
selamat pagi,siang,malam jangan lupa senyum hari ini dan jangan lupa tinggalkan jejak likeππkomentar π€³π»βπ»dan voteβ€ oke oce ππ»π€
ππππππππππππππππππππππππππππππππ
selamat membaca ......
"hahahhahahh,,,,,,, " ucap dimas tertawa hingga kencang (ketawaiin aja duluπππ€£)
"anda lucu sekali tuan ,saya tidak pernah sama sekali tunduk kepada siapa pun namun orang lain yang seharusnya tunduk kepada saya ,, baiklah jadi tidak salahkan saya ingin perkenalkan diri saya kepada tuan ahmad angga malik yang terhormat perkenalkan saya Dimas Smith , tentu anda mengenalkan saya kan tuan yang terhormat" ucap dimas dengan suara yang begitu dingin
papa tia yang semula membanggakan diri kini wajahnya pucat pias,,ia tidak menyangka bahwa yang ia hina adalah orang yang terkenal dingin, kejam , dan tak tersentuh
papa mei terkejut ia tidak menyangka bahwa akan bertemu dengan Tuan Smith dari perusahaan SC corp yang begitu terkenal keseluruh dunia,,, orang orang berkata jika melihatnya dapat beruntung atau dapat kehancuran jika bermain-main dengan keluarga smith ,,kekejaman dan sikap dinginnya sudah tersebar luas namun tak pernah ada yang pernah melihatnya dimajalah ataupun tv karena hanya beberapa pejabat pejabat tinggi lah yang dapat mengetahui seorang Tn. Smith ,,,jangan heran papa mei bisa tau sedikit tentang dimas, karena saat berkerja dikantor ,saat kantor bosnya hampir bangkrut ia ditunjuk untuk mengajukan kontrak kerjasama pada perusahaan dimas walau kantor tempat berkerja tidak besar dan dengan kecerdasannya ia berhasil membuat perusahaan bosnya terselamatkan dengan membuat assisten jon setuju dengan prestasinya makanya papa mei hanya tau assisten jon saja
"kenapa anda diam tuan malik dimana kesombongan anda,,bagaimana pak guru apa kita dapat memeriksa CCTV " ucap dimas dingin
__ADS_1
pak guru yang ikut terkejut akan hal ini bagaimana ia bisa ia tidak terkejut orang yang berada dihadapannya adalah donatur terbesar dan donatur tetap disekolah karena dimas memang selalu menyuruh orang untuk memberikan donasi kepada beberapa tempat
" baik tuan kita dapat memeriksa cctv diarea kantin" ucap pak guru
lain hal diluar ruangan meimei yang terus cemas akan pendidikan,, akankah ia dikeluarkan atau tidak ia cemas
shera yang melihat meimei menunduk dan terlihat cemas shera menghampiri maimei
" jangan cemas ,tenangkan dirimu bqgaimana pun kita tidak salah" ucap shera tersenyum
aku juga tidak tahu mei bagaimana dengan ku apalagi yang datang om gila, bukanya assisten papa yang kesini gumam ucap shera
" tenang dahulu mei kita tak tau kedepannya" ucap shera menenangkan mei
" ckh,,,dasar kalian akan tetap dikeluarkan disekolah ini karena papa ku akan mengeluarkan kalian" ucap tia dengan sombong
__ADS_1
pintu ruang guru dibuka shera melihat papa mei ,papa tia dan dimas keluar, disitu ia melihat papa tia diam seperti takut akan sesuatu
"kalian ikut bapak sekarang" ucap pak guru
"baik pak " ucap mereka, tia yang melihat papanya diam merasa bingung apa yang terjadi tapi ia tidak terlalu memikirkan ia terus mengikuti pak guru hingga keruang bertuliskan Ruang CCTV,,wajah tia pun pucat pias
bagaimana ini batin tia yang terlihat gelisah dan gugup
setelah melihat cctv dan terbukti shera dan meimei tidak salah
"jadi sekarang siapa yang harus dikeluarkan,, pak guru" ucap dimas dengan kalimat menekankan
bagaimana yah selanjutnya di next bab... oke oce
πππππππππππππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
__ADS_1
selamat pagi,siang,malam jangan lupa senyum hari ini dan jangan lupa tinggalkan jejak likeππkomentar π€³π»βπ»dan voteβ€ oke oce ππ»π€