gemas pipi Rara
“iiii jangan di cubit nanti kalo tambah kayak bakpao kan nggak lucu” Rara memanyunkan bi**rnya
“lucu kok sayang malah sangat lucu” Kenan tidak berhenti menguyel –nguyel pipi Rara yang menurutnya ini sangat lucu mirip squishy itu.
“ulu – ulu lucunya” Kenan mulai memanjakan Rara
“iii.. sakit tau” Rara melepaskan tangan Kenan dari wajahnya.
“iya iya nyonya Kenan”
Kini Kenan dan Rara sudah berganti pakaian dengan pakaian casual mereka terlihat seperti anak remaja saja. Kenan dengan setelan kaos hitam dan celana ch*o diatas lutut berwarna cream dan sepatu conve*** berwarna putih. Tampilannya itu seperti anak muda saja. Rara yang memakai sweater hitam dan celana jeans biru langit itu terlihat sangat cantik.
“kayaknya ada yang kurang deh sayang” ucap Rara saat melihat tampilan Kenan yang sangat tampan. Dia tidak mau ada bibit – bibit valakor jika melihat suami tampannya ini.
“apa yang kurang sayang” Kenan merasa aneh saat Rara melihatnya dengan tatapan mengintimidasi dirinya.
“tunggu sebentar” Rara bergegas menuju walk in closet untuk mencari sesuatu
“ini pakai sayang” Rara datang dengan membawa topi hitam dan masker di tangannya.
“aku juga akan memakainya” Rara mulai memakai sendiri apa yang dibawanya
“mengapa pakai ini sayang?” tanya Kenan bingung dengan ide istrinya ini
“biar ketampananmu nggak di lihat pelakor diluaran sana sayang” Rara kesal mengapa suaminya ini tidak paham dengan maksudnya ini
“jadi kamu mengakui aku tampan sayang” Kenan mulai mendekat dan semakin mendekat ke arah Rara. Rara yang merasa situasi darurat semakin mundur saat Kenan semakin mendekat.
“maksudku, kamu terlihat seperti aneh sayang” Rara mulai mengelak untuk mengatakan suaminya itu tampan. Ya walau kenyataannya memang penampilan Kenan saat ini sangat terlihat tampan dari biasanya bahkan sangat tampan
“aneh...” Kenan menuju kaca besar dan melihat penampilannya yang dibilang aneh oleh istrinya sendiri.
__ADS_1
ia melihat – lihat dari atas rambut sampai ujung sepatunya itu, dan terlihat di kaca itu ia tidak terlihat aneh malah sangat tampan.
“perfect” Kenan mulai bangga dengan dirinya yang selalu tampan
Rara yang terlepas dari jeratan serigala akhirnya bernafas lega.
“uuu... deg degan saat dia menatapku seperti itu” Rara berucap dalam hatinya
Rara melihat kemana Kenan pergi dan melihat suaminya di depan kaca besar sambil melihat tampilan dirinya. Rara terkikik sendiri dalam hatinya melihat suaminya yang berbolak – balik melihat penampilannya.
“asta**a suamiku narsis juga ternyata” Rara berucap sendiri saat melihat Kenan yang mengatakan perfect dengan tampilannya saat ini
“sayang bukankah aku sangat tampan saat ini” ya Kenan tidak terima saat dirinya dikatakan aneh oleh Rara tadi
“baiklah suamiku sangat tampan” Rara mulai mendekati Kenan
“lalu mengapa kamu mengatakan aku aneh tadi sayang” tanya Kenan
“hem.. kenapa ya” Rara mulai bingung sendiri mau menjawab apa dengan pertanyaan suaminya itu
“sudah lupakan. Sekarang ayo kita pergi” Rara mulai menarik tangan Kenan dan mengajaknya untuk segera pergi
“ehhh...tunggu” Rara memasangkan topi dan masker di wajah tampan suaminya itu
“tapi sayang ini hanya terlihat mataku saja mana ada terlihat tampan” kata Kenan, mengapa sekarang istrinya yang aneh
“ya matamu tampan sayang” Rara malas berdebat dengan Kenan
“ta...” belum selesai Kenan bicara Rara langsung mengajaknya turun ke bawah
“sayang pelan – pelan nanti kamu jatuh” Kenan khawatir saat tangannya di tarik – tarik oleh istrinya itu.
Dia mengkhawatirkan istrinya. Karena Rara termasuk orang yang ceroboh.
“iya sayang ini pelan” Rara tiba – tiba saja berhenti saat suara Kenan yang terdengar tegas
“ya begitu lebih baik” Kenan hanya mengikuti saja kemana tuan putrinya ini mengajaknya
Saat sampai di teras rumah, mang ujang telah menunggu di depan mobil.
“mau kemana tuan?” tanya mang ujang
“udah mang ujang istirahat aja, biar kami pergi berdua aja mang” Rara ingin pergi berdua saja dengan Kenan.
“tapi sayang kan kita tetap pergi berdua, mang ujangkan cuman sopir sayang” Kenan
__ADS_1
“aku maunya kamu yang nyetir sayang” Rara mulai bergelayut manja di lengannya
“baiklah tuan putri” Kenan dan Rara masuk ke dalam mobil lambo**ni berwarna hitam metalik itu yang terlihat sangat mewah.
Di dalam mobil mereka saling mengobrol tentang apa yang dilakukan mereka nanti di mall setelah nonton bioskop.
“sayang nanti kita beli es krim ya” Rara merayu Kenan
“besok aja ya sayang, ini udah malam nanti kamu sakit lagi” kata Kenan sambil menggenggam tangan Rara
“kita shoping aja ya. Nanti kamu belanja apa yang kamu mau” Kenan mencoba memberi opsi yang lain kepada Rara
“nanti kamu mau beli berlian, gaun, sepatu atau mau beli tas keluaran terbaru terserah kamu sayang tapi jangan makan es krim dulu ya” Kenan coba menawarkan barang-barang yang disukai oleh wanita ya apalagi kalau bukan barang mewah.
“nggak mau sayang aku maunya es krim” Rara merajuk
Kenan tidak mengindahkan rajukan Rara dia fokus menyetir, nanti saja pikirnya membujuk Rara.
“sayang sudah sampai” Kenan menoleh dan masih melihat bibir Rara yang manyun.
“iya” Rara hanya berkata singkat
Kenan hanya menghela nafasnya saat melihat sikap Rara itu.
“baiklah kita beli es krim tapi jangan banyak – banyak” akhirnya Kenan mengalah juga
“beneran...” wajah Rara berbinar – binar mendengar persetujuan Kenan untuk membelikannya es krim.
“iya sayang. Tapi dikit aja jangan banyak – banyak oke!!” Kenan menekankan agar Rara tidak membeli banyak es krim nanti
“oke.. ayo kita nonton sayang”
Mereka masuk ke dalam mall xxx yang terkenal itu. Mall itu masih di bawah naungan Adnanjaya yang berarti milik Kenan.
“selamat datang tuan muda” ucap manager mall, yang langsung bergegas saat mendengar laporan dari petugas security bahwa melihat lambang di mobil tuan muda mereka sedang berada di bawah bersama wanita.
“hem.. pergilah jangan ganggu kami” usir Kenan
Manager itu langsung berlalu dari hadapan dua pasutri itu.
“sayang mau nonton film apa?”..
TBC//
JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA GUYS
__ADS_1