Istri Kecil Sang CEO

Istri Kecil Sang CEO
Bab 6


__ADS_3

**jangan lupa like dan vote ya jika suka karena membantu para author untuk tetep semangat dalam menulis


like,komen and vote dong πŸ€—πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ**


*************************************


selamat membaca....πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Dimaspun mengambil uang beberapa lembar seratus ribu dalam dompetnya dan menyerahkannya pada shera


"Ini" ucap dimas menyerahkan uang tersebut


" wah, terima kasih mas" ucap shera


dimas pun melajukan mobilnya ke perusahaannya ,saat sampai dimas langsung nenuju ruanganya


"silvi panggil jon masuk keruanganku " ucap dimas


"baik pak" ucap silvi


tok tok tok tok.....


"masuk" ucap dimas


"sudah kamu dapatkan informasinya" ucap dimas


"sudah bos" ucap jon


"jelaskan"ucap dimas dingin


"baik,,,wanita itu sekarang sedang bersembunyi di Negara Q , wanita itu meminta bantuan pada hacker membayar hacker tersebut untuk memasuki data dan mencurinya dari perusahaan kita untuk dibocorkan kepada pesaing, dia juga berkerja sama dengan musuh kita untuk menggagalkan transaksi barang kita ,hingga kita,,,kita rugi besar bos " ucap jon sedikit gugup


"wanita itu memang tidak bisa diampuni" ucap dimas dengan ekspresi dingin


" dan atur jadwalku kita akan segera berangkat untuk memberi wanita itu pelajaran agar dia tidak lupa akan bahwa seorang dimas smith tidak bisa disentuh seenaknya" imbuh dimas dengan senyum yang menakutkan bagi jon


"ba,,baik bos" ucap jon

__ADS_1


setelah sekian jam ( setelah sekian lama ku cari dirimu kasih dari waktu ke waktu ku cari ya malah nyanyi🀣) bel sekolah pun tiba (hore akhirnya pulang bisa rebahan pasti ada aja pemikiran pelajar untuk bisa tidur 🀣🀣 bercanda ye) shera menuggu dimas


katanya mau jemput ini malah terlambat bagaimana sih gumam shera


" shera kamu tidak pulang" ucap meimei dari belakang


" eh meimei belum mei kamu duluan saja tidak apa-apa" ucap shera dengan senyum di wajahnya


" apa tidak papa kah ini sudah sore dan sekolahan juga akan tutup sher" ucap meimei


"tidak papa tidak usah kuatir " ucap shera


"baiklah kamu hati hati kalau ada apa apa cepat telfon aku" ucap mei mei


"baikalah" ucap shera


ah iya telfon ,tapi aku ngga punya nomornya deh aduh bagaimana ini aku pulang duluan saja nanti dia marah atau gimana,,atau telfon papa minta nomornya ihhh gumam shera bingung


shera pun mengambil hp nya didalam tas rangselnya


"hallo pak" ucap shera


"hallo sayang ,ada apa tumben sekali menelfon papa kenapa sayang" ucap papa diserbang telfon


" ya sudah ada apa sayang" ucap papa disebrang telfon


"ini pah ,anu,,,anu,,,,ehemmmm" ucap shera gugup


" anu apa sayang cepat bicaralah papa akan meeting "ucap papa shera


" huft,,, pa bo,,boleh min,,mintta nomornya om dimas" ucao shera dengan memejamkan matanya karena takut papa nya akan menertawakannya


" minta nomor dimas,,memang kamu tidak mempunya nomor suami mi sayang"ucap papa shera


"shera belum sempat meminta nya pa" ucap shera


"baiklah nanti papa kirim ,sudah dulu papa mau meeting dahulu" ucap papa shera


" terima kasih pah" ucap shera senang

__ADS_1


ting,,,,ting,,,,ting,, pesan pun masuk


awas saja nanti om aku sudah menunggu disini sendirian awas saja gumam shera sambil menelfon dimas


dimas yang sedang meeting pun terganggu oleh telfon yang terus berbunyi ia menatap telfon nya karena itu adalah nomor yang tidak terdaftar dikontaknya lalu ia mengangkatnya


"hal...." belum sempat dimas mengucapkan terpotong sudah bicaranya


" OOOOOOOMMMMMMM,,,, jika om tidak menjemputku sekarang akan aku laporkan kepada mama om karena om menelantarkan KU jadi jemput aku SEKARANG" teriak kesal shera disebrang sana


dimas menjauhkan hpnya dari telinga karena suara cempreng shera merusk telinganya


apa apan anak kecil nakal itu kenapa juga harus teriak teriak apa apa itu gumam dimas kesal dengan wajah yang ditekuk hingga membuat ruangan meeting itu tegang


" metting ditunda" ucap dimas meninggal kan ruang meeting " tapi perbaiki laporan aku tidak ingin ada cacat ,mengerti " imbuh dimas dengan muka tembok,dingin


kenapa juga aku lupa harus lupa kalau harus menjemput anak kecil nakal itu awas saja kalo sampai dia mengadukan yang tidak tidak dengan mama gumam dimas dengan tergesa gesa


dimas melajukan mobilnya menuju sekolah shera....


next bab.....


**hai hai haiπŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Dimas smith**




shera



*******untuk penjelasan nanti yah nanti juga ada jon dan meimeiπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ‘‹πŸ»πŸ‘‹πŸ»


maaf jika tidak sesuai harapan kalian karena setiap orang memiliki cara berfikir yang berbeda πŸ€—πŸ™πŸ»


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ

__ADS_1


like like like dan vote vote vote πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘


tapi aku tidak memaksa untuk menyukai novel ku , aku hanya ingin berbagi jika kalian suka like dan vote ya karena sangat membantu 🌹🌹🌹🌹🌹***


__ADS_2