
Jangan lupa like dan vote yaπ€ like like like vote vote ....ππππππ
Oke lanjut...πππππππππππππππππππππππ
Setelah kepergian jon dari ruang kerjanya, dimas menyenderkan kepalanya dikursi kerjanya
Tok tok tok tok
"Masukk" ucap dimas
"Permisi pak, sebentar lagi rapat dengan pak leo untuk membahas pembangunan villa dibogor " ucap silvi asistenya
" 5 menit lagi saya akan datang" ucap dimas
"Baik pak, saya permisi" ucap silvi asistenya
Setelah silvi keluar ia merapikan jasnya kembali dan menuju ruang rapat
Krietttt,,,pintu terbuka dan ia menuju kursi yang telah dipersiapkan
"Silakan dimulai" ucap dimas
Setelah 1jam lebih membahas rapat yang menurut dimas sangat membosankan ( seperti menunggu balesan dia ehhhhh tunggu dianya siapa heheheheπ)
Setelah mencapai kesepakatan akhirnya selesai,,Mereka berjabat tangan
"Terima kasih pak dimas semoga kerja sama ini berjalan dengan lancar "
"Semoga pak leo " sahut dimas dengan wajah dingin
" kalo begitu saya permisi dulu pak dimas" ucap leo (client)
"Ya" ucap dimas
Dimas pun keluar dari ruang meeting menuju ruang kerjanya sampai jam 2 lewat ia sedang berkutik dengan tumpukan kertas yang menguras otak ( seperti PR yang lagi numpuk numpuknya dan dikumpulkan besok π) hp nya berbunyi dan ia menerima panggilan
"Hallo " ucap dimas
"........"
"Baik saya kesana sekarang" ucap dimas tergesa gesa keluar dari ruangan dan meninggalkan semua berkasnya dan menelpon assistennya
" jon siapkan mobil " ucapnya sambil memasuki lift
"Baik tuan"ucap jon
Setelah sampai di lantai 1 dimas pun masuk mobil dan menuju.....(rahasia π€π€«)
__ADS_1
Berbeda dilain tempat tepatnya kantin sekolah
"Shera kemarin aku melihatmu pulang lebih awal dan masuk kedalam mobil siapa?" Ucap mei lalu meminum jusnya
"Ah, itu,,,itu,,hanya saudaraku dan ada acara keluarga yang medadak saja dan itu mobil biasa kok" ucap gugup
"Ohh,,Aku kira kamu sedang ada masalah?"
"Ah,,tidak ada masalah kok" ucap shera dengan mengelap keringat yang ada didahinya
Setelah makan bel sekolah pun berbunyi pertanda pelajaran selanjutnya dimulai dan setelah beberapa jam pelajaran akhirnya yang ditunggu semua pelajar adalah bel pulang ( emang paling ditunggu tuh bel selain bel istirahat ππ)
Shera dan mei menuju parkiran untuk pulang
" shera ayo naik motor ku saja ya meski motorku jelek setidaknya kamu tidak perlu berjalan sampai halte bus" ucap
(Sekilas info shera ini disekolah ini itu dikenal sebagai pelajar yang sederhana dan juga tidak suka berhamburan uang dan suka menghemat dan meski ia dari keluarga kaya )
" tidak apa apa aku jalan kaki saja mei " ucap shera pada mei
" baiklah tapi jika tidak ada bus kau harus menghubungiku ya" ucap mei
Mereka tiba diparkiran lalu mereka melihat sebuah mobil berhenti didepan gerbang dan keluar dari mobil
" *wah ganteng bangett" ucap siswi yang lewat
"Wah oppa ku" terikan siswi lainya yang ada disekitar situ*
" nona shera" ucap pria itu
" iya saya shera ada perlu apa pak "ucap shera bingung
" saya orang suruh tuan dimas yang diminta menjemput nona" ucap jon dengan ekspresi datar ( seperti jalan tol lurus dan datar)
" kamu kenal sher dengan orang ini" ucap mei berbisik yang dari tadi juga memperhatikan jon (awas loh mei jatuh cinta kan babang jon jomblo hihihihi)
"Tidak ,aku tidak mengenalnya " ucap shera
"Tadi dia menyebut nama tuan dimas kamu kenal dengan tuan dimas " ucap mei berbisik lagi
"Kalo nama dimas kayanya aku kenal deh" ucap shera mengingat ingat
Jon melihat dirinya diacuhkan lalu batuk kecil untuk menyadarkan keduannya
" ehemm, nona mari ikut saya orang tua nona juga ada" ucap jon
Shera mencari kebohongan diwajah jon namun tidak menemukan terpaksa dia ikut
__ADS_1
"Apa benar orang tua saya juga ada disana" ucap shera yang curiga
" benar nona tuan wijaya ada disana bersama tuan dimas" ucap jon dengan datar
Akhirnya mei pun terpaksa ikut
" mei aku bareng om ini saja tidak apa apa" ucap shera
" baiklah jika ada sesuatu segera hubungi aku atau kepolisian ya" ucap mei dengan tatapan mengarah ke jon
Apa apaan teman nona ini dia pikir wajah ku seperti penjahat yang akan menjual gadis pada om om belang gitu apa batin jon juga menatap kearah mei
" ayo nona" ucap jon
" mei ku duluan" ucap shera sambil berjalan menjauhi mei
" iya hati hati kalo ada apa apa telpon aku atau polisi" teriak mei dan shera hanya mengacungkan jempol
Setelah masuk mobil shera pun bertanya
" kita akan kemana pak " ucap shera
"Nanti juga nona akan tau" ucap jon
setelah beberapa waktu menysuri jalan shera tiba ditempat itu...
" inikan.." ucap shera dengan wajah bingung
"ayo nona kita masuk" ucap jon yang mendahului jalannya
"pak kenapa kita kerumah sakit" ucap shera
"nanti juga nona akan tau sendiri" ucap jon memasuki lift
iya tau sendiri nanti tapi kalo dikasih tau kan ngga penasaran pak huuhh muka datar batin shera
saat pintu terbuka shera kaget karena banyak orang....
ada apa ini kenapa semua orang ada disini dan juga ada mama papa juga batin shera
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Ada apa kah gerangan apa emmm nanti selanjutnya yah πβΊ
ππππππππππππππππππππππππππππππππ
Terima kasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak vote dan like ya karena tidak rugi loh ππππ€ππππππ
__ADS_1