
*Jangan lupa Likeππ»ππ» Komen π€³π»π€³π»dan Voteβ€β€ ya karena Vote itu mudah ya Vote Voteβ€
ππππππππππππππππππππππππππππππππ
selamat membaca π
"dimana meimei" ucap shera lirih
" kau bisa tidak ,,tidak memikirkan orang lain, bagaimana jika sesuatu terjadi padamu apa yang akan di katakan mama ku pada ku hah,,kau ingin aku dimarahi" ucap dimas tenang namun dingin
" maaf" ucap shera lirih
" sudahlah ,,aku lelah,, dan nanti malam mama akan menelfon " ucap dimas
sore hari berganti dengan malam hari shera sudah diperbolehkan pulang namun harus banyak istirahat...
saat malam diruang kerja dimas sedang berkutik dengan dokumen yang tadi siang
drt...drt...drt..
diabaikan ( huft..huftπ€π€.. diabaikan itu sakitπββοΈ)
telfon itu terus berbunyi hingga ia mengangkatnya
__ADS_1
" hallo..." ucap dimas
" dasar anak nakal ,susah sekali menjawab telfon dari mama hah ,mana shera mama mau berbicara dimassss" ucap mama dimas setengah berteriak dimas yang mendengar teriakan menjauhkan telfon nya dari telinga
" tenang mah tidak usah berteriakk, aku dengar, sebentar dulu " ucap mama ,,dimas pun keluar dari ruang kerjanya menuju kamar
ia duduk disamping ranjang bersama shera
"ini mama ingin berbicara denganmu, namun aku juga ingin mendengarnya" ucap dimas lalu mengarahkan telfon nya kepada shera
" hallo mah" ucap shera
" hallo sayang putriku tercinta ,menantu kesayanganku ππ muachh" ucap mama( agak lebay ngga sih wkwkwk)
" mama baik sayang ,,mama ingin tanya apa dimas memperlakukan mu dengan baik nak" ucap mama
" baik kok mah" ucap shera
" syukur jika begitu,, jika mama pulang kita jalan jalan bersama sama nak,,nanti mama akan mengajak mu ketempat yang indah " ucap mama dimas
" baiklah mah" ucap shera
obrolan pun berlanjut hingga tanpa sadar dimas terlelap dalam dunia mimpi...panggilan pun berakhir dan shera meletakan hp dimas di nakas meja rias nya yang dibelikan dimas saat pertama kali
__ADS_1
ia menuju kamar mandi untuk cuci muka dan akan tidur ,,,,setelah cucu muka ia merapikan tubuh dimas agar tidur dengan nyaman walau dimas selalu dingin tapi ia ingat bahwa dimas ini suami sahnya tak lupa ia membentuk benteng untuk dirinya meskipun dia tidur satu ranjang dengan dimas
pagi yang cerah shera bangun ia merasa berat seperti tertimpa sesuatu ditubuhnya dan benar tangan dimas sudah berada diatas perut nya dan karena ini hari libur maka shera akan malas,
" om lepaskan , aku ingin bangun om," ucap shera menggoyangkan lengan dimas
" diam sebentar ini nyaman" ucap dimas tanpa sadar
" oh sekarang sudah nyaman nih omm" ucap shera jahhil
dimas yang mendengar suara shera pun langsung membuka mata lebar lebar
(selebar meja tenis kalau selebar lapangan nanti ngga bisa mata jadi lebar semeja tenis juga ngga tau bisa atau ngga wkwkπ π€£) dan bangikt
" apa...sudah sana kamu mandi dan siap kan aku sarapan" ucap dimas shera hanya diam malas jika pagi hari ribut,,
dan untuk kejadian kemaren shera tidak tahu menahu karena dimas melarang shera untuk menonton berita ,nanti malah dia jadi reporter dadakan kepada dimas....
next.....
ππππππππππππππππππππππππππππππππ
***Jangan lupa Likeππ»ππ» Komen π€³π»π€³π»dan Voteβ€β€ ya karena Vote itu mudah ya Vote Voteβ€
maaf lama ya soalnya banyak hal yang harus dijalankan π dan masih pemula jadi agak mikir halu duluπππ»π
__ADS_1
terimakasihβ€