
Jangan lupa Likeππ»ππ» Komen π€³π»π€³π»dan Voteβ€β€ ya karena Vote itu mudah ya Vote Voteβ€
ππππππππππππππππππππππππππππππππ
selamat membaca π
tiba dirumah nenek dimas shera melihat beberapa orang ada yang berlalu lalang di depan rumah nenek dimas, shera turun dengan di buka kan pintu mobil oleh supir
ia melewati beberapa orang yang sedang membawa beberapa barang,,,ia bertanya
" permisi dimana saya bisa bertemu neneknya dimas" ucap shera pada ibu ibu yang ada disitu ( awas ada ibu ibu wkwkwkππβπ»)
" kamu siapa " ucap ibu itu
" saya shera tante..." ucap shera gugup ia khawatir tidak akan diterima
" shera...mmm...shera " ucap ibu itu berfikir
" oh...nak sheraaaa... jadi ini nak shera wah cantik dan masih muda ya" ucap ibu itu ingat perkataan nenek jika ada seseorang yang mencarinya karena itu cucu menantunya
shera hanya mengangguk
"sebentar dulu ,,,,iin sini sebentar kamu" ucap ibu itu
" iya nyonya " ucap iin
" kamu antar dia ke oma yah,,saya msih ada sedikit urusan disini " ucap ibu itu
" baik nyonya " ucap iin
" mari saya antar,, biar saya saja yang membawa nona" ucap iin
" ah tidak usah repot-repot" ucap shera
namun tetap saja iin yang membawa koper shera karena ia tetep kekeh
lain tempat dengan shera dimas sedang berkutik dengan tinta tinda diatas kertas itu ,,jon masuk dengan membawa dokumen lagi untuk ditanda tangani dimas...
__ADS_1
" jon apa silvi sudah kembali" ucap dimas acuh tak acuh
" belum tuan" ucap jon datar
dimas menyandarkan punggungnya pada kursi kebesarannya
" bagaimana kabar wanita sialan itu " ucap dimas
" dia masih dalam pengawasan kita tuan ,,saat ini belum ada pergerakan dari dia atau pun musuh tuan" ucap jon
" awasi terus jangan sampai lolos " ucap dimas
" baik tuan ,,, saya permisi " ucap jon keluar dari ruang bosnya
dimas berkutik lagi dengan berkas itu
ia pulang lalu masuk ke kamarnya untuk mandi saat ia membaringkan tubuhnya di ranjang ia merasa ada yang kosong tapi apa gitu
ia kemudian terlelap dalam mimpi
sebelumnya dirumah nenek
" oh iin ada apa kau kemari " ucap oma dengan tangan yang masih merajut
" saya mengantar nona shera nyonya besar " ucap iin
ucapan iin membuat oma melihat kebelakang
" kemarilah nak" ucap oma sambil melambaikan tangan
" selamat sore nenek" ucap shera gugup
oma hanya melihat shera dari ujung ke ujung lalu ia.....
" oh cucuku apa sebegitu seram oma ini mmm" ucap oma memeluk shera
shera yang merasa dipeluk kemudian membalasnya "tidak nek, nenek masih sangat cantik" ucap shera
__ADS_1
" kau ini bisa saja dan jangan nenek tapi oma ,,oma menunggu mu dari tadi dan dimana anak nakal itu" ucap oma
" siapa oma" ucap shera bingung
" kau kemari tidak bersama dimas nak" ucap oma
" tidak oma,,,ia akan menyusul nanti" ucap shera
" apa dia memperlakukan mu dengan baik ,,kau terlihat kurus berbeda dengan difoto " ucap oma melihat tubuh shera
" apa dia tidak baik dengan mu nak " ucap oma
" tidak begitu oma, ia baik" ucap shera
baik kadang kadang doang gumam shera
" apa yang kau bilang cucu menantu" ucap oma
" tidak ada oma" ucap shera dengan tersenyum
" baik nanti jika dia ada disini kita akan memberinya pelajaran dengan membiarkan mu kurus begini" ucap oma
" kau bisa tidur di kamar dimas yang lama dulu sayang,, iin antar dia" ucap oma
shera bangkit meninggalkan oma menuju kamar dimas ,, bersama iin tentunya wkwkwkπ
saat hendaksampai ia tertabrak oleh beberapa anak kecil.....
next...
ππππππππππππππππππππππππππππππππ
hai apa kabar semua?? jangan bosen ya dengan cerita ku okeπ€©π€©π
***Jangan lupa Likeππ»ππ» Komen π€³π»π€³π»dan Voteβ€β€ ya karena Vote itu mudah ya Vote Voteβ€
jangan lupa oke oceππ
__ADS_1
terimakasih β€